Bryant: Batasi Usia Pemain Timnas Adalah Ide Bodoh
Editor Bolanet | 18 Juli 2012 20:30
- Kobe Bryant, anggota tim nasional bola basket Amerika Serikat (AS) yang berupaya mempertahankan medali emas, mengecam NBA atas ide batasan usia pebasket yang diperbolehkan mengikuti Olimpiade berikutnya.
Bryant menilai, ide tersebut bisa menghalangi banyak pemain basket kelas dunia untuk berpartisipasi di Olimpiade mendatang.
Komisaris NBA David Stern mengatakan adanya kemungkinan untuk membatasi usia pemain, yaitu hanya pemain berusia di bawah 23 tahun yang diperbolehkan berpartisipasi dalam Olimpiade.
Itu ide bodoh, benar-benar bodoh. Olimpiade adalah ajang kompetisi bagi para atlet terbaik. Ini semua hanya tentang menempatkan atlet terbaik di sana, kata Bryant.
Ide pembatasan usia pemain itu disinyalir muncul setelah pemain Los Angeles Clippers yang awalnya termasuk dalam 12 pemain timnas AS, Blake Griffin mengalami cedera serius saat menjalani masa latihan.
Akibat cedera tersebut, Griffin wajib melakukan operasi arthroskopik pada lutut kiri dan harus rela posisinya digantikan oleh Anthony Davis. Peristiwa ini juga membuat para pemilik tim NBA semakin khawatir jika pemainnya terluka ketika membela timnas.
Namun Bryant hanya tersenyum ketika ditanya tanggapan terkait keinginan pemilik tim yang ingin melindungi pemain dari cedera selama berpartisipasi di kejuaraan di luar NBA. Tidak, mereka hanya khawatir karena ingin 'melindungi' uang mereka, ujar Bryant.
Pemain timnas AS lainnya yang sekaligus rekan setim Griffin, Chris Paul mengatakan bahwa keputusan untuk berpartisipasi dalam ajang internasional seharusnya menjadi keputusan pribadi.
Paul meraih medali emas bersama tim AS di Olimpiade 2008 dan berdalih bahwa momen itu merupakan pengalaman terbaik selama karirnya.
Setelah kami bertanding di Olimpiade nanti, kami akan memasuki musim baru NBA dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi. Ikut Olimpiade jelas lebih baik ketimbang berada di rumah. Kami memiliki kesempatan bermain melawan pemain terbaik di dunia, ungkap Paul. (ant/kny)
Bryant menilai, ide tersebut bisa menghalangi banyak pemain basket kelas dunia untuk berpartisipasi di Olimpiade mendatang.
Komisaris NBA David Stern mengatakan adanya kemungkinan untuk membatasi usia pemain, yaitu hanya pemain berusia di bawah 23 tahun yang diperbolehkan berpartisipasi dalam Olimpiade.
Itu ide bodoh, benar-benar bodoh. Olimpiade adalah ajang kompetisi bagi para atlet terbaik. Ini semua hanya tentang menempatkan atlet terbaik di sana, kata Bryant.
Ide pembatasan usia pemain itu disinyalir muncul setelah pemain Los Angeles Clippers yang awalnya termasuk dalam 12 pemain timnas AS, Blake Griffin mengalami cedera serius saat menjalani masa latihan.
Akibat cedera tersebut, Griffin wajib melakukan operasi arthroskopik pada lutut kiri dan harus rela posisinya digantikan oleh Anthony Davis. Peristiwa ini juga membuat para pemilik tim NBA semakin khawatir jika pemainnya terluka ketika membela timnas.
Namun Bryant hanya tersenyum ketika ditanya tanggapan terkait keinginan pemilik tim yang ingin melindungi pemain dari cedera selama berpartisipasi di kejuaraan di luar NBA. Tidak, mereka hanya khawatir karena ingin 'melindungi' uang mereka, ujar Bryant.
Pemain timnas AS lainnya yang sekaligus rekan setim Griffin, Chris Paul mengatakan bahwa keputusan untuk berpartisipasi dalam ajang internasional seharusnya menjadi keputusan pribadi.
Paul meraih medali emas bersama tim AS di Olimpiade 2008 dan berdalih bahwa momen itu merupakan pengalaman terbaik selama karirnya.
Setelah kami bertanding di Olimpiade nanti, kami akan memasuki musim baru NBA dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi. Ikut Olimpiade jelas lebih baik ketimbang berada di rumah. Kami memiliki kesempatan bermain melawan pemain terbaik di dunia, ungkap Paul. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Link Streaming NBA Finals 2025: Thunder vs Pacers di Vidio
Basket 13 Juni 2025, 17:07
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
LATEST UPDATE
-
Arsenal Siap Tikung Liverpool dalam Perburuan Bradley Barcola
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 08:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Cetak Sejarah Baru, Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan Perdana di SS600 ARRC
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:40
-
Jose Mourinho Blak-blakan Soal Debut Bernardo Silva di Real Madrid
Liga Spanyol 9 Agustus 2026, 07:33
-
Michael Carrick Jelaskan Kondisi Mason Mount Usai Ditendang Pemain PSG
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 06:33
-
Hasil Uji Coba: Manchester United Imbang 1-1 Lawan PSG, Mbeumo Jadi Penyelamat
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 05:22
-
Real Madrid Lirik Manuel Locatelli Usai Gagal Dapatkan Rodri
Liga Spanyol 8 Agustus 2026, 23:00
-
Thailand dan Malaysia Melaju ke Semifinal Piala AFF 2026
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 22:01
-
PSG Naikkan Tawaran untuk Rekrut Kiper Incaran Juventus
Liga Eropa Lain 8 Agustus 2026, 22:00
-
Hasil Uji Coba: Chelsea Hajar AC Milan 3-0 di SUGBK
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 21:16
-
Prestasi Membanggakan, PP PBVSI Dapat Penghargaan FIVB World Event 2025
Voli 8 Agustus 2026, 21:05
-
Bruno Guimaraes Siap Jadi Pejuang Arsenal dan Bantu Raih Banyak Trofi
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59







