Jalani Debut, Merah Putih Terpaksa Tunduk Dari Fever
Editor Bolanet | 28 November 2012 17:35
Secara keseluruhan, Merah Putih mampu menciptakan 32 peluang three point. Namun, hanya tiga yang berhasil dijaringkan atau 9 persen saja. Pun demikian dari mid range, Windi Hastari dkk hanya berhasil menceploskan 14 dari 72 peluang atau sekitar 19 persen saja.
”Perlu dipahami, (WNBL) ini adalah atmosfer baru bagi anak-anak. Ditambah lagi beban ingin menang pada laga perdana. Kondisi ini membuat beberapa pemain tertekan sehingga tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” ujar head coach Merah Putih Predators Jakarta, Jacky I. Hatta.
Duel antara juara bertahan melawan pendatang ini berjalan sangat ketat. Baik Fever maupun Merah Putih Predators sama-sama mengandalkan center-forward mereka untuk bermain under basket, mencoba mencetak angka melalui post play, dan juga penetrasi.
Laga ini juga menandai comeback Novabela J. Massie, mantan center andalan timnas putri Indonesia yang kini membela Merah Putih Predators. Dalam laga perdananya tersebut, dia mendapat kepercayaan bermain selama 11 menit 28 detik dan hanya menyumbang tiga poin, tiga rebound, dan satu assist. Sangat jauh dari penampilan ‘garang’-nya dulu. ”Kami bisa memaklumi karena Novabela harus beradaptasi lagi setelah empat tahun tak berkompetisi,” sambung Jacky.
Merah Putih Predators yang mengandalkan Windi Hastari yang bergantian dengan Novabela Massie kewalahan menghadapi Gabriel Sophia. Gabriel tangguh saat menyerang, dan sangat kokoh ketika bertahan. Gabriel mencetak tiga angka dari keunggulan 9-3 Fever atas Merah Putih Predators di kuarter pertama.
Merah Putih Predators yang baru berhasil mencetak angka melalui penetrasi Yosiana Rosemary di menit terakhir kuarter pertama, mulai mencoba pendekatan baru dalam mengumpulkan angka. Merah Putih mencoba tembakan-tembakan jarak jauh.
Sebuah tembakan tiga angka dari Hanum Fasya di detik-detik pembuka kuarter kedua memberi harapan baru bagi Merah Putih Predators. Namun serangan balasan Fever membayar lunas tembakan Hanum. Marlina Herawan juga melepaskan tembakan tiga angka. Merah Putih melepaskan 12 tembakan tiga angka di kuarter kedua, tetapi hanya dua saja yang menemui sasaran. Akurasi buruk Merah Putih Predators menodai rapinya pola-pola serangan mereka. Fever masih unggul 20-15 di akhir kuarter kedua.
Fever pun bermain sama baiknya dengan Merah Putih Predators. Hanya saja, akurasi Fever jauh lebih baik. Kombinasi Gabriel di bawah ring dan tembakan-tembakan luar melalui Marlina dan juga Irene Senduk efektif membungkam Merah Putih Predators. Fever menambah 24 poin di kuarter ketiga, sementara Hanum dan kawan-kawan hanya 11.
Gabriel Sophia akhirnya menjadi pencetak angka terbanyak bagi Fever dengan 13 poin. Selain itu, 15 rebound dari Gabriel melengkapi performanya. Sementara pada kubu Merah Putih Predators, Hanum mencetak poin terbanyak dengan delapan poin. Permainan luar biasa juga ditunjukan oleh Fitryana Dewi yang meskipun hanya mencetak tujuh poin, berhasil merebut 10 rebound. (wnbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




