David West Gemilang, Pacers Menang Atas Knicks
Editor Bolanet | 6 Mei 2013 12:41
- David West mencetak angka 20 poin ketika memenangkan Indiana Pacers yang ketinggalan pada kuarter pertama dan akhirnya mengalahkan New York Knicks 102-95.
Semua pemain awal yang turun lapangan membuat double figures untuk Pacers, yang tampil dengan mengandalkan kekuatan fisik dan mampu menahan tekanan lawan, - membuka kembali ingatan ketika tim Indiana pada tahun 1990-an berjuang keras mengatasi saingan mereka New York di Wilayah Timur.
Kami melakukan pekerjaan bagus dan mengambil keuntungan dari lemparan bagus yang dilakukan teman-teman, kata pemain forward West ketika mengomentari kemenangan Pacers, yang membuat catatan pertemuan 44-30 dengan Knicks.
Pacers berhasil terus menahan Knicks dalam tiga tahun berurutan diawali pada pasca musim kompetisi 1993 kemudian di antara 1998-2000.
Pemain centre Roy Hibbert mengakhiri permainan dengan sumbangan 14 poin, delapan rebounds dan lima block pada pertandingan pertama mencari tim terbaik dari tujuh pertandingan itu (best-of-seven series).
Paul George menyumbang 19 poin dan D.J. Augustin menambah 16 poin jamua dalam waktu kurang dari 13 menit untuk Pacers, yang mengalahkan Atlanta Hawks dalam enam pertandingan pada putaran play-offs pertama.
Carmelo Anthony memimpin Knicks dengan membuat lemparan 10-of-28 dari lapangan. Ia mengakhiri permainan dengan sumbangan 27 poin dan 11 rebounds untuk New York, yang maju ke putaran kedua babak play-offs untuk pertama kalinya sejak tahun 2000.
Pada musim itu, New York maju ke putaran semi final NBA sebelum kandas di tangan Pacers dalam enam pertandingan.
Knicks memimpin pertandingan 27-22 memasuki kuarter kedua tetapi keperkasaan mereka menghilang pada kuarter kedua ketika Pacers menghajar mereka untuk membuat angka menjadi 52-46 untuk Pacers pada paruh waktu pertama.
New York, yang melakukan lemparan hanya 35-of-81 dari lapangan (43,2 persen), akan menjadi tuan rumah pada pertandingan kedua (Game 2) sedangkan pertandingan ketiga diadakan Sabtu di Indiana. (ant/opw)
Semua pemain awal yang turun lapangan membuat double figures untuk Pacers, yang tampil dengan mengandalkan kekuatan fisik dan mampu menahan tekanan lawan, - membuka kembali ingatan ketika tim Indiana pada tahun 1990-an berjuang keras mengatasi saingan mereka New York di Wilayah Timur.
Kami melakukan pekerjaan bagus dan mengambil keuntungan dari lemparan bagus yang dilakukan teman-teman, kata pemain forward West ketika mengomentari kemenangan Pacers, yang membuat catatan pertemuan 44-30 dengan Knicks.
Pacers berhasil terus menahan Knicks dalam tiga tahun berurutan diawali pada pasca musim kompetisi 1993 kemudian di antara 1998-2000.
Pemain centre Roy Hibbert mengakhiri permainan dengan sumbangan 14 poin, delapan rebounds dan lima block pada pertandingan pertama mencari tim terbaik dari tujuh pertandingan itu (best-of-seven series).
Paul George menyumbang 19 poin dan D.J. Augustin menambah 16 poin jamua dalam waktu kurang dari 13 menit untuk Pacers, yang mengalahkan Atlanta Hawks dalam enam pertandingan pada putaran play-offs pertama.
Carmelo Anthony memimpin Knicks dengan membuat lemparan 10-of-28 dari lapangan. Ia mengakhiri permainan dengan sumbangan 27 poin dan 11 rebounds untuk New York, yang maju ke putaran kedua babak play-offs untuk pertama kalinya sejak tahun 2000.
Pada musim itu, New York maju ke putaran semi final NBA sebelum kandas di tangan Pacers dalam enam pertandingan.
Knicks memimpin pertandingan 27-22 memasuki kuarter kedua tetapi keperkasaan mereka menghilang pada kuarter kedua ketika Pacers menghajar mereka untuk membuat angka menjadi 52-46 untuk Pacers pada paruh waktu pertama.
New York, yang melakukan lemparan hanya 35-of-81 dari lapangan (43,2 persen), akan menjadi tuan rumah pada pertandingan kedua (Game 2) sedangkan pertandingan ketiga diadakan Sabtu di Indiana. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
-
Perbandingan Prestasi Stephen Curry dengan Point Guard Legendaris: Keunikan dan Kelebihannya
Basket 28 Februari 2025, 14:30
-
Persentase Tembakan Tiga Angka Steph Curry: Angka Menakjubkan dalam Kariernya
Basket 28 Februari 2025, 14:15
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










