Sengit Hingga Overtime, Hangtuah Benamkan CLS Knights
Editor Bolanet | 19 November 2013 23:35
- Kejutan kembali tersaji di seri pertama musim reguler Speedy National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014. Di luar dugaan, Hangtuah Sumsel IM mampu memetik kemenangan, 64-61, atas CLS Knights Surabaya di GOR Bimasakti Malang, Selasa (19/11). Ketatnya perlawanan kedua tim memaksa game ini berlanjut hingga babak overtime.
Sejak kuarter awal, CLS selalu tertekan. Beberapa kali tembakan CLS selalu gagal membuahkan poin. Hal ini dimanfaatkan oleh Hangtuah untuk melakukan serangan balasan. Hangtuah pun bisa menguasai jalannya kuarter pertama 10-9.
Memasuki kuarter kedua, game ini berjalan makin sengit. Aksi no look pass Mario 'Roe' Wuysang kepada Tony Agus yang disempurnakan melalui layup, menyamakan kedudukan CLS 20-20. Di kuarter ini, Hangtuah masih memimpin 28-25.
Di kuarter ketiga, sempat teringgal hingga 7 poin, CLS menyamakan kedudukan lewat beberapa kali serangan dan disamakan oleh layup Sandy Febiansyakh. Skor menjadi 34-34 di medio kuarter ketiga. Kedudukan seimbang, terus berlanjut karena terjadi kejar-mengejar poin. CLS dan Hangtuah memperoleh poin yang sama, yakni 38 poin di akhir kuarter ini.
CLS masih mempertahankan strategi zone defense di kuarter terakhir. Namun, CLS sempat kecolongan 2 poin karena Kim Dong-won memprotes keras keputusan wasit. Akibatnya, Hangtuah mendapat hadiah dua free throw yang dieksekusi sempurna kapten Ary Sapto.
Laga ini, mencapai puncaknya saat tembakan Ary Sapto berbuah dua angka ketika tersisa satu detik terakhir. Skor sama kuat 56-56. Pertandingan pun berlanjut di laga overtime.
Di babak tambahan, kecepatan para pemain CLS tak menurun. Namun, kecepatan pemain CLS yang baik tak diiringi akurasi yang baik. Saat pertandingan tersisa 7 detik saja, Mario mendapat 2 free throw. Saat itu, kedudukan 60-62. Kesempatan penting menambah dua poin dan menyamakan kedudukan ini gagal dimanfaatkan maksimal. Justru Hangtuah mendapat dua free throw yang berhasil disempurnakan I Gusti Ngurah Teguh. CLS pun tertunduk lesu kala buzzer akhir pertandingan berbunyi. Mereka kalah oleh Hangtuah secara dramatis.
Bagi Hangtuah, ini adalah kemenangan yang sangat emosional. Pasalnya, ini adalah kemenangan kedua mereka dari total 13 pertemuan dengan CLS di NBL Indonesia.
”Dibandingkan dengan dua laga sebelumnya, laga hari ini rasanya sangat membahagiakan sekali. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi saya lihat pemain bisa bermain lebih lepas hari ini. Mereka tampil tanpa beban. Ini hasil yang luar biasa,” ungkap Ferry Jufry, general manager Hangtuah.
Top performer di pertandingan ini, pantas disematkan pada sosok Ary Sapto. Kapten Hangtuah ini bermain apik sepanjang pertandingan dengan mengkoleksi 18 poin yang sekaligus menjadi poin tertinggi di pertandingan ini. (nbl/kny)
Sejak kuarter awal, CLS selalu tertekan. Beberapa kali tembakan CLS selalu gagal membuahkan poin. Hal ini dimanfaatkan oleh Hangtuah untuk melakukan serangan balasan. Hangtuah pun bisa menguasai jalannya kuarter pertama 10-9.
Memasuki kuarter kedua, game ini berjalan makin sengit. Aksi no look pass Mario 'Roe' Wuysang kepada Tony Agus yang disempurnakan melalui layup, menyamakan kedudukan CLS 20-20. Di kuarter ini, Hangtuah masih memimpin 28-25.
Di kuarter ketiga, sempat teringgal hingga 7 poin, CLS menyamakan kedudukan lewat beberapa kali serangan dan disamakan oleh layup Sandy Febiansyakh. Skor menjadi 34-34 di medio kuarter ketiga. Kedudukan seimbang, terus berlanjut karena terjadi kejar-mengejar poin. CLS dan Hangtuah memperoleh poin yang sama, yakni 38 poin di akhir kuarter ini.
CLS masih mempertahankan strategi zone defense di kuarter terakhir. Namun, CLS sempat kecolongan 2 poin karena Kim Dong-won memprotes keras keputusan wasit. Akibatnya, Hangtuah mendapat hadiah dua free throw yang dieksekusi sempurna kapten Ary Sapto.
Laga ini, mencapai puncaknya saat tembakan Ary Sapto berbuah dua angka ketika tersisa satu detik terakhir. Skor sama kuat 56-56. Pertandingan pun berlanjut di laga overtime.
Di babak tambahan, kecepatan para pemain CLS tak menurun. Namun, kecepatan pemain CLS yang baik tak diiringi akurasi yang baik. Saat pertandingan tersisa 7 detik saja, Mario mendapat 2 free throw. Saat itu, kedudukan 60-62. Kesempatan penting menambah dua poin dan menyamakan kedudukan ini gagal dimanfaatkan maksimal. Justru Hangtuah mendapat dua free throw yang berhasil disempurnakan I Gusti Ngurah Teguh. CLS pun tertunduk lesu kala buzzer akhir pertandingan berbunyi. Mereka kalah oleh Hangtuah secara dramatis.
Bagi Hangtuah, ini adalah kemenangan yang sangat emosional. Pasalnya, ini adalah kemenangan kedua mereka dari total 13 pertemuan dengan CLS di NBL Indonesia.
”Dibandingkan dengan dua laga sebelumnya, laga hari ini rasanya sangat membahagiakan sekali. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi saya lihat pemain bisa bermain lebih lepas hari ini. Mereka tampil tanpa beban. Ini hasil yang luar biasa,” ungkap Ferry Jufry, general manager Hangtuah.
Top performer di pertandingan ini, pantas disematkan pada sosok Ary Sapto. Kapten Hangtuah ini bermain apik sepanjang pertandingan dengan mengkoleksi 18 poin yang sekaligus menjadi poin tertinggi di pertandingan ini. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







