Sikat Sahabat Semarang, Fever Lolos ke Final WNBL
Editor Bolanet | 22 Mei 2013 20:45
Walau memiliki Gabriel Sophia yang bisa dimanfaatkan pada posisi dan situasi di paint area, di kuarter pertama Fever lebih dulu membuka poin melalui tembakan-tembakan medium. Dominasi Gabriel Sophia dimulai setelah Fever unggul 5-0. Gabriel sudah mencetak 14 poin dan delapan rebound hanya di kuarter pertama saja.
Dengan performa yang dominan, Gabriel mendapat penjagaan ketat dan keras dari para pemain Sahabat. Tak jarang, Gabriel ditempel oleh tiga pemain sekaligus. Kedua tim bermain ketat di kuarter kedua. Fever hanya mencetak tujuh angka, dan Sahabat hanya enam.
Setelah memperlebar kemenangan 55-31 di kuarter ketiga, Fever tampil lebih tenang di kuarter terakhir. Dengan akurasi 24 persen pada field goals, Sahabat sulit mengimbangi Fever yang mantap dengan rerata field goals 38 persen.
Double-double Gabriel menunjukkan dominasi pemain yang juga meraih gelar MVP ini. Gabriel membukukan mencetak 22 poin dan 14 rebound. Gabriel juga mantap dengan melakukan empat kali blok. Pada kubu Sahabat, meskipun rata-rata field goals-nya hanya 25 persen, Natasha Debby mencetak poin terbanyak dengan 13 poin.
”Karena tegang, game plan yang kami siapkan tak berjalan mulus. Inilah konsekuensinya karena tim kami diperkuat mayoritas pemain muda. Kami juga belum memiliki pemain yang mampu berperan sebagai leader di lapangan,” ujar Xaverius Wiwid, head coach Sahabat Semarang.
Sahabat bakal kembali bermain hari Jumat, untuk memperebutkan posisi ketiga. Sementara Fever bakal berlaga di partai final melawan pemenang antara Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta versus Medco Merah Putih Predators Jakarta. Kedua tim itu pernah mengalahkan Fever di musim reguler.
”Siapapun lawannya di final, kami siap. Anak-anak telah belajar banyak setelah menelan kekalahan dari mereka (Tomang Sakti dan Merah Putih). Secara pribadi saya juga berterima kasih atas kekalahan itu. Sebab, usai kekalahan itu kami mendapat momentum untuk bangkit,” papar Coach Vis, sapaan Mari Visrael Ramos Valencia pelatih kepala Fever. (wnbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







