Kalahkan NSH GMC, Pelita Jaya Pecahkan Rekor
Editor Bolanet | 1 Februari 2012 19:07
- Tidak ada ampun bagi NSH GMC Riau dari Pelita Jaya Esia Jakarta. Pertemuan antara tim papan atas melawan tim papan bawah ini tak pelak menjadi ajang pembantaian. Pelita Jaya menang dengan skor mencolok 118-64. Raihan poin tertinggi sepanjang NBL Indonesia.
Pertanda bahwa laga akan berjalan berat sebelah telah terlihat sejak kuarter pertama. Pemain yang biasanya berposisi sebagai pemain pengganti, Juliano Gandhi kali ini mendapat kesempatan sebagai starter. Gandhi yang kini sangat berbahaya pada saat melepaskan tembakan-tembakan jarak jauh kembali menunjukan keahliannya dengan membukukan sembilan poin di kuarter pertama membawa Pelita Jaya unggul 30-16.
Dominasi Pelita Jaya kembali terlihat di kuarter kedua. Tidak ada pemain yang menonjol. Namun kecepatan Kelly Purwanto dan Gian Gumilar yang bekerja sama satu-dua memanfaatkan pertahanan rapuh NSH GMC membuat Pelita Jaya menjauh dengan tambahan 21 angka. 11 di antaranya adalah akumulasi poin dari Kelly dan Gian.
Unggul 51-23 di akhir kuarter kedua tidak membuat Pelita Jaya mengendurkan serangan. Pertahanan kuat Pelita Jaya menjadi penambah daya dorong Andi Batam dan kawan-kawan untuk mendulang lebih banyak angka lagi. Andi Batam sendiri yang baru bermain pada laga ini selama di Palembang langsung agresif dengan mencetak total 11 poin hingga akhir kuarter ketiga. Pelita Jaya semakin sulit terbendung dengan skor sementara 87-37 di akhir kuarter ketiga.
Tidak ada pemain Pelita Jaya yang mencetak double-double. Rapuhnya pertahanan NSH GMC membuat tujuh pemain Pelita Jaya mencetak dua digit angka. Raihan terbanyak dibukukan oleh Erick Sebayang dengan 20 poin. (nbl/kny)
Pertanda bahwa laga akan berjalan berat sebelah telah terlihat sejak kuarter pertama. Pemain yang biasanya berposisi sebagai pemain pengganti, Juliano Gandhi kali ini mendapat kesempatan sebagai starter. Gandhi yang kini sangat berbahaya pada saat melepaskan tembakan-tembakan jarak jauh kembali menunjukan keahliannya dengan membukukan sembilan poin di kuarter pertama membawa Pelita Jaya unggul 30-16.
Dominasi Pelita Jaya kembali terlihat di kuarter kedua. Tidak ada pemain yang menonjol. Namun kecepatan Kelly Purwanto dan Gian Gumilar yang bekerja sama satu-dua memanfaatkan pertahanan rapuh NSH GMC membuat Pelita Jaya menjauh dengan tambahan 21 angka. 11 di antaranya adalah akumulasi poin dari Kelly dan Gian.
Unggul 51-23 di akhir kuarter kedua tidak membuat Pelita Jaya mengendurkan serangan. Pertahanan kuat Pelita Jaya menjadi penambah daya dorong Andi Batam dan kawan-kawan untuk mendulang lebih banyak angka lagi. Andi Batam sendiri yang baru bermain pada laga ini selama di Palembang langsung agresif dengan mencetak total 11 poin hingga akhir kuarter ketiga. Pelita Jaya semakin sulit terbendung dengan skor sementara 87-37 di akhir kuarter ketiga.
Tidak ada pemain Pelita Jaya yang mencetak double-double. Rapuhnya pertahanan NSH GMC membuat tujuh pemain Pelita Jaya mencetak dua digit angka. Raihan terbanyak dibukukan oleh Erick Sebayang dengan 20 poin. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ghana Protes Keras Kanada Usai Tolak Visa Thomas Partey
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:12
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:59
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:58
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












