Merajut Peluang dari Desa, Kisah Piatin Mengembangkan Usaha Tas Anyaman dengan Dukungan Rumah BUMN BRI

Bola.net - Sabtu (13/6) pagi itu suasana di Desa Jamuran, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, terasa tenang. Deretan tanaman hias di halaman depan rumah menyambut begitu masuk ke rumah Piatin (47 tahun) yang terasa sejuk dan bersahaja, khas suasana di pedesaan.
Dari ruang tamu, terlihat sejumlah tas anyaman dengan motif bunga hingga hewan tertata rapi di sudut ruangan. Di rumah sederhana yang sekaligus menjadi tempat produksi itu, Piatin mengembangkan Piacraft, usaha kerajinan tangan tas anyaman dengan motif khusus atau dekupase.
Setelah berkenalan dan basa-basi, Piatin lantas menceritakan bagaimana dia memulai usaha Piacraft. Piatin memulai cerita dari tahun 2019, beberapa bulan sebelum Covid-19 datang membuatnya harus bekerja dari rumah sesuai kebijakan perusahaan tempatnya bekerja.
Pada kondisi Covid-19, Piatin lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Dia bekerja dari rumah dan kondisi itu membuat banyak hal perlu diadaptasikan. Termasuk waktu. Perempuan berusia 47 tahun itu mengaku punya banyak waktu luang dan merasa perlu mencari kesibukan lain.
"Kebetulan saya ini punya hobi kerajinan tangan. Saya senang membuat kerajinan macam-macam. Lalu, ada pelatihan produk anyaman di Malang Creative Cente (MCC). Saya ikut dan awalnya hanya hobi dan mengisi waktu luang," kenang Piatin.
Dari langkah awal tersebut, Piatin belajar makin jauh. Lebih dari sekadar membuat produk untuk mengisi waktu luang, akan tetapi juga untuk mendapat penghasilan tambahan. Ruang belajar Piatin juga makin luas, terutama ketika dia mulai menjadi anggota Rumah BUMN BRI Kota Malang.
Dimulai dari Produk di Rumah BUMN BRI Kota Malang
Produk Piacraft, tas anyaman dengan motif khusus dekupase, yang ada di Rumah BUMN Kota Malang (c) Asad Arifin
Sebelum bertemu dan mendapatkan cerita di rumahnya, perkenalan dengan Piatin sudah terjadi di Rumah BUMN BRI Kota Malang. Bukan berkenalan secara fisik, akan tetapi lewat produk. Beberapa produk Piacraft dipajang di ruang pameran Rumah BUMN BRI Kota Malang.
"Banyak pelanggan yang mengenal usaha saya melalui Rumah BUMN. Mereka melihat kartu nama saya yang dipajang di sana, kemudian menghubungi saya secara langsung untuk membeli produk," katanya
Ada tiga produk Piacraft yang terdapat di ruang pameran. Semuanya tas anyaman, tapi dengan motif berbeda. Motifnya buah ceri, bunga, dan hewan seperti kupu-kupu. Di situ, ada kartu nama Piacraft yang kemudian jadi pengantar untuk bertemu dengan Piatin.
Rumah BUMN BRI memang menyediakan ruang khusus untuk memamerkan produk UMKM yang sudah terdaftar. Bukan hanya sekadar di pamerkan, pengunjung juga bisa membeli produk itu secara langsung. Piacraft jadi salah satu produk yang dipajang.
"Ini adalah salah satu dari upaya kami untuk bisa membantu UMKM bisa naik kelas. Kita di sini bisa jadi 'etalase' bagi mitra UMKM untuk berjualan. Semuanya gratis," ucap Koordinator Rumah BUMN BRI Kota Malang, Indah Dwi Pangestu.
Kembali ke cerita di rumah Piatin, usaha yang dirintis kini tidak lagi sebatas hobi atau mengisi waktu luang. Dia sudah mengelolanya sebagai usaha sampingan di luar pekerjaan utama, dengan penghasilan yang tidak kalah menjanjikan secara finansial.
Piatin menjual produknya dengan harga mulai dari Rp20.000, bergantung pada jenis, kerumitan model, hingga ukuran produk. Dia mengaku melayani penjualan produk dalam jumlah satuan hingga dengan volume besar.
