Tanpa Neymar di Copa America 2019, Brasil Disebut Jadi Lebih Kuat
Richard Andreas | 17 Juni 2019 10:20
Bola.net - Dani Alves percaya Brasil tak boleh melemah meski bermain tanpa Neymar di Copa America 2019 ini. Dia percaya kekuatan Brasil tak berkurang drastis walau ditinggal bintang terbaiknya lantaran cedera.
Neymar terpaksa absen karena cedera pergelangan kaki yang dia dapatkan pada laga uji coba melawan Qatar, hanya beberapa hari sebelum Copa America dimulai, Kehilangan Neymar jelas merupakan pukulan besar bagi pasukan TIte.
Biar begitu, Brasil tetap mampu memetik kemenangan pada laga perdana melawan Bolivia. Selecao menang tiga gol tanpa balas lewat dua gol Philippe Coutinho dan Everton Soares.
Permainan Brasil tampak lebih mengalir tanpa Neymar. Mereka mendominasi penguasaan bola dengan aliran umpan pendek dari kaki ke kaki. Permainan berjalan sesuai harapan, justru tampak lebih baik tanpa Neymar.
"Saya percaya bahwa setiap kali kami bermain untuk tim nasional, kami mengenakan kostum ini, kami harus membuktikannya, terlepas dari apakah Neymar bermain atau tidak," tutur Dani Alves kepada Goal internasional.
"Kami harus membuktikannya sebab kami mewakili tim yang bersejarah, yang sangat dihargai di seluruh dunia."
Alves mengakui kekuatan Neymar sebenarnya sangat berguna. Brasil tampil lebih percaya diri setiap kali diperkuat striker PSG itu. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Jadi Lebih Kuat
Prinsip Alves hanya satu: Brasil boleh jadi lebih kuat saat Neymar bermain, tetapi mereka tak boleh melemah ketika Neymar absen. Menurutnya, ada banyak pemain hebat lainnya yang membela Brasil dan mereka selalu bisa menemukan pengganti.
"Biar begitu, ketika anda memiliki pemain ekstra, seperti Neymar, anda jadi sedikit lebih kuat. Namun, anda tak boleh melemah tanpanya, anda hanya perlu meningkatkan kualitas anda, meningkatkan kekuatan anda, tetapi tidak melemah tanpa dia," imbuh Alves.
"Tanggung jawab kami tetap sama - kami mewakili sejarah dan kami harus mencoba mempertahankan sejarah ini dengan kehormatan tinggi," tutupnya.
Menyandang status tuan rumah, Brasil merupakan salah satu favorit juara Copa America 2019 ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raphinha Jadi Penyerang Tengah Brasil?
Amerika Latin 29 September 2026, 14:12
-
Prediksi Australia vs Brasil 29 September 2026
Bola Dunia Lainnya 28 September 2026, 15:41
-
Hasil Australia vs Brasil: Gol Menit 90+5 Selamatkan Pasukan Carlo Ancelotti dari Kekalahan
Piala Dunia 25 September 2026, 19:14
-
Prediksi Australia vs Brasil 25 September 2026
Amerika Latin 24 September 2026, 12:07
-
Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:16
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
