Mike Brown, Pelatih Baru Cleveland Cavaliers
Editor Bolanet | 25 April 2013 15:54
- Mike Brown ditunjuk sebagai pelatih Cleveland Cavaliers. Di mana ia kembali ke pos yang sempat dihuninya dari 2005 sampai 2010, dan lima musim di mana ia sempat membawa Cavaliers mencapai Final NBA.
Selama periode itu, Brown memiliki rekor 272-138, yang juga termasuk Cavaliers memiliki pengatur permainan hebat LeBron James di tim mereka sebelum ia meninggalkan klub tersebut untuk bergabung dengan Miami Heat, dan memimpin mereka menjuarai NBA tahun lalu.
Cavaliers mencapai Final NBA 2007 di bawah asuhan Brown, namun mereka dikalahkan San Antonio. Brown dipecat setelah Cleveland tereliminasi pada putaran kedua playoff NBA 2010.
Saya gembira dapat kembali ke Cleveland untuk melatih Cavaliers, kata Brown dalam pernyataannya.
Komitmen pemilik dan manajemen telah memperlihatkan upata-upaya mereka membangun tim yang sukses dan organisasinya begitu dalam dan saya senang untuk memimpin tim ini bergerak ke depan.
Tidak akan ada yang lebih bermakna bagi saya dan keluarga saya dibanding membantu membawa kesuksesan kepada komunitas istimewa ini dan untuk semua penggemar yang loyal dan berkomitmen.
Brown menggantikan Byron Scott, yang mengambil alih tim setelah kepergian James dan mencatatkan rekor 64-166 selama tiga musim, termasuk 24-58 pada musim yang berakhir pekan lalu.
Saya lebih gembira terhadap kembalinya Mike Brown. Mike tidak melakukan apapun selain memenangi liga ini sejak ia menjadi asisten pada tahun pertama beberapa tahun yang lalu kata pemilik Cavaliers Dan Gilbert.
Ia akan menanamkan filosofi bertahan terlebih dahulu yang sangat diperlukan dalam tim bertalenta dan muda kami, yang akan menjadi dasar dan identitas kami ketika kami meneruskan membawa klub ini bersaing di level kejuaraan pad tahun-tahun mendatang.
Brown, pelatih terbaik NBA 2009 bersama Cleveland, melatih Los Angeles Lakers dengan rekor 41-25 pada musim 2011/2012 yang diperpendek, dan dipecat setelah menorehkan rekor 1-4 menjelang musim itu usai. (ant/opw)
Selama periode itu, Brown memiliki rekor 272-138, yang juga termasuk Cavaliers memiliki pengatur permainan hebat LeBron James di tim mereka sebelum ia meninggalkan klub tersebut untuk bergabung dengan Miami Heat, dan memimpin mereka menjuarai NBA tahun lalu.
Cavaliers mencapai Final NBA 2007 di bawah asuhan Brown, namun mereka dikalahkan San Antonio. Brown dipecat setelah Cleveland tereliminasi pada putaran kedua playoff NBA 2010.
Saya gembira dapat kembali ke Cleveland untuk melatih Cavaliers, kata Brown dalam pernyataannya.
Komitmen pemilik dan manajemen telah memperlihatkan upata-upaya mereka membangun tim yang sukses dan organisasinya begitu dalam dan saya senang untuk memimpin tim ini bergerak ke depan.
Tidak akan ada yang lebih bermakna bagi saya dan keluarga saya dibanding membantu membawa kesuksesan kepada komunitas istimewa ini dan untuk semua penggemar yang loyal dan berkomitmen.
Brown menggantikan Byron Scott, yang mengambil alih tim setelah kepergian James dan mencatatkan rekor 64-166 selama tiga musim, termasuk 24-58 pada musim yang berakhir pekan lalu.
Saya lebih gembira terhadap kembalinya Mike Brown. Mike tidak melakukan apapun selain memenangi liga ini sejak ia menjadi asisten pada tahun pertama beberapa tahun yang lalu kata pemilik Cavaliers Dan Gilbert.
Ia akan menanamkan filosofi bertahan terlebih dahulu yang sangat diperlukan dalam tim bertalenta dan muda kami, yang akan menjadi dasar dan identitas kami ketika kami meneruskan membawa klub ini bersaing di level kejuaraan pad tahun-tahun mendatang.
Brown, pelatih terbaik NBA 2009 bersama Cleveland, melatih Los Angeles Lakers dengan rekor 41-25 pada musim 2011/2012 yang diperpendek, dan dipecat setelah menorehkan rekor 1-4 menjelang musim itu usai. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perbandingan Prestasi Stephen Curry dengan Point Guard Legendaris: Keunikan dan Kelebihannya
Basket 28 Februari 2025, 14:30
-
Persentase Tembakan Tiga Angka Steph Curry: Angka Menakjubkan dalam Kariernya
Basket 28 Februari 2025, 14:15
-
NBA All-Star 2025: Tim Shaq Juara, Stephen Curry Rebut MVP
Basket 17 Februari 2025, 14:32
-
Jadwal Live Streaming NBA All Star 2025 di Vidio
Basket 14 Februari 2025, 23:47
-
Jazz vs Clippers: Dramatis, Clippers Menang 120-116
Basket 14 Februari 2025, 14:30
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








