Starting XI Terbaik Copa America 2021: 3 dari Argentina, tapi Tanpa Angel Di Maria
Asad Arifin | 14 Juli 2021 08:28
Bola.net - Starting XI terbaik Copa America 2021 versi CONMEBOL. Argentina mengirim tiga pemain dalam daftar starting XI terbaik. Namun, tidak ada nama Angel Di Maria dalam daftar tersebut.
Di Maria mencetak gol pada final Copa America 2021. Gol itulah yang membawa Argentina menang atas Brasil dan menjadi juara. Di Maria pun terpilih sebagai Man of the Match final Copa America 2021.
Walau menjadi Man of the Match laga final, Di Maria tidak masuk dalam starting XI terbaik. Sebab, Di Maria memang jarang menjadi pemain inti. Dari enam laga, Di Maria hanya dua kali tampil sebagai pemain inti.
Lantas, siapa saja pemain yang masuk starting XI terbaik Copa America 2021? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Penjaga gawang - Emiliano Martinez

Momen terbaik Martinez terjadi pada laga semifinal. Argentina berhadapan dengan Kolombia dan laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Martinez jadi bintang dengan menggagalkan tiga tendangan penalti.
Martinez hanya kebobolan dua gol dari enam laga yang dimainkan di Copa America 2021.
Bek kiri - Mauricio Isla
Terhenti di Perempat Final bukan capaian yang bagus bagi Chile. Akan tetapi, ada satu pemain yang patut mendapat sorotan. Bek senior Isla tampil sangat bagus sepanjang turnamen.
Isla bermain sangat agresif bagi Chile. Pemain 33 tahun itu melepas 15,2 umpan di sepertiga akhir lapangan per laga. Isla benar-benar penting bagi Chile di Copa America 2021.
Bek tengah - Cristian Romero

Jika di lini depan punya Lionel Messi, maka Argentina punya Romero di belakang. Pemain 23 tahun tampil sangat bagus. Romero melakukan 4,7 kali pemulihan bola per laga.
Argentina tidak pernah kebobolan ketika Romero berada di lapangan dan bermain penuh.
Bek tengah - Marquinhos

Marquinhos membuat Brasil begitu solid di lini belakang. Salah satu kelebihan bek tengah asal PSG itu adalah duel udara. Marquinhos memenangkan 2,8 kali duel udara per laga.
Selain itu, Marquinhos juga bisa melakukan build-up dengan sangat baik. Marquinhos mampu merampungkan 344 umpan sukses di Copa America, paling banyak dibanding pemain belakang lainnya.
Bek kanan - Pervis Estupinan
Langkah Ekuador terhenti pada babak Perempat Final. Tapi, ada satu pemain yang patu mendapat perhatian yakni bek kanan Estupinan. Pemain 23 tahun itu tampil sangat bagus.
Estupinan bukan hanya kokoh dalam tugas menjaga pertahanan. Dia juga piawai membangun serangan. Estupinan mampu membuat 2,4 peluang per laga, paling banyak dibanding pemain belakang lainnya.
Gelandang - Casemiro

Brasil memang gagal juara, tapi bukan berarti performa Casemiro buruk. Pemain 27 tahun itu tampil sangat bagus. Casemiro menjadi penyeimbang bagi Brasil yang banyak dihuni pemain ofensif.
Casemiro memenangkan 36 kali duel udara, paling banyak dibanding pemain lain. Casemiro juga membuat 8,3 kali pemulihan bola per pertandingan.
Gelandang - Rodrigo De Paul

De Paul hanya kalah dari Messi dalam hal kreasi peluang. Pemain milik Atletico Madrid itu punya kemampuan yang lengkap sebagai gelandang, baik untuk peran bertahan maupun menyerang.
De Paul memberikan umpan yang istimewa pada Angel Di Maria pada final Copa America 2021. Momen ini memastikan Argentina menjadi juara.
Gelandang - Yoshimar Yotun
Yotun menjadi pemain yang paling sentral di lini tengah Peru. Yotun punya kemampuan memutus serangan sekaligus melakukan distribusi bola. Peru pun melaju hingga babak semifinal.
Yotun melakukan 63 kali pemulihan bola, paling banyak dibanding pemain lain. Yotun juga melepas 420 umpan sukses bagi Peru dari semua laga yang dimainkan.
Winger kiri - Lionel Messi

Lionel Messi bukan hanya membawa Argentina juara. Messi juga menjadi pemain terbaik Copa America 2021. Messi benar-benar sangat dominan bagi La Celeste di Copa America.
Messi mencetak empat gol dan lima assist. Tidak ada yang meragukan bahwa ini adalah momen terbaik Messi bersama timnas Argentina.
Penyerang - Neymar

Neymar menjadi pemain yang sangat sentral bagi Brasil di Copa America 2021. Neymar adalah kapten sekaligus andalan di lini depan. Neymar mencetak tiga gol sepanjang turnamen.
Neymar membuat 3,5 peluang per laga. Catatan itu menjadi bukti betapa penting dan apiknya performa Neymar di Copa America.
Winger kanan - Luis Diaz

Luis Diaz tampil sangat bagus di Copa America 2021. Walau gagal membawa Kolombia lolos ke final, winger berusia 24 tahun mendapat banyak pujian atas performanya sepanjang turnamen.
Luis Diaz mencetak gol yang membuat Kolombia menjadi juara ketiga Copa America. Total gol yang dicetak pemain milik FC Porto itu mencapai empat.
Sumber: Copa America
Baca Ini Juga:
Menangi Copa America, Messi Kian Dekat Raih Rekor Anyar
Kelas! Messi Stop Aksi De Paul Ejek Brasil Usai Juara Copa America 2020!
20 Pemain Menuju Ballon d'Or 2021: Jorginho Oke, tapi Trofi Milik Lionel Messi?
Juara Euro dan Copa America, Italia dan Argentina Bentrok di Maradona Super Cup?
Momen Terindah dari Tuhan untuk Lionel Messi: Argentina Juara Copa America 2021 di Brasil
Terungkap, Lionel Messi Tahan Cedera di Final Copa America 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


