Enggan Angkut Kontingen Olimpiade, Garuda Indonesia Dikritik
Editor Bolanet | 18 Juli 2012 12:20
- Sejumlah kalangan menyesalkan PT Garuda indonesia sebagai perusahaan penerbangan terbesar di dalam negeri tidak mendukung keberangkatan atlet Indonesia ke Olimpiade London 2012.
Kontingen olahraga Indonesia yang akan berangkat ke Olimpiade, London, Inggris, semula memang direncanakan akan naik pesawat Garuda Indonesia. Namun rencana itu batal dan kontingen akan bertolak menggunakan perusahaan penerbangan Qatar Airline.
Sebenarnya kami merasa bangga dengan ikutnya Bambang Pamungkas sebagai pembawa api obor Olimpiade di Inggris. Namun batalnya Garuda mengangkut kontingen Indonesia mengakibatkan situasinya kurang nyaman, ungkap Deputi Bidang Pembinaan dan Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Joko Pekik dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Joko Pekik mengatakan, kontingen Indonesia yang dikirim ke Olimpiade di London terdiri atas 21 atlet dari tujuh cabang olah raga, mulai dari bulutangkis, atletik, angkat besi, panahan, menembak anggar dan renang. Ia menambahkan, batalnya Garuda memboyong atlet Indonesia ke London, terungkap dalam rapat antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Kontingen Olimpiade Indonesia (KOI), ketika membahas persiapan keberangkatan kontingen baru-baru ini.
Dan anggota DPR, Abdul Hakam Naja menanggapi keberatan Garuda untuk mengangkut kontingen olahraga Indonesia ke pentas Olimpiade London yang akan berlangsung 27 Juli hingga 12 Agustus 2012 ini. Ia menyebutkan sebaiknya Garuda menyediakan fasilitas bagi kontingen atlet Indonesia ke mancanegara. Menurut Hakam itu dikarenakan Garuda Indonesia adalah perusahaan penerbangan nasional terbesar dan milik negara.
Memang saat ini, katanya, masih ada problem regulasi yang harus dipatuhi Garuda Indonesia untuk masuk ke London. Namun, Garuda masih boleh mendarat atau landing di Amsterdam, Belanda dan jarak kedua negara itu tidak terlalu jauh. Hakam menambahkan, demi menghemat anggaran negara, maka sebaiknya Garuda tetap mendukung keberangkatan kontingen atlet Indonesia. Nantinya kan, tiket yang dibeli bisa dikembalikan pada negara, tegasnya.
Ia mengatakan, apa pun keputusan yang telah diambil oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait teknis keberangkatan kontingen Indonesia ke Olimpiade, maka sebaiknya tidak merugikan para atlet. Atlet kita harus diberikan dukungan penuh agar hasilnya maksimal di Olimpiade nanti, dan berhasil membawa emas, ujarnya.
Sementara itu anggota Komisi X DPR dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Reni Marlinawati Amin juga menyayangkan sikap Garuda Indonesia yang enggan memberikan dukungannya pada kontingen Indonesia untuk mengikuti Olimpiade di London.
Menurutnya sikap itu bertentangan dengan semangat nasionalisme yang harusnya diutamakan Garuda Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kalau sikapnya seperti itu, menunjukkan Garuda hanya menggunakan kepentingannya saja dan sepertinya bukan BUMN, katanya.
Sebagai BUMN, lanjut dia, tanpa diminta pun seharusnya Garuda menawarkan diri untuk ikut serta mendukung Indonesia di Olimpiade sebagai bentuk keberpihakan terhadap kepentingan nasional. Prestasi Indonesia di kancah olahraga internasional itu menjadi pencapaian nasional dan wajib untuk didukung, terlebih oleh BUMN, tegasnya.
