Dibekuk Garuda, Bimasakti Kembali Telan Pil Pahit di Bali
Editor Bolanet | 4 April 2013 17:50
Bagi Bimasakti, ini adalah kekalahan ketiga dari empat laga yang mereka lakoni pada seri Bali. Menyusul kekalahan sebelumnya dari Hangtuah Sumsel IM dan Dell Aspac Jakarta. Satu-satunya kemenangan yang diraup Bima Rizky Ardiyansyah dkk adalah saat bertemu Tonga BSC Jakarta.
”Sulit bagi kami untuk mencuri kemenangan di sini (Bali), mengingat lawan yang kami hadapi cukup berat. Kami berharap dapat mencuri kemenangan pada seri Surabaya nanti, terutama saat menghadapi dua pesaing kami, Pacific Caesar Surabaya dan Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga,” ujar Coach Bill, sapaan William Fraizer McCammon, head coach Bimasakti.
Garuda Kukar Bandung memainkan laga dengan sangat baik saat menghadapi Bimasakti. Kombinasi pemain senior dan pemain baru berjalan tanpa gap yang berarti. Christ Gideon dan Hendru Ramli menghujani ring Bimasakti dengan tembakan-tembakan jitu di kuarter pertama. Pertahanan Yanuar Dwi Priasmoro dan kawan-kawan terlalu rapuh untuk mampu menghentikan bombardir Garuda. Perhatian besar terhadap pergerakan Fadlan Minallah di dalam membuka peluang besar bagi Hendru dan Christ di luar. Garuda meninggalkan Bimasakti 35-14 di kuarter pertama.
Masih dengan kondisi pertahanan yang longgar, Bimasakti akhirnya mencoba bermain lepas. Serangan hebat adalah pertahanan terbaik bagi Bimasakti. Di kuarter kedua, kerja keras Bima Rizky menjadi panglima serangan-serangan Bimasakti. Dengan tambahan sembilan poin di kuarter kedua, Bima membawa timnya bermain sama kuat dengan Garuda, 21 sama.
Kuarter ketiga seperti ajang melepas pedal gas bagi kedua tim. Baik Bimasakti maupun Garuda seolah menyimpan tenaga untuk pertarungan di kuarter selanjutnya. Kuarter ketiga ditutup dengan raihan, Garuda 13, Bimasakti tujuh.
Permainan Bimasakti lebih merata di kuarter terakhir. Garuda kerap kehilangan bola karena turnover. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Bimasakti dengan menambah tujuh angka memanfaatkan turnover Garuda. Kuarter empat menjadi milik bersama. Pertahanan Bimasakti memaksa koordinasi serangan Garuda kacau balau. Kedua tim sama-sama mencetak 18 angka.
Dengan total 23 poin, Bima Rizky mencetak poin terbanyak bagi timnya. Sementara lima pemain Garuda mencetak poin dengan digit ganda. Chandistira Pranatyo 18 poin, Diftha Pratama 14, Hendru 13, dan Fadlan dan Christ masing-masing 11 poin. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













