Beda Benua, Kenapa Australia Main di Piala Asia?
Richard Andreas | 26 Januari 2024 11:15
Bola.net - Kenapa Australia main di Piala Asia? Pertanyaan ini memang wajar dilontarkan, apalagi oleh penggemar baru sepak bola Asia. Faktanya, sudah hampir 20 tahun Australia berpartisipasi di turnamen Asia, memang cukup unik.
Secara teknis, Australia berada di benua sendiri, benua Australia. Lalu, secara geografis, Australia seharusnya tergabung di wilayah Oseania, termasuk Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia.
Sejak awal pun Australia tergabung bersama negara-negara lain di wilayah Oseania, seperti Selandia Baru dan Kaledonia Baru. Negara-negara ini dinaungi oleh Oceanic Football Confederation (OFC), jadi tidak termasuk Piala Asia.
Namun, sejak tahun 2006, Australia mengajukan permintaan pindah ke Asian Football Confederation (AFC). Permintaan ini lantas dikabulkan oleh FIFA karena kebutuhan kompetisi dan kesempatan bermain di Piala Dunia.
Faktor main di Piala Dunia
Selama masih bermain di OFC, Australia 'hanya' perlu bersaing dengan negara-negara seperti Selandia Baru, Kaledonia Baru, Fiji, dan lainnya. Tanpa bermaksud meremehkan level negara-negara tersebut, faktanya Australia masih terlalu kuat, unggul terlalu jauh.
Nah, demi mendapatkan kompetisi yang lebih seimbang, juga demi mendukung perkembangan pemain, federasi sepak bola Australia memutuskan pindah ke AFC pada tahun 2006. Wilayah geografis Australia masih cukup dekat dengan Asia, jadi FIFA bisa mengabulkan permintaan tersebut.
Kepindahan ini juga menguntungkan Australia di Piala Dunia. Selama masih di OFC, mereka hanya dua kali lolos ke putaran final Piala Dunia (1974 & 2006) karena ranking koefisien OFC yang sangat rendah.
Di AFC, ada empat slot otomatis lolos ke putaran final Piala Dunia dan satu slot ke babak play-off. Pertimbangan inilah yang membuat Australia pindah federasi ke AFC.
Terbukti, sejak pindah ke AFC pada tahun 2006 lalu, Australia selalu lolos ke Piala Dunia, termasuk edisi 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Australia di Piala Asia

Pindah ke AFC tidak otomatis membuat Australia jadi superior. Memang mereka jadi salah satu tim kuat, tapi faktanya tidak mudah menjadi juara Piala Asia, Australia merasakannya sendiri.
Mereka baru satu kali juara, yaitu Piala Asia 2015. Socceroos mengalahkan Korea Selatan lewat drama extra time, perjuangan keras untuk juara. Berikut kiprah Australia di Piala Asia:
- Piala Asia 2007: Perempat final
- Piala Asia 2011: Runner-up
- Piala Asia 2015: Juara
- Piala Asia 2019: Perempat final
Kali ini, Piala Asia 2023, Australia lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup, bakal jadi lawan Timnas Indonesia.
Jadwal pertandingan
16 besar Piala Asia 2023
Pertandingan: Australia vs Timnas Indonesia
Stadion: Jassim Bin Hamad
Hari: Minggu, 28 Januari 2024
Kick-off: 18.30 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Visionplus (berlangganan)
Link streaming: https://www.visionplus.id/
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





