Dua Eks Pemain NBA Turun di NBL Indonesia All Star 2013
Editor Bolanet | 17 Juni 2013 17:11
- Dua eks bintang NBA bakal tampil di ajang Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia All-Star 2013. Mereka adalah Horace Grant dan Rafer Alston. Keduanya bakal tampil dalam laga bintang yang berlangsung di DBL Arena Surabaya, 29 Juni mendatang.
Bagi pecinta basket di Tanah Air, nama Grant tentu sudah tak asing lagi. Bukan hanya karena identik dengan kacamata unik yang selalu dia kenakan saat bertanding, pemain berjuluk The General ini tergolong pemain berkaliber bintang, menyusul empat cincin gelar NBA yang telah dia koleksi.
Bersama Michael Jordan dan Scottie Pippen, Grant adalah bagian dari trisula maut Chicago Bulls saat merajai NBA dengan merebut tiga gelar berturut-turut pada musim 1990-91, 1991-92, dan 1992-93. Grant lalu pindah ke Orlando Magic dan sukses mengantarkan tim tersebut mencetak sejarah baru dengan melaju ke NBA Finals1995. Satu cincin gelar lainnya dia rengkuh bersama Kobe Bryant dan Los Angeles Lakers pada musim 2000-2001.
Total sepanjang 17 musim berkarir di NBA, Grant bermain sebanyak 1.165 pertandingan. Membukukan rata-rata 11,5 poin per game dan 8,3 rebound per game. Selain memperkuat Bulls, Magic, dan Lakers, Grant juga pernah semusim berkostum Seattle SuperSonics. Dia memutuskan gantung kaus alias pensiun di penghujung musim 2003-2004.
PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia selaku penyelenggara merasa bangga bisa menghadirkan pemain berkaliber bintang seperti Grant dan Alston.
”Untuk tahun ketiga berturut-turut, kami akan menghadirkan banyak nama besar NBA ke Indonesia, bermain bersama bintang-bintang NBL Indonesia. Kami yakin, Grant dan Alston bisa melanjutkan tradisi tahun-tahun sebelumnya, yaitu membantu menyuguhkan pertandingan yang seru sekaligus menghibur bagi para penonton,” kata Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia sekaligus commissioner NBL Indonesia.
Di Speedy NBL Indonesia All-Star 2013 nanti, Grant bakal bahu-membahu bersama Max Yanto dari NSH GMC Riau dan I. G. N. Teguh Putera Negara (Hangtuah Sumsel IM) di bawah ring tim Red All-Star. Artinya, pemain dari tim Blue All-Star yang bakal mendapat kesempatan langka berduel one-on-one dengan Grant adalah Muhammad Isman Thoyib (Dell Aspac Jakarta) atau Rony Gunawan (Satria Muda Britama Jakarta).
”Excited sekali bakal berhadapan dengan Grant. Sebagai mantan pemain yang pernah empat kali menjadi juara NBA, tentu dia punya segudang experience. Dari rekaman video penampilannya saat masih aktif dulu, Grant tergolong pemain yang tak kenal ampun di paint area. Dapat ruang sedikit saja, langsung hajar. Walau sekarang sudah tidak muda lagi, saya yakin dia bakal memberi banyak pelajaran berharga,” ujar Thoyib yang baru saja sukses mengantarkan Aspac menjadi juara Speedy NBL Indonesia 2012-2013.
Bersama Grant, eks bintang NBA yang akan tampil di Speedy NBL Indonesia All-Star 2013 adalah Rafer Alston. Mantan point guard Milwaukee Bucks, Toronto Raptors, Miami Heat, Houston Rockets, Orlando Magic, dan New Jersey Nets ini dikenal karena keahlian ball handling-nya yang memukau. Total selama 13 musim berkiprah di NBA, Alston bermain sebanyak 671 game, mengemas rata-rata 10,1 poin per game dan 4,8 assist per game.
Point guard tim Red All-Star, Kelly Purwanto (Pelita Jaya Energi-MP Jakarta) sudah tak sabar bakal beradu skill dengan Rafer Alston. Kelly yang pernah menekuni streetball, sangat familiar dengan eks bintang NBA sekaligus legenda streetball yang memiliki julukan Skip 2 My Lou tersebut.
”Saya tahu betul siapa Alston dan seberapa hebat kemampuannya. Dia itu salah satu legenda streetball. Selain crossover-nya bagus, dia juga punya fast dribble yang sering merepotkan lawan,” papar Kelly.
