Ketenangan Buat CLS Knights Kalahkan Stadium
Editor Bolanet | 13 Maret 2013 22:00
- Kenyamanan bermain ditampilkan para punggawa CLS Knights Surabaya saat melawan Stadium Jakarta. Ketenangan mampu membawa CLS Knights lepas dari tekanan Stadium. Dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia Seri IV di Sritex Arena Solo, CLS Knights menang 69-63.
Dimaz Muharri tampil gemilang. Bukan hanya pengatur serangan yang baik, Dimaz juga berperan aktif melepaskan tembakan. Beberapa steal Dimaz, penting untuk produktivitas CLS. Di awal-awal laga, CLS melesat 9-0.
Masalah mendera saat Stadium memutuskan menggantikan Fanny Budianto dengan Oei Abraham Yoel Trisakti. Point Guard pindahan dari Aspac itu membuat Stadium sempat menyusul hingga 9-6. Merio Ferdiyansyah yang kali ini bukan starter, tampil gesit dan mencetak delapan angka. Kuarter pertama diakhiri dengan keunggulan CLS Knights 16-10.
Merio masih berjaya di kuarter kedua. Tembakan dan penetrasi Merio adalah satu-satunya masalah terbesar yang dihadapi CLS Knights. Merio mampu menambah tujuh poin di kuarter kedua. Sementara para pemain lain tidak memberi kontribusi seheboh Merio.
Permainan CLS Knights lebih merata. Tony Agus memang mencetak enam poin dan terbanyak di kuarter kedua. Namun akumulasi dari para pemain lainnya mampu membawa CLS Knights tetap menguasai laga dan unggul 17-10 di kuarter kedua.
Serangan gencar Stadium muncul di kuarter ketiga. Merio tentu saja masih berjaya. Tetapi kali ini Stadium mendapat sokongan poin yang lebih merata. Di antaranya dari Anton Sujarwo yang juga mengandalkan tembakan dan penetrasi, serta Daniel Iskandar yang menerima bola dan beroperasi di paint area. Stadium unggul tipis 22-20 di kuarter ketiga.
Stadium sebenarnya memiliki momentum untuk mengejar poin yang hanya terpaut tiga angka. Namun, Abraham Yoel melakukan pelanggaran tidak perlu hingga membuat CLS Knights mendapat hadiah tembakan bebas dan memperlebar jarak.
Tampil spektakuler dengan 30 poin, tidak lantas membuat Merio menghantarkan kemenangan bagi timnya. Pada kubu CLS Knights, Dimaz Muharri tampil nyaman dengan 10 poin 8 rebound. Namun penampilan terbaik kembali disuguhkan Dian Heriyadi dengan 15 poin.
Saya minta para big man untuk berbuat lebih. Karena kami mengandalkan kemampuan mereka. Dian sangat improve. Tapi, saya tahu dia masih bisa lebih baik dari sekarang, ujar Eduard Santos Vergeire, head coach CLS Knights.
Keberhasilan ini jelas memuaskan CLS Knights. Membuat mereka segera fokus menatap laga berikutnya. Para pemain sangat enjoy. Saya minta tim main rileks dan terus menjaga gairah bermain. Itu yang paling dibutuhkan. Melawan Bimasakti di pertandingan berikutnya akan sangat berat. Bimasakti akan mati-matian melawan kami, tambah Eduard. (nbl/kny)
Dimaz Muharri tampil gemilang. Bukan hanya pengatur serangan yang baik, Dimaz juga berperan aktif melepaskan tembakan. Beberapa steal Dimaz, penting untuk produktivitas CLS. Di awal-awal laga, CLS melesat 9-0.
Masalah mendera saat Stadium memutuskan menggantikan Fanny Budianto dengan Oei Abraham Yoel Trisakti. Point Guard pindahan dari Aspac itu membuat Stadium sempat menyusul hingga 9-6. Merio Ferdiyansyah yang kali ini bukan starter, tampil gesit dan mencetak delapan angka. Kuarter pertama diakhiri dengan keunggulan CLS Knights 16-10.
Merio masih berjaya di kuarter kedua. Tembakan dan penetrasi Merio adalah satu-satunya masalah terbesar yang dihadapi CLS Knights. Merio mampu menambah tujuh poin di kuarter kedua. Sementara para pemain lain tidak memberi kontribusi seheboh Merio.
Permainan CLS Knights lebih merata. Tony Agus memang mencetak enam poin dan terbanyak di kuarter kedua. Namun akumulasi dari para pemain lainnya mampu membawa CLS Knights tetap menguasai laga dan unggul 17-10 di kuarter kedua.
Serangan gencar Stadium muncul di kuarter ketiga. Merio tentu saja masih berjaya. Tetapi kali ini Stadium mendapat sokongan poin yang lebih merata. Di antaranya dari Anton Sujarwo yang juga mengandalkan tembakan dan penetrasi, serta Daniel Iskandar yang menerima bola dan beroperasi di paint area. Stadium unggul tipis 22-20 di kuarter ketiga.
Stadium sebenarnya memiliki momentum untuk mengejar poin yang hanya terpaut tiga angka. Namun, Abraham Yoel melakukan pelanggaran tidak perlu hingga membuat CLS Knights mendapat hadiah tembakan bebas dan memperlebar jarak.
Tampil spektakuler dengan 30 poin, tidak lantas membuat Merio menghantarkan kemenangan bagi timnya. Pada kubu CLS Knights, Dimaz Muharri tampil nyaman dengan 10 poin 8 rebound. Namun penampilan terbaik kembali disuguhkan Dian Heriyadi dengan 15 poin.
Saya minta para big man untuk berbuat lebih. Karena kami mengandalkan kemampuan mereka. Dian sangat improve. Tapi, saya tahu dia masih bisa lebih baik dari sekarang, ujar Eduard Santos Vergeire, head coach CLS Knights.
Keberhasilan ini jelas memuaskan CLS Knights. Membuat mereka segera fokus menatap laga berikutnya. Para pemain sangat enjoy. Saya minta tim main rileks dan terus menjaga gairah bermain. Itu yang paling dibutuhkan. Melawan Bimasakti di pertandingan berikutnya akan sangat berat. Bimasakti akan mati-matian melawan kami, tambah Eduard. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







