Kembali Taklukkan Spurs, Thunder Samakan Kedudukan
Editor Bolanet | 3 Juni 2012 17:25
- Kevin Durant mencetak setengah dari 36 poinnya di kuarter keempat, saat Oklahoma City Thunder mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 109-103, untuk membuat kedudukan di final Wilayah Barat NBA menjadi sama kuat, 2-2.
Pemain pendukung pertahanan, Serge Ibaka berkontribusi dengan beberapa aksi serangannya, mencetak 26 poin untuk Thunder, yang sekarang memiliki rekor 7-0 di partai kandang pada musim ini.
Spurs, yang memenangi dua pertandingan di kandang sendiri untuk memperpanjang rekor kemenangan menjadi 20 kemenangan berturut-turut sebelum kalah di pertandingan ketiga pada hari Kamis lalu, akan berupaya menegaskan kembali pentingnya laga kandang saat mereka bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan kelima, pada hari Senin (4/6) mendatang.
Pemenang rangkaian best of seven ini berhak melaju ke final NBA, di mana mereka akan ditantang oleh pemenang dari pertandingan final Wilayah Timur antara Miami Heat dan Boston Celtics.
Kedua tim bermain bagus di kandang. Mudah-mudahan kami meneruskan tren itu, kata pemain Spurs, Manu Ginobili.
Durant membukukan tujuh dari sembilan percobaan tembakannya di kuarter keempat. Pada satu waktu, selama lima menit ia membukukan ke-16 poin bagi Thunder, dan membantu timnya menjauhkan diri dari Spurs.
Kendrick Perkins menambah 15 poin dengan sembilan rebound untuk Thunder, membantu mereka saat Russell Westbrook bermain kurang bagus. Westbrook hanya membukukan tujuh poin.
Tim Duncan mencetak 12 poin dan delapan rebound untuk Spurs. Kawhi Leonard menambah 17 poin, Ginobili mencetak 13 poin, dan Tony Parker serta Boris Diaw masing-masing membukukan 12 poin.
Jump shot Ibaka saat waktu tinggal menyisakan 5,5 menit di kuarter ketiga memberi keunggulan terbesar bagi Thunder pada malam itu, sehingga skor menjadi 68-53.
Spurs merespon dengan laju poin sebesar 18-2, yang diujungtombaki oleh Ginobili. Pebasket Argentina ini melepaskan tembakan tiga poin untuk memperkecil ketinggalan menjadi 73-71 dengan waktu menyisakan 1:16 menit di kuarter ketiga.
Pemain Spurs, DeJuan Blair, melaju ke ring basket lawan pada satu kesempatan fastbreak, namun Ibaka mengejarnya dan memblok bola dari belakang untuk membuat timnya tetap unggul 75-71 menuju fase terakhir.
Durant menyentak pada kuarter keempat dengan melakukan lompatan fade away dan menyudahi serangan lainnya dengan jump shot, saat waktu tinggal menyisakan satu setengah menit.
Ia menaklukkan Spurs dengan terobosan-terobosan ke dalam area pertahanan lawan dan melepaskan tembakan-tembakan akurat, dan bahkan menyarangkan bola dari umpan layup James Harden. (ant/kny)
Pemain pendukung pertahanan, Serge Ibaka berkontribusi dengan beberapa aksi serangannya, mencetak 26 poin untuk Thunder, yang sekarang memiliki rekor 7-0 di partai kandang pada musim ini.
Spurs, yang memenangi dua pertandingan di kandang sendiri untuk memperpanjang rekor kemenangan menjadi 20 kemenangan berturut-turut sebelum kalah di pertandingan ketiga pada hari Kamis lalu, akan berupaya menegaskan kembali pentingnya laga kandang saat mereka bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan kelima, pada hari Senin (4/6) mendatang.
Pemenang rangkaian best of seven ini berhak melaju ke final NBA, di mana mereka akan ditantang oleh pemenang dari pertandingan final Wilayah Timur antara Miami Heat dan Boston Celtics.
Kedua tim bermain bagus di kandang. Mudah-mudahan kami meneruskan tren itu, kata pemain Spurs, Manu Ginobili.
Durant membukukan tujuh dari sembilan percobaan tembakannya di kuarter keempat. Pada satu waktu, selama lima menit ia membukukan ke-16 poin bagi Thunder, dan membantu timnya menjauhkan diri dari Spurs.
Kendrick Perkins menambah 15 poin dengan sembilan rebound untuk Thunder, membantu mereka saat Russell Westbrook bermain kurang bagus. Westbrook hanya membukukan tujuh poin.
Tim Duncan mencetak 12 poin dan delapan rebound untuk Spurs. Kawhi Leonard menambah 17 poin, Ginobili mencetak 13 poin, dan Tony Parker serta Boris Diaw masing-masing membukukan 12 poin.
Jump shot Ibaka saat waktu tinggal menyisakan 5,5 menit di kuarter ketiga memberi keunggulan terbesar bagi Thunder pada malam itu, sehingga skor menjadi 68-53.
Spurs merespon dengan laju poin sebesar 18-2, yang diujungtombaki oleh Ginobili. Pebasket Argentina ini melepaskan tembakan tiga poin untuk memperkecil ketinggalan menjadi 73-71 dengan waktu menyisakan 1:16 menit di kuarter ketiga.
Pemain Spurs, DeJuan Blair, melaju ke ring basket lawan pada satu kesempatan fastbreak, namun Ibaka mengejarnya dan memblok bola dari belakang untuk membuat timnya tetap unggul 75-71 menuju fase terakhir.
Durant menyentak pada kuarter keempat dengan melakukan lompatan fade away dan menyudahi serangan lainnya dengan jump shot, saat waktu tinggal menyisakan satu setengah menit.
Ia menaklukkan Spurs dengan terobosan-terobosan ke dalam area pertahanan lawan dan melepaskan tembakan-tembakan akurat, dan bahkan menyarangkan bola dari umpan layup James Harden. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
-
Perbandingan Prestasi Stephen Curry dengan Point Guard Legendaris: Keunikan dan Kelebihannya
Basket 28 Februari 2025, 14:30
-
Persentase Tembakan Tiga Angka Steph Curry: Angka Menakjubkan dalam Kariernya
Basket 28 Februari 2025, 14:15
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








