3 Faktor Penyebab Tersingkirnya PSM Makassar dari Piala AFC 2019
Gia Yuda Pradana | 27 Juni 2019 08:57
Bola.net - PSM Makassar hanya menang 2-1 saat menjamu Becamex Binh Duong pada leg kedua semifinal Piala AFC 2019 zona ASEAN, Rabu (26/6). Kalah 0-1 pada leg pertama di Vietnam, PSM pun tersingkir lewat gol tandang dalam agregat 2-2.
Becamex berhasil mencetak gol terlebih dahulu di Stadion Pakansari Cibinong melalui Wander Luiz pada menit 45+3. Pada babak kedua, permainan Becamex terlihat menurun, terutama setelah PSM memasukkan Zulham Zamrun dan Guy Junior.
PSM kemudian berbalik unggul melalui bunuh diri Ho Tan Tai menit 75 dan gol Aaron Evans menit 87. Namun tak ada gol tambahan, yang artinya PSM harus kandas.
Statistik yang dirilis AFC mengungkap Becamex memang layak ke final karena tampil dominan sepanjang pertandingan. Pasukan asuhan Nguyen Thanh Son itu memiliki 50,6% penguasaan bola dan mampu menciptakan 17 peluang, yang lima di antaranya tepat sasaran.
Ada setidaknya tiga faktor yang menyebabkan PSM tersingkir dari Piala AFC 2019. Seperti dilansir Bola.com, berikut ulasannya.
Scroll terus ke bawah.
Kebobolan Gol Pertama
PSM sejatinya mampu mengimbangi permainan Becamex selama 45 menit waktu normal pada babak pertama. Namun pada injury time, wakil Vietnam itu berhasil mencetak gol pembuka melalui aksi Wander Luiz.
Gol tersebut membuat PSM makin tertekan. PSM harus mencetak minimal tiga gol untuk bisa lolos ke laga puncak zona ASEAN. Namun pasukan Darije Kalezic hanya mampu mencetak dua gol.
Telat Panas
Permainan PSM Makassar baru hidup pada babak kedua. Hal itu terjadi setelah Zulham Zamrun dan Guy Junior dimasukkan pelatih Darije Kalezic.
Zulham Zamrun sesekali berhasil merangsek ke dalam lini pertahanan Becamex. Adapun Guy Junior membuat sektor pertahanan Becamex tertekan. Namun PSM hanya mampu mencetak dua gol dengan kebobolan satu gol, dari kemenangan dengan selisih dua gol yang diharuskan.
Lini Depan Tumpul
PSM memang berhasil mencetak dua gol ke gawang Becamex Binh Duong. Namun, kedua gol tersebut berasal dari situasi bola mati.
Hal ini membuktikan PSM kesulitan membongkar lini pertahanan Becamex. Statistik AFC mencatat, dari sembilan peluang yang didapat, hanya satu yang mengarah ke gawang.
Kekurangan-kekurangan itu pada akhirnya harus mereka bayar dengan mahal.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 16 Oktober 2026, 12:14
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 15 Oktober 2026, 16:27
-
Hasil BRI Super League: Java United Tekuk Borneo FC, PSS Libas PSM Makassar
Bola Indonesia 11 Oktober 2026, 17:50
-
Jay Idzes Bangga Melihat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 13:09
-
Alasan John Herdman Pilih Bek sebagai Eksekutor Penalti Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 12:39
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



