Final Copa America 2019: Lawan Brasil Bukan Cuma Peru
Gia Yuda Pradana | 6 Juli 2019 13:23
Bola.net - Tuan rumah Brasil akan menghadapi tim kejutan Peru di final Copa America 2019, Senin (08/7). Melihat perbedaan kekuatan yang ada, Brasil seolah sudah ditakdirkan jadi juara. Benarkah demikian?
Di final nanti, bukan cuma Peru yang menjadi lawan mereka. Pemain-pemain Brasil juga harus melawan musuh dari dalam diri, yakni rasa jemawa.
Brasil lolos ke final usai melewati Paraguay dan sang rival Argentina. Sementara itu, Peru menyingkirkan Uruguay lewat adu penalti di perempat final dan menghajar Peru 3-0 di semifinal.
Brasil sudah menghadapi Peru di fase grup. Waktu itu, Brasil menang telak 5-0 atas Peru.
Brasil sepertinya lebih suka menghadapi Peru dari juara bertahan dua edisi Chile di final nanti. Itu wajar, karena di atas kertas, Peru mungkin lebih mudah dihadapi daripada Chile.
Namun rasa percaya diri yang berlebihan bisa membuat Brasil berada dalam bahaya. Mereka tentu tak mau mengalami nasib yang sama dengan Chile maupun Uruguay.
Oleh karena itu, rasa jemawa sama sekali tak boleh ada dalam diri mereka saat meladeni Peru di Estadio do Maracana.
Scroll terus ke bawah.
Tak Meremehkan Lawan
Marquinhos sadar akan hal tersebut. Bek Brasil itu pun menegaskan bahwa timnya takkan meremehkan Peru.
"Kami tahu bahwa dalam sepakbola semua berubah sangat cepat, dan Peru sekarang benar-benar berbeda," kata Marquinhos, seperti dikutip Reuters.
"Semua orang harus tahu bahwa akan dibutuhkan upaya keras untuk mengalahkan mereka, karena sebuah final adalah satu laga yang tak bisa disamakan dengan laga-laga lainnya."
"Semua akan ditentukan oleh emosi, taktik dan teknik. Kami harus mengkombinasikan faktor-faktor itu, dan detail-detail kecil akan menjadi pembeda di laga ini. Tim yang paling sedikit melakukan kesalahan lah yang akan menjadi juara," pungkasnya.
Brasil sudah menjuarai turnamen ini delapan kali, termasuk empat kali sebagai tuan rumah. Sementara itu, Peru mencapai final Copa America pertamanya sejak meraih gelar kedua pada tahun 1975.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Norwegia Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 03:01
-
Marquinhos Ingatkan Brasil Tak Remehkan Jepang
Piala Dunia 29 Juni 2026, 16:17
-
Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Neymar Masih Cadangan?
Piala Dunia 29 Juni 2026, 11:34
-
Prediksi Starting XI Brasil untuk Ladeni Jepang
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:31
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