"Saya pernah dapat pesanan 500 biji dan harus dikirim dalam waktu tiga minggu. Saya ambil dan bisa menyelesaikan pesanan tepat waktu. Kita bisa produksi banyak karena juga memberdayakan warga dari warga di desa sini untuk ikut menganyam tas," kata Piatin.
Belajar dari A-Z di Rumah BUMN BRI Kota Malang
Produk Piacraft, tas anyaman dengan motif khusus dekupase (c) Asad Arifin
Piatin tidak membuka toko khusus untuk memajang produk jualannya walau banyak pembeli yang kadang datang ke rumahnya. Piatin memilih mengoptimalkan penjualan lewat toko online. Dia berjualan di marketplace dan memanfaatkan media sosial untuk berjualan.
Kemampuan berjualan secara daring didapat Piatin lewat rangkaian pelatihan, termasuk yang dilakukan di Rumah BUMN BRI Kota Malang. Piatin sering meluangkan waktu untuk ikut pelatihan digital marketing, optimasi fitur WhatsApp Business, Profil Bisnis di Google Maps hingga cara berjualan di lokapasar.
"Kadang, kalau ada pelatihan yang menurut saya bisa menunjang usaha untuk lebih maju, saya ambil cuti dari pekerjaan. Saya juga tidak ingin ketinggalan karena persaingan di pasar semakin ketat," kata Piatin.
Bukan hanya mendapat ilmu dari Rumah BUMN BRI Kota Malang, Piatin juga sesekali berbagi pengalaman kepada pelaku UMKM lain. Dia sering dapat undangan untuk memberikan materi dan pelatihan pembuatan kerajinan tas anyaman dengan tambahan dekupase.
Rumah BUMN BRI Kota Malang memang bisa jadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memulai dan mengembangkan usaha. Setiap pelatihan diselenggarakan secara gratis. Terkait jadwal dan jenis pelatihan, semuanya bisa dipantau lewat akun media sosial Instagram @rumahbumnkotamalang.
"Kita juga punya pelatihan cara mengurus legalitas usaha, mulai dari perizinan hingga mendapatkan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Intinya, mulai dari yang belum punya usaha, sampai yang sudah punya usaha, semua bisa belajar bersama-sama di sini agar UMKM naik kelas," ucap Indah Dwi.
Advertisement
Berita Terkait
-
News 20 September 2026 05:21BRI Region 13 Malang Serahkan Ambulans untuk Dukung Akses Kesehatan Warga Lumbang
-
News 27 Agustus 2026 15:16Semarak Merah Putih di Pujon Kidul, BRI Dorong Ekonomi Desa dan Berdayakan UMKM
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 20 September 2026 09:30Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
-
Bola Indonesia 20 September 2026 09:23Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
-
Liga Inggris 20 September 2026 09:00Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
-
Liga Spanyol 20 September 2026 08:00Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
BERITA LAINNYA
-
news 20 September 2026 05:21BRI Region 13 Malang Serahkan Ambulans untuk Dukung Akses Kesehatan Warga Lumbang
-
news 27 Agustus 2026 15:16Semarak Merah Putih di Pujon Kidul, BRI Dorong Ekonomi Desa dan Berdayakan UMKM
SOROT
-
Liputan6 20 September 2026 10:33Menjajal Langsung The Nusantara Explorer, Kereta Wisata Bak Hotel Berbintang
-
Liputan6 20 September 2026 09:48Porsche Merah Terguling Masuk Parit di Tol Desari
-
Liputan6 20 September 2026 09:319 Korban KM Virgo Teridentifikasi, Seluruhnya Diserahkan ke Keluarga
-
Liputan6 20 September 2026 07:44Penjelasan Ahli Soal Kawah Anak Krakatau Mirip Telur Ceplok
-
Liputan6 20 September 2026 06:46Pasutri Korban KM Virgo Tak Punya Ahli Waris, Ini Ketentuannya
-
Liputan6 20 September 2026 05:43Hari Kedelapan, 12 Penyelam Turun Cari Korban KM Virgo 8
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352845/original/085146900_1789875201-IMG_8608.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352802/original/094716200_1789872466-IMG-20260920-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352799/original/054365100_1789871505-WhatsApp_Image_2026-09-19_at_18.10.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351748/original/056549200_1789713447-1001678228.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352745/original/099335200_1789861610-IMG_20260919_194820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352741/original/061036400_1789857930-IMG_4108.jpeg)
