Sederet Statistik Menarik dari Tertahannya Uruguay oleh Jepang
Gia Yuda Pradana | 21 Juni 2019 14:05
Bola.net - Uruguay bermain seri 2-2 saat melawan tim undangan Jepang di Arena do Gremio pada pertandingan kedua mereka di Grup C Copa America 2019, Jumat (21/6). Tertahan di Porto Alegre, Uruguay pun harus menunda kelolosan mereka ke perempat final.
Uruguay dua kali tertinggal oleh gol-gol Koji Miyoshi menit 25 dan 59. Namun Uruguay dua kali pula menyamakan kedudukan lewat penalti Luis Suarez menit 32 dan gol Jose Gimenez menit 66.
Dengan hasil imbang 2-2 melawan Jepang di Brasil 2019, berarti Uruguay tak terkalahkan dalam 12 pertandingan melawan tim-tim Asia di venue-venue netral. Catatannya adalah delapan kali menang dan empat kali imbang (M8 S4 K0).
Dalam laga ini, Edinson Cavani melakoni penampilannya yang ke-112 untuk Uruguay. Itu membuat striker 32 tahun klub PSG tersebut sejajar dengan Diego Forlan sebagai pemilik caps terbanyak ke-3 sepanjang sejarah tim nasional Uruguay.
Selain itu, Fernando Muslera juga menjadi kiper Uruguay dengan jumlah penampilan terbanyak di Copa America, yakni 15. Kiper klub Galatasaray mantan pemain Lazio tersebut melewati Roque Gaston Maspoli, yang memainkan 14 pertandingan Copa America selama memperkuat Uruguay periode 1945-1955.
Ada beberapa statistik menarik lainnya. Termasuk di antaranya adalah yang berkaitan dengan gol penalti Luis Suarez dan brace Koji Miyoshi untuk Jepang.
Scroll terus ke bawah.
58 Gol Luis Suarez, 9 Via Penalti
empat gol penalti terakhir Uruguay semuanya dicetak oleh Luis Suarez.
Dengan penyama kedudukan kontra Jepang, berarti Suarez sudah mencetak 58 gol dalam 109 penampilan untuk Uruguay. Dari 58 gol itu, sembilan gol diciptakan striker 32 tahun klub Barcelona tersebut lewat eksekusi penalti.
Gol 4 Penampilan Beruntun di Copa America
Luis Suarez mencetak gol dalam empat penampilan beruntun di Copa America. Streak ini terhitung dari kemenangan 2-0 atas Peru di semifinal (2 gol) dan kemenangan 3-0 atas Paraguay (1 gol) di Copa America 2011.
Suarez absen di Copa America 2015 dan 2016.
Suarez adalah pemain Uruguay ketiga sepanjang sejarah yang mencetak gol dalam empat penampilan beruntun di Copa America. Dua pemain sebelumnya adalah Pedro Petrone (5, antara 1923 dan 1924) serta Severino Varela (4, antara 1937 dan 1939).
Jose Gimenez Spesialis Gol Sundulan
Gol Jose Gimenez ke gawang Jepang adalah gol ke-8 yang dicetak bek sentral 24 tahun klub Atletico Madrid itu untuk tim nasional Uruguay. Uniknya, delapan gol itu semuanya dia ciptakan lewat sundulan.
Empat gol dia cetak memanfaatkan situasi tendangan bebas tidak langsung, dan empat gol diciptakannya dari situasi tendangan sudut.
Tembakan Kena Tiang
Edinson Cavani mendapatkan satu peluang emas di menit 35 melawan Jepang. Namun tembakan kaki kirinya hanya menghantam tiang gawang. Luis Suarez juga mengalami kesialan yang sama di menit 79.
Di Copa America 2019 sejauh ini, tercatat sudah ada lima tembakan kena tiang. Tiga dari lima tembakan kena tiang itu dilakukan oleh pemain-pemain Uruguay, yakni Cavani vs Ekuador, Cavani vs Jepang, Suarez vs Jepang.
Uruguay Berbahaya di Situasi Corner
Di Copa America 2019 sejauh ini, sudah tercipta empat gol dari situasi corner atau tendangan sudut dalam 11 pertandingan. Jumlah itu sama banyak dengan yang tercipta di keseluruhan turnamen Copa America Centenario 2016 (dalam 32 pertandingan).
Tiga dari empat gol yang sudah tercipta lewat situasi corner di Copa America 2019 dicetak oleh Uruguay. Itu termasuk gol sundulan Jose Gimenez kontra Jepang.
Brace Pertama Kontra Uruguay Sejak 2004
Seorang pemain mencetak dua gol dalam satu pertandingan (brace) kontra Uruguay di Copa America tergolong cukup langka.
Koji Miyoshi pun bisa dibilang telah mencatatkan sebuah prestasi istimewa. Gelandang 22 tahun klub Yokohama F Marinos itu menjadi pemain pertama yang mampu mencetak brace lawan Uruguay di Copa America sejak Luciano Figueroa (Argentina) pada edisi 2004.
Waktu itu, dalam pertandingan mereka di Grup A, Argentina mengalahkan Uruguay 4-2.
Argentina mencetak empat gol lewat Kily Gonzalez, Figueroa (2) dan Roberto Ayala. Uruguay mencetak dua gol lewat Fabian Estoyanoff dan Vicente Sanchez.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekor Head to Head Galatasaray vs Liverpool: Rekor Sengit di Panggung Eropa
Liga Champions 30 September 2025, 19:23
-
14 Fakta Menarik Laga Galatasaray vs Liverpool yang Wajib Diketahui
Liga Champions 30 September 2025, 18:19
-
Leandro Trossard, Supersub Andalan yang Kembali Jadi Pahlawan Arsenal
Liga Champions 17 September 2025, 07:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







