Tembakan Faisal Buat Hangtuah Telan Kekalahan Pahit
Editor Bolanet | 14 Maret 2013 21:46
Kemenangan yang sudah di tangan Hangtuah Sumsel IM terlepas akibat longgarnya konsentrasi di detik-detik akhir. Hangtuah mendapat kesempatan dua kali tembakan bebas dan kesempatan menguasai bola setelah sebuah unsportsmanlike foul yang dilakukan oleh Bayu Anggara kepada di sisa waktu 14 detik terakhir. Hardianus gagal mengeksekusi dua tembakannya. Hangtuah yang memainkan bola kembali mendapat lemparan ke dalam setelah Agustinus Aguy Dapas Sigar kembali dilanggar enam detik menjelang laga akhir.
Petaka itu terjadi di sisa enam detik terakhir. Mei Joni melakukan lemparan ke dalam pada Aguy. Bola terlepas dan tercuri Vamiga Michel. Vamiga melakukan passing ke arah Bayu. Bayu memberikannya kepada Faisal. Tembakan underbasket dilakukan Faisal tetapi tidak menembus sasaran. Dalam kemelut, Faisal menyontek bola, masuk, tepat saat bel tanda waktu permainan berakhir berbunyi. Hangtuah langsung tertunduk.
’’Pemain berjuang sampai habis. Ini sangat luar biasa. Tapi seharusnya jangan sampai begini,’’ ucap Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach Satria Muda.
Meskipun unggul di kuarter pertama, sumber poin Satria Muda hanya berasal dari Rony Gunawan dan Galank Gunawan. Pertahanan rapat para pemain Satria Muda juga membuat Hangtuah kesulitan memberikan balasan. Satria Muda unggul 14-10.
Hangtuah memberikan perlawanan yang lebih agresif di kuarter kedua. Ahmad Junaidi yang baru bermain di kuarter ini menjadi salah satu sumber pengumpul poin utama. Selain Junaidi, Mei Joni juga mantap melakukan tusukan-tusukan berani sebelum melepaskan jumpshot di dekat ring Satria Muda. Hangtuah sedikit menguasai laga dan unggul 15-12 di akhir kuarter kedua.
Arki Dikania Wisnu yang kerap menjadi andalan Satria Muda mengalami kesulitan untuk melepaskan tembakan. Selain mendapat tempelan rapat saat akan menembak, Arki juga langsung menerima penjagaan ganda ketika melakukan penetrasi.
Hal serupa menghampiri Rony Gunawan. Center senior ini pun tak mampu memberikan tambahan angka. Sebaliknya, Hangtuah merangkak naik secara perlahan dan menutup kuarter tiga dengan keunggulan 41-35.
Hangtuah sempat memimpin hingga 10 angka di awal kuarter terakhir. Namun kesalahan-kesalahan Hangtuah dan permainan buru-buru membuat Satria Muda selalu berhasil mencuri angka demi angka. Satria Muda mampu menambah sembilan poin tanpa balas untuk memulai ketegangan di detik-detik akhir.
Poin terbanyak Satria Muda dikumpulkan oleh Rony Gunawan dengan 16 poin. Rony juga mencatatkan double-double dengan tambahan 16 rebound. Pada kubu Hangtuah, Mei Joni terbanyak dengan 17 poin, dan Junaidi menyusul dengan 11 poin.
Jumat (15/3), Satria Muda akan menjalani big match dengan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta (PJE). Menurut Ocky, panggilan Octoviarro Romely, PJE adalah lawan paling sulit ditaklukkan. PJ sekarang ini adalah tim dengan offense terbaik di NBL. Starter dan bench player sama bahayanya. Hanya PJ yang seperti itu. Aspac saja nggak gitu kok,’’ papar Ocky. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saksikan NBA Playoffs 2024/2025: Game 5 - Timberwolves vs Lakers di Vidio
Basket 30 April 2025, 17:17
-
Link Nonton NBA Playoffs Game 2: Golden State Warriors vs Houston Rockets di Vidio
Basket 23 April 2025, 17:30
-
Jadwal Pertandingan Pekan 23 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 24 Maret 2025, 16:20
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





