Heat-Pacers Keluhkan Adu Fisik Yang Berlebihan
Editor Bolanet | 23 Mei 2012 17:45
- Pemain Miami Heat, Dwyane Wade mengatakan bahwa bentrokan fisik yang terjadi pada laga playoff NBA antara Heat dan Indiana Pacers sudah semakin melewati batas.
Pada pertandingan hari Selasa (22/5) waktu setempat, Wade mengalami pendarahan di atas matanya setelah berbenturan dengan Tyler Hansbrough di kuarter kedua semifinal Wilayah Timur itu.
Insiden tersebut memicu pelanggaran yang lebih keras lagi ketika pemain Heat, Udonis Haslem melayangkan kedua tangannya ke wajah Hansbrough.
Saya pikir saya satu kali dilanggar dan hal berikutnya yang saya tahu adalah saya mendapat pukulan, kata Wade, yang mencetak 28 poin untuk membantu Heat untuk menang 115-83, dan membuat mereka unggul 3-2 atas Pacers.
Saya pikir tindakan seperti itu tidak pantas. Tidak seorangpun suka melihat dirinya sendiri berdarah, namun saya mencoba untuk tetap bermain di pertandingan itu, tambah Wade.
Hansbrough tidak meragukan lagi bahwa Haslem mengincar dirinya pada insiden terakhir. Itu adalah pelanggaran keras. Ia datang ke arah saya, itu sangat jelas, ucapnya.
Sebelum pertandingan, rekan setim Wade, LeBron James, telah mengekspresikan rasa lelahnya menghadapi tabiat forward Pacers, Danny Granger, dengan menyebut bahwa konfrontasi yang dilakukan Granger sebagai sesuatu yang bodoh.
Ketika ditanyai apakah insiden ini sudah melewati batas, Wade menjawab bahwa sebentar lagi hal itu akan terjadi. Kami ingin mendapatkan pertandingan kompetitif yang hebat. Namun tidak seharusnya anda menyakiti siapapun. Saya rasa ini sudah di ambang batas, ucapnya.
Pemain Heat, Dexter Pittman, melepaskan sikutan kepada Lance Stephenson, yakni pemain yang sempat menjadi pusat kontroversi di pertandingan ketiga, ketika ia terlihat melakukan gestur mencekik yang ia tujukan pada James.
NBA akan mengkaji insiden tersebut, beserta insiden-insiden lainnya. Pittman dapat menghadapi hukuman jangka panjang dan denda berjumlah besar jika NBA berhasil membuktikan bahwa sikutan tersebut memang direncanakan.
Meski tidak menyebutkan mengenai insiden Pittman secara langsung, pelatih Heat, Erik Spoelstra, mengatakan bahwa tidak ada niat dari timnya untuk terlibat dalam berbagai insiden, Ini merupakan seri yang penuh faktor fisik. Apapun yang lebih dari itu telah melebihi batas. Kami perlu bermain secara fisik. Kami perlu bermain dengan kekuatan. Mereka melakukan hal yang sama.
Namun forward Pacers, David West, menyebut bahwa cedera lutut yang dideritanya merupakan hasil karena dirinya dijadikan target seorang pemain Heat yang sengaja menabrak lututnya. (ant/kny)
Pada pertandingan hari Selasa (22/5) waktu setempat, Wade mengalami pendarahan di atas matanya setelah berbenturan dengan Tyler Hansbrough di kuarter kedua semifinal Wilayah Timur itu.
Insiden tersebut memicu pelanggaran yang lebih keras lagi ketika pemain Heat, Udonis Haslem melayangkan kedua tangannya ke wajah Hansbrough.
Saya pikir saya satu kali dilanggar dan hal berikutnya yang saya tahu adalah saya mendapat pukulan, kata Wade, yang mencetak 28 poin untuk membantu Heat untuk menang 115-83, dan membuat mereka unggul 3-2 atas Pacers.
Saya pikir tindakan seperti itu tidak pantas. Tidak seorangpun suka melihat dirinya sendiri berdarah, namun saya mencoba untuk tetap bermain di pertandingan itu, tambah Wade.
Hansbrough tidak meragukan lagi bahwa Haslem mengincar dirinya pada insiden terakhir. Itu adalah pelanggaran keras. Ia datang ke arah saya, itu sangat jelas, ucapnya.
Sebelum pertandingan, rekan setim Wade, LeBron James, telah mengekspresikan rasa lelahnya menghadapi tabiat forward Pacers, Danny Granger, dengan menyebut bahwa konfrontasi yang dilakukan Granger sebagai sesuatu yang bodoh.
Ketika ditanyai apakah insiden ini sudah melewati batas, Wade menjawab bahwa sebentar lagi hal itu akan terjadi. Kami ingin mendapatkan pertandingan kompetitif yang hebat. Namun tidak seharusnya anda menyakiti siapapun. Saya rasa ini sudah di ambang batas, ucapnya.
Pemain Heat, Dexter Pittman, melepaskan sikutan kepada Lance Stephenson, yakni pemain yang sempat menjadi pusat kontroversi di pertandingan ketiga, ketika ia terlihat melakukan gestur mencekik yang ia tujukan pada James.
NBA akan mengkaji insiden tersebut, beserta insiden-insiden lainnya. Pittman dapat menghadapi hukuman jangka panjang dan denda berjumlah besar jika NBA berhasil membuktikan bahwa sikutan tersebut memang direncanakan.
Meski tidak menyebutkan mengenai insiden Pittman secara langsung, pelatih Heat, Erik Spoelstra, mengatakan bahwa tidak ada niat dari timnya untuk terlibat dalam berbagai insiden, Ini merupakan seri yang penuh faktor fisik. Apapun yang lebih dari itu telah melebihi batas. Kami perlu bermain secara fisik. Kami perlu bermain dengan kekuatan. Mereka melakukan hal yang sama.
Namun forward Pacers, David West, menyebut bahwa cedera lutut yang dideritanya merupakan hasil karena dirinya dijadikan target seorang pemain Heat yang sengaja menabrak lututnya. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
-
Perbandingan Prestasi Stephen Curry dengan Point Guard Legendaris: Keunikan dan Kelebihannya
Basket 28 Februari 2025, 14:30
-
Persentase Tembakan Tiga Angka Steph Curry: Angka Menakjubkan dalam Kariernya
Basket 28 Februari 2025, 14:15
-
NBA All-Star 2025: Tim Shaq Juara, Stephen Curry Rebut MVP
Basket 17 Februari 2025, 14:32
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










