Dihukum Komite Etik, Blatter Ngotot Tak Bersalah
Editor Bolanet | 8 Oktober 2015 22:36
Sebelumnya, Komite Etik pada sidang yang berlangsung pada Kamis (8/10) waktu setempat, telah menetapkan hukuman bagi Blatter. Pria asal Swiss tersebut dilarang aktif di sepakbola dalam 90 hari ke depan.
Sontak hukuman tersebut membuat Blatter kecewa berat. Ia juga tidak terima dengan perlakuan Komite Etik yang selama persidangan tidak memberinya kesempatan membela diri.
Presiden Sepp Blatter sangat kecewa karena putusan dari Komite Etik yang justru tidak mengikuti Kode Etik dan Disiplin organisasi. Pada pasal tersebut ada hak untuk memberikan pembelaan diri dan penjelasan, sergah Blatter lewat rilisnya.
Selain itu, Komite Etik juga salah paham terhadap tindakan yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Agung Swiss saat ini. Benar bahwa mereka penyelidikan dan penyidikan kasusnya tapi tidak ada penahanan terhadap Presiden, lanjutnya.
Jadi Blatter tidak bersalah, tidak terlibat kejahatan, perbuatan melanggar hukum dan apapun itu. [initial]
Baca Juga:
- Suporter Ejek Tiongkok, Timnas Hongkong Dihukum FIFA
- Inilah Penampakan Game FIFA 2022, Pemain Bisa Bakar Lawannya!
- PSSI Berharap Jokowi Bersedia Temui Perwakilan FIFA dan AFC
- Tim Transisi Sambut Baik Kedatangan Delegasi FIFA dan AFC
- Harapan Ronaldo Soal Kasus Korupsi di Tubuh FIFA
- Utusan FIFA dan AFC Akan ke Indonesia, Kemenpora Gembira
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Blatter: Raih Ballon d'Or Messi, Akan Catat Sejarah
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 09:41
-
Blatter: Jika Bersalah, Madrid Akan Dihukum Layaknya Barca
Liga Spanyol 16 Desember 2015, 09:12
-
Ronaldo Tak Mau Bahas Adegan Filmnya Dengan Sepp Blatter
Piala Dunia 10 November 2015, 05:18
-
Pele Tak Ingin Jadi Presiden FIFA
Bola Dunia Lainnya 13 Oktober 2015, 03:43
-
Dihukum Komite Etik, Blatter Ngotot Tak Bersalah
Bola Dunia Lainnya 8 Oktober 2015, 22:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

