Senjata Baru Aspac Buat Pacific Kewalahan
Editor Bolanet | 28 November 2012 20:05
- Dell Aspac Jakarta kini punya senjata baru, yakni Andakara Prastawa. Pendatang baru ini tampil menawan sekaligus mengantarkan kemenangan timnya atas Pacific Caesar Surabaya, 58-46, dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 seri I Bandung di GOR C-Tra Arena, Rabu (28/11).
Prastawa tampil gemilang ketika Aspac sengaja ’memarkir’ Wahyu Widayat Jati dan Xaverius Prawiro dalam game ini. Disaksikan langsung oleh kedua orangtuanya (Rastafari Horongbala dan ), Prastawa memimpin perolehan angka bagi Aspac dengan donasi 19 poin dan 6 steal.
Pertandingan berjalan dengan sangat lamban di kuarter pertama. Kedua tim bersusah payah memasukan bola. Hingga akhir kuarter pertama, Pacific hanya mampu mengumpulkan tujuh poin, sementara Aspac hanya enam.
Belum ada banyak perubahan di kuarter kedua. Namun Aspac mulai mempercepat tempo melalui Prastawa. Setelah selalu gagal dalam tiga kali percobaan di kuarter pertama, Prastawa akhirnya berhasil memasukan dua tembakan tiga angka dari tiga kali percobaan.
Selain Prastawa, big man Aspac, Pringgo Regowo mulai lebih agresif mengimbangi perjuangan Isman Thoyib yang mendapat kawalan ketat dari mantan seniornya, Hari Suharsono. Aspac berhasil keluar dari kebuntuan kuarter pertama untuk mencatatkan keunggulan sementara 26-18 di akhir kuarter kedua.
Airlangga Sabara, forward Pacific yang baru hijrah dari Tonga BSC Jakarta menunjukan kelasnya di kuarter ketiga. Kekuatan Airlangga di bawah ring cukup menyulitkan Pringgo dan Thoyib. Dengan tambahan tujuh poin hanya di kuarter ketiga, Airlangga membawa timnya mendekati raihan Aspac 36-34 di akhir kuarter ketiga. Pacific hanya tertinggal dua angka.
Prastawa menggila di kuarter terakhir. Tembakan tiga angka dan jump shot Prastawa benar-benar tidak terbendung. Prastawa memasukan ketiga tembakan tiga angka yang ia lepaskan dan membukukan rata-rata 66 persen field goals hanya pada kuarter terakhir.
Performa hebat lain ditunjukan oleh Pringgo. Pemain yang langganan double-double ini kembali meraih dua digit angka pada poin dan rebound. Pringgo meraih 13 poin dan 17 rebound. Tak mau kalah, dari kubu Pacific, Airlangga yang juga sempat melakukan slam dunk juga mengemas double-double setelah membukukan 13 poin dan 12 rebound.
”Ini sangat baik untuk kemajuan mental anak-anak. Walau kalah, kita dapat mengimbangi perlawanan tim yang kelasnya jauh di atas kita,” ujar Eddy Santoso, coach Pacific Caesar Surabaya. (nbl/kny)
Prastawa tampil gemilang ketika Aspac sengaja ’memarkir’ Wahyu Widayat Jati dan Xaverius Prawiro dalam game ini. Disaksikan langsung oleh kedua orangtuanya (Rastafari Horongbala dan ), Prastawa memimpin perolehan angka bagi Aspac dengan donasi 19 poin dan 6 steal.
Pertandingan berjalan dengan sangat lamban di kuarter pertama. Kedua tim bersusah payah memasukan bola. Hingga akhir kuarter pertama, Pacific hanya mampu mengumpulkan tujuh poin, sementara Aspac hanya enam.
Belum ada banyak perubahan di kuarter kedua. Namun Aspac mulai mempercepat tempo melalui Prastawa. Setelah selalu gagal dalam tiga kali percobaan di kuarter pertama, Prastawa akhirnya berhasil memasukan dua tembakan tiga angka dari tiga kali percobaan.
Selain Prastawa, big man Aspac, Pringgo Regowo mulai lebih agresif mengimbangi perjuangan Isman Thoyib yang mendapat kawalan ketat dari mantan seniornya, Hari Suharsono. Aspac berhasil keluar dari kebuntuan kuarter pertama untuk mencatatkan keunggulan sementara 26-18 di akhir kuarter kedua.
Airlangga Sabara, forward Pacific yang baru hijrah dari Tonga BSC Jakarta menunjukan kelasnya di kuarter ketiga. Kekuatan Airlangga di bawah ring cukup menyulitkan Pringgo dan Thoyib. Dengan tambahan tujuh poin hanya di kuarter ketiga, Airlangga membawa timnya mendekati raihan Aspac 36-34 di akhir kuarter ketiga. Pacific hanya tertinggal dua angka.
Prastawa menggila di kuarter terakhir. Tembakan tiga angka dan jump shot Prastawa benar-benar tidak terbendung. Prastawa memasukan ketiga tembakan tiga angka yang ia lepaskan dan membukukan rata-rata 66 persen field goals hanya pada kuarter terakhir.
Performa hebat lain ditunjukan oleh Pringgo. Pemain yang langganan double-double ini kembali meraih dua digit angka pada poin dan rebound. Pringgo meraih 13 poin dan 17 rebound. Tak mau kalah, dari kubu Pacific, Airlangga yang juga sempat melakukan slam dunk juga mengemas double-double setelah membukukan 13 poin dan 12 rebound.
”Ini sangat baik untuk kemajuan mental anak-anak. Walau kalah, kita dapat mengimbangi perlawanan tim yang kelasnya jauh di atas kita,” ujar Eddy Santoso, coach Pacific Caesar Surabaya. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
Basket 10 Juni 2025, 12:28
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









