Bos Cruz Azul: Dibantai Real Madrid Adalah Pengalaman Berharga
Editor Bolanet | 17 Desember 2014 10:35
- Pelatih Cruz Azul, Luis Fernando Tena mengaku bisa menerima kekalahan telak 0-4 yang dialami timnya atas Real Madrid dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2014. Menurut pria 56 tahun tersebut, El Real memang berhak meraih kemenangan telak ini dan lolos ke final.
Tena juga mengakui bahwa hasil tersebut menjadi pengalaman berharga bagi timnya dalam perjalanan ke depannya. Bermain menghadapi Madrid, yang saat ini merupakan salah satu tim terkuat dunia dianggap Tena telah menjadi pelajaran berharga, apapun hasil akhirnya.
Real layak menang, mereka jauh lebih superior. Skor 4-0 adalah refleksi dari apa yang sebenarnya terjadi di atas lapangan. Kami punya banyak peluang mencetak gol, namun tak bisa memanfaatkannya, keluh Tena seperti dilansir situs resmi FIFA.
Kami mengakui bahwa Madrid memang tim yang jauh lebih baik ketimbang kami. Sebuah pengalaman berharga menghadapi tim sekuat mereka, kami telah belajar banyak dari laga tersebut. Sekarang kami akan fokus menjalani laga perebutan tempat ketiga.
Empat gol kemenangan Los Blancos dicetak oleh Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, dan Isco.[initial]
(fifa/mri)
Tena juga mengakui bahwa hasil tersebut menjadi pengalaman berharga bagi timnya dalam perjalanan ke depannya. Bermain menghadapi Madrid, yang saat ini merupakan salah satu tim terkuat dunia dianggap Tena telah menjadi pelajaran berharga, apapun hasil akhirnya.
Real layak menang, mereka jauh lebih superior. Skor 4-0 adalah refleksi dari apa yang sebenarnya terjadi di atas lapangan. Kami punya banyak peluang mencetak gol, namun tak bisa memanfaatkannya, keluh Tena seperti dilansir situs resmi FIFA.
Kami mengakui bahwa Madrid memang tim yang jauh lebih baik ketimbang kami. Sebuah pengalaman berharga menghadapi tim sekuat mereka, kami telah belajar banyak dari laga tersebut. Sekarang kami akan fokus menjalani laga perebutan tempat ketiga.
Empat gol kemenangan Los Blancos dicetak oleh Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, dan Isco.[initial]
Baca Juga
Jese: Tak Ada Saling Cemburu di Ruang Ganti Madrid
Schalke Dihadang Madrid, Aogo Malah Girang
Diundi Jumpa Madrid, CEO Schalke Bergidik Ngeri
Jese: Wibawa Ancelotti Redam Ego Pemain Madrid
Setelah Cedera, Jese Mengaku Makin Mencintai Musik
Sacchi: Sergio Ramos Tak Boleh Tiru Kaka dan Sheva
Torrado: Real Madrid Salah Satu Tim Terbaik Dalam Sejarah Sepakbola
Casillas Ingin Madrid Perpanjang Rekor di Piala Dunia Antarklub
Raul: Ronaldo Bisa Jadi Pesepakbola Terbaik Sepanjang Masa
Ronaldo: Di Era Saya, Prestasi Cristiano Tak Masuk Akal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














