Bekuk Thunder, Spurs Beruntun Raih Kemenangan Ke-20
Editor Bolanet | 30 Mei 2012 17:15
- Tony Parker mencetak 34 poin dan San Antonio Spurs memperpanjang rangkaian kemenangannya menjadi 20 pertandingan pada hari Selasa (29/5) waktu setempat, dengan mengalahkan Oklahoma City Thunder dengan skor 120-111 untuk memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di final playoff Wilayah Barat.
Thunder akan menjadi tuan rumah pada pertandingan ketiga dan keempat melawan Spurs pada hari Kamis dan Sabtu.
Spurs menelan kekalahan terakhir pada 11 April lalu, di kandang sendiri dari Los Angeles Lakers, dan memenangi sepuluh pertandingan terakhir musim reguler serta memenangi sepuluh pertandingan playoff pertama mereka.
Itu merupakan laju yang bagus, namun kami tetap khawatir mengenai dua pertandingan selanjutnya, kata bintang Spurs, Tim Duncan. Jika kami berhasil memenangkannya, maka akan menjadi 22 kemenangan secara beruntun. Itu akan hebat.
Rentetan kemenangan Spurs ini telah memecahkan rekor, yakni 19 kemenangan berturut-turut yang diraih oleh Lakers pada tahun 2001.
Guard asal Perancis, Parker hanya memasukkan 16 poin dari 21 tembakannya, dan berkontribusi dengan delapan assist untuk Spurs, yang baru kalah dua kali sepanjang 33 pertandingan.
Tony begitu hebat sepanjang tahun, kata pelatih Gregg Popovich. Ia istimewa. Ia bermain fantastis dengan begitu banyak cara.
Playmaker asal Argentina, Manu Ginobili mencetak 20 poin dan Kawhi Leonard menambah 18 poin dan 10 rebound untuk Spurs.
Kevin Durant mencetak 31 poin untuk Thunder, sementara James Harden menambah 30 poin, dan Russell Westbrook berkontribusi dengan 27 poin saat timnya kembali harus menelan kekalahan.
Jika kami bermain keras dan bermain bagus, kami mampu mengalahkan tim ini, kata pemain veteran Thunder, Derek Fisher. Kami harus bermain fisik pada akhir pertahanan. Kami melakukan pekerjaan hebat beberapa kali, namun 'beberapa kali' tidaklah cukup. Kami harus pulang dan memenangi pertandingan ketiga.
Thunder memangkas keunggulan 22 poin Spurs untuk mengubah skor menjadi 99-93, ketika waktu tersisa 5:25 menit, sebelum Spurs menemukan 'sentuhan' pada serangan tembakan untuk mengunci kemenangan.
Kami bermain ceroboh, dan Thunder kembali mengejar, ucap Popovich. Mereka sedikit mengacaukan ritme kami. Kami bermain datar pada kuarter keempat, namun pada akhirnya kami kembali untuk menang. Mereka merupakan tim yang sangat tangguh.
Hanya tiga tim sepanjang sejarah NBA yang mampu memenangi 20 pertandingan atau lebih secara berturut-turut, dan semua itu hanya terjadi di musim reguler.
Lakers menorehkan rekor NBA dengan 33 kemenangan berturut-turut pada tahun 1971-1972, sementara Houston Rockets meraih 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwauke Bucks membukukan 20 kemenangan berturut-turut pada 1971. (ant/kny)
Thunder akan menjadi tuan rumah pada pertandingan ketiga dan keempat melawan Spurs pada hari Kamis dan Sabtu.
Spurs menelan kekalahan terakhir pada 11 April lalu, di kandang sendiri dari Los Angeles Lakers, dan memenangi sepuluh pertandingan terakhir musim reguler serta memenangi sepuluh pertandingan playoff pertama mereka.
Itu merupakan laju yang bagus, namun kami tetap khawatir mengenai dua pertandingan selanjutnya, kata bintang Spurs, Tim Duncan. Jika kami berhasil memenangkannya, maka akan menjadi 22 kemenangan secara beruntun. Itu akan hebat.
Rentetan kemenangan Spurs ini telah memecahkan rekor, yakni 19 kemenangan berturut-turut yang diraih oleh Lakers pada tahun 2001.
Guard asal Perancis, Parker hanya memasukkan 16 poin dari 21 tembakannya, dan berkontribusi dengan delapan assist untuk Spurs, yang baru kalah dua kali sepanjang 33 pertandingan.
Tony begitu hebat sepanjang tahun, kata pelatih Gregg Popovich. Ia istimewa. Ia bermain fantastis dengan begitu banyak cara.
Playmaker asal Argentina, Manu Ginobili mencetak 20 poin dan Kawhi Leonard menambah 18 poin dan 10 rebound untuk Spurs.
Kevin Durant mencetak 31 poin untuk Thunder, sementara James Harden menambah 30 poin, dan Russell Westbrook berkontribusi dengan 27 poin saat timnya kembali harus menelan kekalahan.
Jika kami bermain keras dan bermain bagus, kami mampu mengalahkan tim ini, kata pemain veteran Thunder, Derek Fisher. Kami harus bermain fisik pada akhir pertahanan. Kami melakukan pekerjaan hebat beberapa kali, namun 'beberapa kali' tidaklah cukup. Kami harus pulang dan memenangi pertandingan ketiga.
Thunder memangkas keunggulan 22 poin Spurs untuk mengubah skor menjadi 99-93, ketika waktu tersisa 5:25 menit, sebelum Spurs menemukan 'sentuhan' pada serangan tembakan untuk mengunci kemenangan.
Kami bermain ceroboh, dan Thunder kembali mengejar, ucap Popovich. Mereka sedikit mengacaukan ritme kami. Kami bermain datar pada kuarter keempat, namun pada akhirnya kami kembali untuk menang. Mereka merupakan tim yang sangat tangguh.
Hanya tiga tim sepanjang sejarah NBA yang mampu memenangi 20 pertandingan atau lebih secara berturut-turut, dan semua itu hanya terjadi di musim reguler.
Lakers menorehkan rekor NBA dengan 33 kemenangan berturut-turut pada tahun 1971-1972, sementara Houston Rockets meraih 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwauke Bucks membukukan 20 kemenangan berturut-turut pada 1971. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
-
Perbandingan Prestasi Stephen Curry dengan Point Guard Legendaris: Keunikan dan Kelebihannya
Basket 28 Februari 2025, 14:30
-
Persentase Tembakan Tiga Angka Steph Curry: Angka Menakjubkan dalam Kariernya
Basket 28 Februari 2025, 14:15
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


