Final Brasil vs Argentina dan Gol Spesial Kaka
Gia Yuda Pradana | 28 April 2020 15:08
Bola.net - Piala Konfederasi 20005 di Jerman merupakan salah satu turnamen yang sangat berkesan. Di sini, Brasil menunjukkan kedigdayaan mereka atas sang rival Argentina. Di sini pula, Kaka menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah ada.
Brasil turun di turnamen ini mengusung status juara Piala Dunia 2002 dan kampiun Copa Amerika 2004. Sementara itu, Argentina datang sebagai runner-up Copa America 2004.
Di final Copa America 2014, di Peru, Argentina ditekuk Brasil lewat adu penalti. Di final Piala Konfederasi 2005, melawan tim yang sama, La Albiceleste kembali dipaksa gigit jari.
Road to Final - Argentina
Argentina tergabung di Grup A bersama Jerman, Tunisia, dan Australia. Argentina besutan Jose Pekerman finis peringkat dua di bawah Jerman, hanya kalah selisih gol.
Di laga pertama, Argentina menang 2-1 atas Tunisia lewat penalti Juan Riquelme dan gol Javier Saviola.
Di laga kedua, Argentina menang 4-2 atas Australia lewat hat-trick Luciano Figueroa dan penalti Riquelme.
Di laga terakhir, gol-gol Riquelme dan Esteban Cambiasso hanya cukup untuk membawa Argentina bermain imbang 2-2 lawan Jerman.
Road to Final - Brasil
Brasil tergabung di grup satunya, Grup B, bersama Meksiko, Jepang, dan Yunani. Brasil hanya sekali menang, sekali imbang, serta sekali kalah, dan finis peringkat dua di bawah Meksiko yang meraih dua kemenangan.
Di laga pertama, Brasil, yang waktu itu dilatih Carlos Alberto Parreira, memukul Yunani 3-0 melalui gol-gol Adriano, Robinho, dan Juninho Pernambucano.
Di laga kedua, Brasil ditekuk Meksiko 0-1. Mereka kalah oleh gol tunggal Jared Borgetti.
Di laga terakhir, Brasil imbang lawan Jepang. Gol-gol Robinho dan Ronaldinho hanya bisa membawa Brasil meraih hasil 2-2.
Final Tak Seimbang
Di semifinal, Brasil mengalahkan Jerman 3-2 lewat dua gol Adriano dan penalto Ronaldinho. Sementara itu, gol extra time Figueroa memastikan Argentina imbang 1-1 lawan Meksiko, sebelum kemudian menang adu penalti 6-5.
Dua musuh bebuyutan itu pun bertemu di final.
Partai puncak digelar di Waldstadion, Frankfurt, 29 Juni 2005. Argentina ingin membalas kekalahan di Copa America, tapi Brasil ternyata masih lebih digdaya.
Adriano membuka keunggulan Brasil di menit 11. Kaka menggandakannya di menit 16. Ronaldinho menjadikannya 3-0 di menit 47. Adriano lalu mencetak gol keduanya dan membawa Brasil memimpin 4-0 di menit 63.
Argentina cuma bisa mencetak satu gol hiburan melalui Pablo Aimar di menit 65. Final ini berjalan tak seimbang dan berkesudahan 4-1 untuk kemenangan Tim Samba.
Gol Kaka
Bagi Kaka, gol yang dia cetak ke gawang Argentina di final ini merupakan salah satu gol favorit dalam kariernya.
Kaka menerima bola di ujung kotak penalti Argentina. Di sekitarnya, ada beberapa pemain Argentina. Dia ditempel ketat oleh Lucas Bernardi, tapi masih bisa membidik gawang.
Sebuah tembakan melengkung dilepaskan Kaka ke tiang jauh. Kiper German Lux pun takluk.
Gol Spesial

Dalam wawancara dengan sebuah media Inggris beberapa tahun lalu, Kaka menyebutkan lima gol favoritnya. Gol inilah salah satunya.
"Saya melakukan satu sentuhan untuk menjinakkan bola, lalu melepas tembakan melengkung ke sudut kanan atas gawang. Bisa melakukannya di ajang seperti Piala Konfederasi sungguh spesial," kata Kaka waktu itu.
Seperti kata Kaka, ini memang gol yang spesial.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Di-Solo Oleh Kaka, Tim Lawan pun Buyar
Pirlo vs Joe Hart: Kala Sang Regista Membalas Intimidasi Lawan dengan Panenka
Momen Ikonik Calcio - 'Gol Di Grosso'
Pirlo dan Baggio, Saat Dua Genius Berkolaborasi Menciptakan Sebuah Golazo
5 Quotes Paling Lucu Jurgen Klopp: Mulai 'The Normal One' Hingga Sebut Pemain Dortmund Masih Menyusu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












