Miami Heat Rayakan Gelar Juara Bersama Penggemar
Editor Bolanet | 26 Juni 2012 17:00
- Para pemain Miami Heat merayakan gelar juara kompetisi NBA 2011-2012 pada hari Senin (25/6) waktu setempat. Mereka menaiki mobil atap terbuka dan dielu-elukan para pendukung yang memenuhi tepi jalan.
Heat meraih gelar juara setelah mengalahkan Oklahoma City Thunder dalam lima pertandingan babak final. Ini juga merupakan gelar juara pertama bagi tiga kali peraih penghargaan pemain terbaik (MVP), LeBron James.
Saya merasakan kegembiraan luar biasa, kata James, Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya tak percaya bisa mengangkat dan mendekap trofi Larry O'Brien. Rasanya saya tidak ingin melepasnya.
Dua tahun setelah James dan Chris Bosh bergabung dengan Dwyane Wade di Heat, trio pemain itu berhasil mewujudkan tekad mereka untuk memboyong kembali piala itu ke Miami.
Pelatih Heat, Erik Spoelstra mengomentari bagaimana hebatnya kritikan pendukung yang mengecam mereka, karena semua itu malah membuat motivasi para pemain semakin menanjak.
Banyak orang yang melayangkan kritik pedas dan mencaci kami. Tapi mereka tidak tahu betapa kuatnya ikatan dalam tim ini, ujar Spoelstra
Setiap orang dalam tim ini sudah mengorbankan segalanya. Mulai dari uang, kesempatan, hingga waktu mereka dalam usaha mewujudkan mimpi. Ini semua demi terjadinya kegembiraan seperti yang kita alami sekarang, lanjutnya.
Ini merupakan gelar kedua bagi Wade sebagai pimpinan tim sejak tahun 2006. Saya berterima kasih kepada semua pendukung kami, kata Wade, Mereka semua merupakan pendukung terbaik di dunia ini. (ant/kny)
Heat meraih gelar juara setelah mengalahkan Oklahoma City Thunder dalam lima pertandingan babak final. Ini juga merupakan gelar juara pertama bagi tiga kali peraih penghargaan pemain terbaik (MVP), LeBron James.
Saya merasakan kegembiraan luar biasa, kata James, Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya tak percaya bisa mengangkat dan mendekap trofi Larry O'Brien. Rasanya saya tidak ingin melepasnya.
Dua tahun setelah James dan Chris Bosh bergabung dengan Dwyane Wade di Heat, trio pemain itu berhasil mewujudkan tekad mereka untuk memboyong kembali piala itu ke Miami.
Pelatih Heat, Erik Spoelstra mengomentari bagaimana hebatnya kritikan pendukung yang mengecam mereka, karena semua itu malah membuat motivasi para pemain semakin menanjak.
Banyak orang yang melayangkan kritik pedas dan mencaci kami. Tapi mereka tidak tahu betapa kuatnya ikatan dalam tim ini, ujar Spoelstra
Setiap orang dalam tim ini sudah mengorbankan segalanya. Mulai dari uang, kesempatan, hingga waktu mereka dalam usaha mewujudkan mimpi. Ini semua demi terjadinya kegembiraan seperti yang kita alami sekarang, lanjutnya.
Ini merupakan gelar kedua bagi Wade sebagai pimpinan tim sejak tahun 2006. Saya berterima kasih kepada semua pendukung kami, kata Wade, Mereka semua merupakan pendukung terbaik di dunia ini. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
-
Perbandingan Prestasi Stephen Curry dengan Point Guard Legendaris: Keunikan dan Kelebihannya
Basket 28 Februari 2025, 14:30
-
Persentase Tembakan Tiga Angka Steph Curry: Angka Menakjubkan dalam Kariernya
Basket 28 Februari 2025, 14:15
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