Selain laga bintang, Speedy NBL Indonesia All-Star Game 2013 juga bakal dimeriahkan beberapa supporting event seru lainnya. Seperti Honda Slam Dunk Contest, Speedy Shooting Stars, BRI Three-Point Shootout, Celebrity Game, serta Sony Xperia Move Challenge. (nbl/kny)
Bagi pecinta basket di Tanah Air, nama Grant tentu sudah tak asing lagi. Bukan hanya karena identik dengan kacamata unik yang selalu dia kenakan saat bertanding, pemain berjuluk The General ini tergolong pemain berkaliber bintang, menyusul empat cincin gelar NBA yang telah dia koleksi.
Bersama Michael Jordan dan Scottie Pippen, Grant adalah bagian dari trisula maut Chicago Bulls saat merajai NBA dengan merebut tiga gelar berturut-turut pada musim 1990-91, 1991-92, dan 1992-93. Grant lalu pindah ke Orlando Magic dan sukses mengantarkan tim tersebut mencetak sejarah baru dengan melaju ke NBA Finals1995. Satu cincin gelar lainnya dia rengkuh bersama Kobe Bryant dan Los Angeles Lakers pada musim 2000-2001.
Total sepanjang 17 musim berkarir di NBA, Grant bermain sebanyak 1.165 pertandingan. Membukukan rata-rata 11,5 poin per game dan 8,3 rebound per game. Selain memperkuat Bulls, Magic, dan Lakers, Grant juga pernah semusim berkostum Seattle SuperSonics. Dia memutuskan gantung kaus alias pensiun di penghujung musim 2003-2004.
PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia selaku penyelenggara merasa bangga bisa menghadirkan pemain berkaliber bintang seperti Grant dan Alston.
”Untuk tahun ketiga berturut-turut, kami akan menghadirkan banyak nama besar NBA ke Indonesia, bermain bersama bintang-bintang NBL Indonesia. Kami yakin, Grant dan Alston bisa melanjutkan tradisi tahun-tahun sebelumnya, yaitu membantu menyuguhkan pertandingan yang seru sekaligus menghibur bagi para penonton,” kata Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia sekaligus commissioner NBL Indonesia.
Di Speedy NBL Indonesia All-Star 2013 nanti, Grant bakal bahu-membahu bersama Max Yanto dari NSH GMC Riau dan I. G. N. Teguh Putera Negara (Hangtuah Sumsel IM) di bawah ring tim Red All-Star. Artinya, pemain dari tim Blue All-Star yang bakal mendapat kesempatan langka berduel one-on-one dengan Grant adalah Muhammad Isman Thoyib (Dell Aspac Jakarta) atau Rony Gunawan (Satria Muda Britama Jakarta).
”Excited sekali bakal berhadapan dengan Grant. Sebagai mantan pemain yang pernah empat kali menjadi juara NBA, tentu dia punya segudang experience. Dari rekaman video penampilannya saat masih aktif dulu, Grant tergolong pemain yang tak kenal ampun di paint area. Dapat ruang sedikit saja, langsung hajar. Walau sekarang sudah tidak muda lagi, saya yakin dia bakal memberi banyak pelajaran berharga,” ujar Thoyib yang baru saja sukses mengantarkan Aspac menjadi juara Speedy NBL Indonesia 2012-2013.
Bersama Grant, eks bintang NBA yang akan tampil di Speedy NBL Indonesia All-Star 2013 adalah Rafer Alston. Mantan point guard Milwaukee Bucks, Toronto Raptors, Miami Heat, Houston Rockets, Orlando Magic, dan New Jersey Nets ini dikenal karena keahlian ball handling-nya yang memukau. Total selama 13 musim berkiprah di NBA, Alston bermain sebanyak 671 game, mengemas rata-rata 10,1 poin per game dan 4,8 assist per game.
Point guard tim Red All-Star, Kelly Purwanto (Pelita Jaya Energi-MP Jakarta) sudah tak sabar bakal beradu skill dengan Rafer Alston. Kelly yang pernah menekuni streetball, sangat familiar dengan eks bintang NBA sekaligus legenda streetball yang memiliki julukan Skip 2 My Lou tersebut.
”Saya tahu betul siapa Alston dan seberapa hebat kemampuannya. Dia itu salah satu legenda streetball. Selain crossover-nya bagus, dia juga punya fast dribble yang sering merepotkan lawan,” papar Kelly.
Selain laga bintang, Speedy NBL Indonesia All-Star Game 2013 juga bakal dimeriahkan beberapa supporting event seru lainnya. Seperti Honda Slam Dunk Contest, Speedy Shooting Stars, BRI Three-Point Shootout, Celebrity Game, serta Sony Xperia Move Challenge. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Launching Tim untuk Musim Depan, Rans Simba Bogor Intip Peluang Juara IBL 2026
Basket 3 Desember 2025, 18:41
-
Jadwal dan Link Streaming NBA Finals 2025: Thunder vs Pacers di Vidio
Basket 13 Juni 2025, 17:07
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



