Kurang Greget, Bimasakti Takluk di Tangan CLS Knights
Editor Bolanet | 12 Februari 2014 19:55
- Setelah tampil perkasa pada dua laga sebelumnya, laju Bimasakti Nikko Steel Malang akhirnya terhenti oleh CLS Knights Surabaya. Bimasakti dipaksa menyerah 49-68, dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2013-2014 Seri III Solo di Sritex Arena, Rabu (12/2).
Menghadapi musuh bebuyutannya tersebut, Bimasakti justru tampil kurang menggigit. Yanuar Dwi Priasmoro dkk tak begitu meledak-ledak lagi, seperti yang mereka pertotonkan saat mengalahkan Garuda Kukar Bandung dan Hangtuah Sumsel IM beberapa hari sebelumnya.
”Tim kami sudah sering bertemu. Kami sudah tahu persis kelebihan dan kelemahan masing-masing. Yang membedakan, mereka CLS bisa merotasi ke-12 pemainnya sesuai kebutuhan, jadi bisa lebih variasi. Sementara rotasi kami hanya sampai orang kedelapan,” kilah Oei Akiat, head coach Bimasakti.
Sejak era NBL Indonesia, kedua tim sudah 13 kali bertemu di semua ajang (Preseason Tournament, Regular Season, dan Championship Series). Dari ke-13 pertemuan itu, termasuk laga hari Rabu (12/2), semuanya berhasil dimenangi CLS Knights.
”Mr. Kim (julukan Kim Dong-won, head coach CLS Knights) sudah mengantisipasi performa Bimasakti yang sedang naik. Karena itu, Mr. Kim ingin anak-anak lebih sabar dalam mengatur ritme dan fokus bertahan. Pada kuarter pertama dan kedua, instruksi itu tidak jalan. Baru menginjak kuarter ketiga apa yang direncanakan berjalan baik,” ujar Andre Yuwadi, asisten pelatih CLS Knights.
Hanya Yanuar yang mengemas double digit points bagi Bimasakti dalam game ini. Most Valuable Player (MVP) musim 2011-2012 tersebut mencetak 11 poin dan tujuh assist, tertinggi di antara rekan-rekan satu timnya.
Sementara itu, tiga pemain CLS Knights berhasil menyumbang double digit. Rookie (pemain debutan) Achmad Syarif tampil sebagai pendulang tertinggi bagi timnya. Power forward berusia 23 tahun ini menceploskan 11 poin.
Andrie Ekayana dan Rachmad Febri Utomo masing-masing menyumbang 10 poin. Dengan tambahan 10 rebound yang dicetak pada game ini, Febri membukukan double-double pertamanya di NBL Indonesia. (nbl/kny)
Menghadapi musuh bebuyutannya tersebut, Bimasakti justru tampil kurang menggigit. Yanuar Dwi Priasmoro dkk tak begitu meledak-ledak lagi, seperti yang mereka pertotonkan saat mengalahkan Garuda Kukar Bandung dan Hangtuah Sumsel IM beberapa hari sebelumnya.
”Tim kami sudah sering bertemu. Kami sudah tahu persis kelebihan dan kelemahan masing-masing. Yang membedakan, mereka CLS bisa merotasi ke-12 pemainnya sesuai kebutuhan, jadi bisa lebih variasi. Sementara rotasi kami hanya sampai orang kedelapan,” kilah Oei Akiat, head coach Bimasakti.
Sejak era NBL Indonesia, kedua tim sudah 13 kali bertemu di semua ajang (Preseason Tournament, Regular Season, dan Championship Series). Dari ke-13 pertemuan itu, termasuk laga hari Rabu (12/2), semuanya berhasil dimenangi CLS Knights.
”Mr. Kim (julukan Kim Dong-won, head coach CLS Knights) sudah mengantisipasi performa Bimasakti yang sedang naik. Karena itu, Mr. Kim ingin anak-anak lebih sabar dalam mengatur ritme dan fokus bertahan. Pada kuarter pertama dan kedua, instruksi itu tidak jalan. Baru menginjak kuarter ketiga apa yang direncanakan berjalan baik,” ujar Andre Yuwadi, asisten pelatih CLS Knights.
Hanya Yanuar yang mengemas double digit points bagi Bimasakti dalam game ini. Most Valuable Player (MVP) musim 2011-2012 tersebut mencetak 11 poin dan tujuh assist, tertinggi di antara rekan-rekan satu timnya.
Sementara itu, tiga pemain CLS Knights berhasil menyumbang double digit. Rookie (pemain debutan) Achmad Syarif tampil sebagai pendulang tertinggi bagi timnya. Power forward berusia 23 tahun ini menceploskan 11 poin.
Andrie Ekayana dan Rachmad Febri Utomo masing-masing menyumbang 10 poin. Dengan tambahan 10 rebound yang dicetak pada game ini, Febri membukukan double-double pertamanya di NBL Indonesia. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








