Pelita Jaya Juarai Turnamen Pramusim NBL Indonesia 2013
Editor Bolanet | 29 September 2013 23:16
Pelita Jaya menjadi tim pertama di NBL Indonesia yang sukses menorehkan prestasi back-to-back champion alias dua musim beruntun. Sekaligus memupus misi revans CLS Knights yang juga berhasil mereka kalahkan pada partai final musim lalu.
Sosok penting dari victory ini adalah kapten Pelita Jaya Andy ’Batam’ Poedjakesuma. Bermain selama 36 menit, Batam membukukan double-double dengan raihan 16 poin dan 15 rebound. Statistik double-double tersebut, menjadi double-double ke-15 sepanjang karirnya di NBL Indonesia. Batam pun menjadi top five double-double di antara pemain NBL Indonesia lainnya.
”Tim ini makin komplet. Kinerja pemain baru sangat luar biasa. Memang, kami harus bermain tanpa Kelly Purwanto hingga seri II. Tapi, kami yakin seri I nanti bisa menunjukkan performa terbaik,” ungkap Andy Batam.
Gelar juara Preseason Tournament ini sangat berharga bagi beberapa pemain baru Pelita Jaya. Salah satunya, Hendru Ramli yang baru bergabung dengan Pelita Jaya musim ini dari Garuda Kukar Bandung. Ini adalah gelar pertamanya di NBL Indonesia.
“Ini pencapaian yang luar biasa. Saya ingin pencapaian ini berlanjut dengan menjadi juara di regular season dan Championship Series. Saya yakin tim ini bisa menggapai hal tersebut,” ungkap Hendru.
Hal senada, diungkapkan oleh Andrey Ridho Mahardika. Alumni DBL Indonesia All-Star ini langsung sukses merebut trofi di musim perdananya sebagai rookie Pelita Jaya. “Senang sekali bisa bergabung dengan Pelita Jaya. Hasil latihan dan kerja keras saya tidak sia-sia disini,” ungkap Edo, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Nathaniel Canson pelatih Pelita Jaya mengatakan bahwa CLS Knights merupakan rival paling berbahaya. Namun, ia bangga atas kinerja timnya. “Setiap pertemuan dengan CLS selalu menyajikan pertandingan yang sengit,” ujar Coach Nath.
Sebelum pertandingan dimulai, commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda mengajak penonton untuk memberikan doa dan dukungan pada Jerry Lolowang, mantan pemain Satya Wacana Metro LBC Bandung yang kini sedang menderita kanker dan dirawat di Malaysia.
“Kita semua berharap Jerry segera sembuh dan bisa kembali bergabung dengan NBL Indonesia. Seluruh pemasukan tiket final ini akan kita sumbangkan untuk Jerry Lolowang,” ungkap Azrul.
Pada kuarter awal, CLS sempat tampil agresif. Sebanyak 16 poin, dicetak oleh CLS sepanjang kuarter ini. Permainan CLS yang kompak, sedikit menyulitkan Pelita Jaya mencetak angka. Pelita Jaya pun hanya mendapat 10 poin di kuarter ini.
Memasuki kuarter kedua, Pelita Jaya mulai mampu mengimbangi ritme CLS. Di sisa tiga menit kuarter kedua, Ponsianus “Komink” Nyoman Indrawan membuat suasana menjadi sedikit tegang kala ia mampu menyamakan poin 24-24. Pelita Jaya pun sedikit bangkit dan menyelesaikan kuarter kedua 30-28.
Selepas half time, permainan CLS melemah. Pelita Jaya pun makin unggul hingga 14 poin dari CLS. Kunci keunggulan Pelita Jaya ini, terletak pada set play yang baik. Selain itu, Pelita Jaya mampu membaca pola permainan CLS. Sebab, keduanya memang pernah bertemu di babak penyisihan grup 22 September lalu dan CLS kala itu menang atas Pelita.
Makin lama CLS tak mampu mengejar perolehan poin Pelita. CLS pun, makin terpuruk. Akhir kuarter ketiga, Pelita Jaya tampak dominan dengan skor 47-35. Hal yang sama berlanjut di kuarter empat.
Meski sempat memperkecil margin poin, CLS tak bisa membendung serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Andy Batam dkk. Akhirnya Pelita Jaya mengakhiri perlawanan CLS dan menutup game ini dengan kemenangan.
Usai Preseason Tournament digelar, pada 16-24 November mendatang akan mulai dihelat musim reguler Speedy NBL Indonesia 2013-2014. Diawali dengan seri pertama di Malang. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








