Satya Wacana Menang di Kandang Pacific Caesar
Editor Bolanet | 20 April 2013 22:50
- Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga memulai laga perdananya pada Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Seri VI Surabaya dengan manis. Tim yang harus berjuang keras memperebutkan slot terakhir di Championship Series ini berhasil memperlebar peluang lolos, menyusul kemenangan penting atas tim yang juga berjuang lolos, Pacific Caesar, 77-59, di DBL Arena Surabaya, Sabtu (20/4).
Setelah unggul hanya dua angka di kuarter pertama, Satya Wacana menaikkan tempo serangan di kuarter kedua. Point guard pengganti Satya Wacana, Budi Sucipto menjadi dinamo utama bagi peningkatan akselerasi tim. Budi yang sangat cepat ketika melakukan penetrasi mencetak lima angka dan membawa Satya Wacana mulai menjauh dengan kedudukan 30-21.
Bersama Respati Ragil Pamungkas, Budi mengobrak-abrik pertahanan Pacific. Kecepatan dan ketajaman dua pemain ini membawa Satya Wacana dominan dan menguasai laga 28-22 di kuarter ketiga.
Sempat unggul hingga 23 poin, Satya Wacana sempat terkejar hingga 12 angka. Namun keberadaan bigman yang solid membuat usaha Pacific yang mengandalkan tusukan-tusukan ke dalam lebih banyak menghasilkan defensive rebound bagi Satya Wacana.
Dengan raihan 21 poin, Budi Sucipto mengumpulkan poin terbanyak bagi Satya Wacana. Ragil menyusul dengan 20 poin. Pada kubu Pacific, Gege Nagata terbanyak dengan 19 poin.
”Hari ini defense kami sudah berjalan bagus. Sayang, offense anak-anak masih amburadul. Banyak peluang terbuang karena mental anak-anak yang tertekan gara-gara tuntutan harus menang,” ungkap Eddy Santoso, head coach Pacific Caesar.
Walau kalah di laga pembuka, bukan berarti ambisi Pacific untuk lolos sudah tertutup rapat. Eddy masih memiliki keyakinan bahwa timnya bisa merebut tiket Championship Series. ”Untuk lolos, kami harus menang lawan Bimasakti (Nikko Steel Malang) dan Tonga BSC. Dan berdoa semoga Satya Wacana kalah dari Tonga BSC,” sambungnya. (nbl/kny)
Setelah unggul hanya dua angka di kuarter pertama, Satya Wacana menaikkan tempo serangan di kuarter kedua. Point guard pengganti Satya Wacana, Budi Sucipto menjadi dinamo utama bagi peningkatan akselerasi tim. Budi yang sangat cepat ketika melakukan penetrasi mencetak lima angka dan membawa Satya Wacana mulai menjauh dengan kedudukan 30-21.
Bersama Respati Ragil Pamungkas, Budi mengobrak-abrik pertahanan Pacific. Kecepatan dan ketajaman dua pemain ini membawa Satya Wacana dominan dan menguasai laga 28-22 di kuarter ketiga.
Sempat unggul hingga 23 poin, Satya Wacana sempat terkejar hingga 12 angka. Namun keberadaan bigman yang solid membuat usaha Pacific yang mengandalkan tusukan-tusukan ke dalam lebih banyak menghasilkan defensive rebound bagi Satya Wacana.
Dengan raihan 21 poin, Budi Sucipto mengumpulkan poin terbanyak bagi Satya Wacana. Ragil menyusul dengan 20 poin. Pada kubu Pacific, Gege Nagata terbanyak dengan 19 poin.
”Hari ini defense kami sudah berjalan bagus. Sayang, offense anak-anak masih amburadul. Banyak peluang terbuang karena mental anak-anak yang tertekan gara-gara tuntutan harus menang,” ungkap Eddy Santoso, head coach Pacific Caesar.
Walau kalah di laga pembuka, bukan berarti ambisi Pacific untuk lolos sudah tertutup rapat. Eddy masih memiliki keyakinan bahwa timnya bisa merebut tiket Championship Series. ”Untuk lolos, kami harus menang lawan Bimasakti (Nikko Steel Malang) dan Tonga BSC. Dan berdoa semoga Satya Wacana kalah dari Tonga BSC,” sambungnya. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Wuwungan Antar Stadium Bekuk Satya Wacana
Basket 18 Mei 2014, 20:35
-
Rogun Antar Satria Muda Bekuk Satya Wacana
Basket 13 Mei 2014, 20:00
-
Komink Disimpan, Pelita Jaya Tundukkan NSH GMC
Basket 13 Mei 2014, 19:45
-
Kalah dari Tomang Sakti, Rajawali Kian Terpuruk
Basket 13 Mei 2014, 17:15
-
Sritex Dragons Kembali Kalah di Tangan Sahabat Semarang
Basket 13 Mei 2014, 17:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





