Cristiano Ronaldo dan Aksi Boikot: 3 Momen CR7 Menolak Bermain Sepanjang Kariernya, Termasuk di Man United
Ari Prayoga | 3 Februari 2026 18:18
Bola.net - Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa. Namun, di balik profesionalismenya di atas lapangan, megabintang asal Portugal itu juga tak jarang menunjukkan sikap keras ketika merasa tidak diperlakukan sesuai ekspektasi.
Sepanjang kariernya, tercatat beberapa momen kontroversial saat Ronaldo memilih menolak bermain sebagai bentuk protes. Terbaru, aksi tersebut kembali mencuat bersama Al Nassr.
Berikut rangkuman tiga peristiwa penting ketika CR7 menolak tampil dan dampak yang mengikutinya.
Februari 2026: Ronaldo Boikot Laga Al Nassr

Cristiano Ronaldo dipastikan tidak akan tampil dalam laga Al Nassr kontra Al Riyadh, meski kondisinya dinyatakan sepenuhnya fit. Kabar ini dikonfirmasi jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano.
Belakangan terungkap, absennya Ronaldo bukan disebabkan cedera, melainkan ketidakpuasan terhadap manajemen klub. Ia menilai Al Nassr tidak mendapatkan dukungan finansial setara dengan klub-klub besar lain di Liga Arab Saudi yang juga berada di bawah naungan Saudi Public Investment Fund (PIF), seperti Al Hilal, Al Ahli, dan Al Ittihad.
Kekecewaan Ronaldo kian memuncak setelah rival utama Al Nassr, Al Hilal, semakin kuat dan bahkan merekrut Karim Benzema. Situasi ini membuat CR7 merasa peluang Al Nassr meraih gelar liga pertamanya bersamanya mulai menipis, terutama setelah bursa transfer Januari yang dinilai kurang agresif.
Meski Al Nassr diprediksi tetap mampu mengalahkan Al Riyadh yang berada di papan bawah, keputusan Ronaldo absen dinilai sebagai pesan protes yang ingin ia sampaikan secara terbuka. Kini publik menanti, apakah sikap ini akan memicu perubahan di internal klub.
Oktober 2022: Konflik Memuncak di Manchester United

Hubungan Cristiano Ronaldo dengan Erik ten Hag sejak awal memang tidak harmonis. Ketegangan mencapai puncaknya saat Ronaldo menolak masuk sebagai pemain pengganti dalam laga Premier League melawan Tottenham Hotspur.
Merasa tidak dihargai, Ronaldo memilih meninggalkan stadion sebelum pertandingan usai. Aksi tersebut langsung menjadi sorotan dunia dan berujung pada sanksi internal klub.
Dalam wawancara kontroversial bersama Piers Morgan, Ronaldo mengakui penyesalannya, meski tetap merasa diprovokasi. Ia menilai keputusan memainkan dirinya hanya beberapa menit di akhir laga sebagai bentuk ketidakrespekkan terhadap status dan kontribusinya.
Tak lama setelah insiden tersebut, Ronaldo hanya tampil dua kali lagi di liga sebelum akhirnya berpisah dengan Manchester United melalui kesepakatan bersama pada November 2022.
Agustus 2021: Awal Perpisahan dengan Juventus

Sebelum kembali ke Old Trafford, Ronaldo lebih dulu menunjukkan sikap tegas di Juventus. Ia secara terbuka meminta tidak dimainkan pada laga kandang pertama musim 2021/2022 melawan Empoli, di tengah keinginannya hengkang dari Turin.
Keputusan itu berujung pahit bagi Juventus yang kalah 0-1. Beberapa hari kemudian, Ronaldo resmi kembali ke Manchester United, sesuai dengan keinginannya.
Pelatih Juventus saat itu, Massimiliano Allegri, mengonfirmasi bahwa Ronaldo memang sudah tidak berniat melanjutkan karier bersama Bianconeri. Meski demikian, Allegri tetap memberikan apresiasi atas kontribusi sang bintang.
Selama tiga musim di Italia, Ronaldo mencatatkan 101 gol dari 134 pertandingan dan mempersembahkan lima trofi domestik, meski gagal mewujudkan ambisi menjuarai Liga Champions.
Sikap Tegas Cristiano Ronaldo

Tiga momen tersebut menunjukkan satu benang merah: Cristiano Ronaldo selalu memilih bersuara ketika merasa prinsip dan ambisinya tidak sejalan dengan klub.
Bagi sebagian pihak, sikap ini dianggap egois. Namun bagi pendukungnya, tindakan tersebut mencerminkan mental juara yang menuntut standar tinggi, baik dari dirinya sendiri maupun dari tim yang dibelanya.
Kini, di usia hampir 41 tahun, Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian. Bukan hanya karena gol-golnya, tetapi juga karena sikapnya yang terus memantik perdebatan di dunia sepak bola.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 3 Februari 2026, 19:59
-
Gerak Cepat! Ini 4 Pemain yang Bisa Direkrut Man United Sebelum Bursa Transfer
Liga Inggris 3 Februari 2026, 19:58
-
Analisis Taktik Kemenangan Man United atas Fulham: Michael Carrick Memang Jenius!
Liga Inggris 3 Februari 2026, 19:52
-
Bruno Fernandes Pimpin Daftar Assist Man United, Dekati Catatan Beckham!
Liga Inggris 3 Februari 2026, 18:45
LATEST UPDATE
-
Lawan Timnas Indonesia di Semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026: Jepang
Tim Nasional 3 Februari 2026, 21:22
-
Bangkit di Man United, Kobbie Mainoo Disebut Punya 'Kekuatan Super'
Liga Inggris 3 Februari 2026, 21:12
-
Man United 'Sekolahkan' 12 Pemain Muda ke Klub Lain, Ini Daftar Lengkapnya
Liga Inggris 3 Februari 2026, 20:46
-
Cristiano Ronaldo Geram, Al Hilal Panen Bintang: Benarkah PIF Pilih Kasih?
Asia 3 Februari 2026, 20:17
-
Live Streaming Arsenal vs Chelsea - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 3 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 3 Februari 2026, 19:59
-
Gerak Cepat! Ini 4 Pemain yang Bisa Direkrut Man United Sebelum Bursa Transfer
Liga Inggris 3 Februari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06