Ia pun meminta Kemenpora mengirimkan surat resmi ke kementerian BUMN agar Garuda bisa memberikan dukungannya terkait keikutsertaan kontingen Indonesia di olimpiade. Tanpa itu pun harusnya Garuda proaktif. Toh kesuksesan kontingen kita di ajang dunia juga menjadi kesuksesan Garuda, kata Reni. (ant/row)
Kontingen olahraga Indonesia yang akan berangkat ke Olimpiade, London, Inggris, semula memang direncanakan akan naik pesawat Garuda Indonesia. Namun rencana itu batal dan kontingen akan bertolak menggunakan perusahaan penerbangan Qatar Airline.
Sebenarnya kami merasa bangga dengan ikutnya Bambang Pamungkas sebagai pembawa api obor Olimpiade di Inggris. Namun batalnya Garuda mengangkut kontingen Indonesia mengakibatkan situasinya kurang nyaman, ungkap Deputi Bidang Pembinaan dan Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Joko Pekik dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Joko Pekik mengatakan, kontingen Indonesia yang dikirim ke Olimpiade di London terdiri atas 21 atlet dari tujuh cabang olah raga, mulai dari bulutangkis, atletik, angkat besi, panahan, menembak anggar dan renang. Ia menambahkan, batalnya Garuda memboyong atlet Indonesia ke London, terungkap dalam rapat antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Kontingen Olimpiade Indonesia (KOI), ketika membahas persiapan keberangkatan kontingen baru-baru ini.
Dan anggota DPR, Abdul Hakam Naja menanggapi keberatan Garuda untuk mengangkut kontingen olahraga Indonesia ke pentas Olimpiade London yang akan berlangsung 27 Juli hingga 12 Agustus 2012 ini. Ia menyebutkan sebaiknya Garuda menyediakan fasilitas bagi kontingen atlet Indonesia ke mancanegara. Menurut Hakam itu dikarenakan Garuda Indonesia adalah perusahaan penerbangan nasional terbesar dan milik negara.
Memang saat ini, katanya, masih ada problem regulasi yang harus dipatuhi Garuda Indonesia untuk masuk ke London. Namun, Garuda masih boleh mendarat atau landing di Amsterdam, Belanda dan jarak kedua negara itu tidak terlalu jauh. Hakam menambahkan, demi menghemat anggaran negara, maka sebaiknya Garuda tetap mendukung keberangkatan kontingen atlet Indonesia. Nantinya kan, tiket yang dibeli bisa dikembalikan pada negara, tegasnya.
Ia mengatakan, apa pun keputusan yang telah diambil oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait teknis keberangkatan kontingen Indonesia ke Olimpiade, maka sebaiknya tidak merugikan para atlet. Atlet kita harus diberikan dukungan penuh agar hasilnya maksimal di Olimpiade nanti, dan berhasil membawa emas, ujarnya.
Sementara itu anggota Komisi X DPR dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Reni Marlinawati Amin juga menyayangkan sikap Garuda Indonesia yang enggan memberikan dukungannya pada kontingen Indonesia untuk mengikuti Olimpiade di London.
Menurutnya sikap itu bertentangan dengan semangat nasionalisme yang harusnya diutamakan Garuda Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kalau sikapnya seperti itu, menunjukkan Garuda hanya menggunakan kepentingannya saja dan sepertinya bukan BUMN, katanya.
Sebagai BUMN, lanjut dia, tanpa diminta pun seharusnya Garuda menawarkan diri untuk ikut serta mendukung Indonesia di Olimpiade sebagai bentuk keberpihakan terhadap kepentingan nasional. Prestasi Indonesia di kancah olahraga internasional itu menjadi pencapaian nasional dan wajib untuk didukung, terlebih oleh BUMN, tegasnya.
Ia pun meminta Kemenpora mengirimkan surat resmi ke kementerian BUMN agar Garuda bisa memberikan dukungannya terkait keikutsertaan kontingen Indonesia di olimpiade. Tanpa itu pun harusnya Garuda proaktif. Toh kesuksesan kontingen kita di ajang dunia juga menjadi kesuksesan Garuda, kata Reni. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

