Rapor 10 Eks Pemain Diaspora Timnas Indonesia di BRI Super League 2025/2026: Hanya 3 yang Bermain Reguler?

Rapor 10 Eks Pemain Diaspora Timnas Indonesia di BRI Super League 2025/2026: Hanya 3 yang Bermain Reguler?
Selebrasi gol Thom Haye untuk Persib Bandung pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib Bandung

Bola.net - Fenomena menarik muncul setelah Timnas Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026. Banyak pemain diaspora Timnas Indonesia yang sebelumnya berkarier di Eropa memilih melanjutkan karier di kompetisi domestik.

Sejumlah nama yang sempat menjadi bagian dari proyek naturalisasi kini memperkuat klub-klub di BRI Super League 2025/2026. Mereka datang dengan latar belakang pengalaman sepak bola Eropa yang cukup kuat.

Namun, perjalanan mereka di kompetisi Indonesia tidak selalu berjalan mulus. Sebagian mampu beradaptasi cepat, tetapi ada pula yang masih kesulitan mendapatkan tempat utama.

Dari sepuluh pemain eks diaspora yang kini bermain di BRI Super League, hanya beberapa yang mampu tampil reguler dan memberi dampak signifikan bagi timnya.

Jordi Amat - Pilar Penting Persija

Jordi Amat - Pilar Penting Persija

Aksi Jordi Amat ketika membela Persija Jakarta pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Jordi Amat menjadi salah satu eks diaspora yang tampil paling konsisten musim ini. Pengalamannya di level internasional membuatnya cepat beradaptasi dengan atmosfer Persija Jakarta.

Bek berusia 33 tahun itu sudah memainkan 21 pertandingan di BRI Super League. Menariknya, ia kini kerap dimainkan sebagai gelandang bertahan dan mampu menjalankan peran tersebut dengan solid.

Pertandingan Selanjutnya
Liga 1 Liga 1 | 9 Maret 2026
Persib Bandung Persib Bandung
20:30 WIB
Persik Kediri Persik Kediri

Rafael Struick - Masih Mencari Bentuk Terbaik

Rafael Struick - Masih Mencari Bentuk Terbaik

Rafael Struick merayakan golnya ke gawang Shan United di laga AFC Challenge Cup. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Rafael Struick datang ke Dewa United dengan harapan dapat menghidupkan kembali performanya. Dua musim terakhir memang menjadi periode yang cukup sulit bagi penyerang muda tersebut.

Namun hingga kini belum terlihat peningkatan signifikan. Dari 11 pertandingan yang dimainkan, Struick belum mencetak gol dan bahkan mulai kehilangan menit bermain.

Thom Haye - Otak Permainan Persib

Thom Haye - Otak Permainan Persib

Duel antara Thom Haye dan Allano Lima pada laga Persib vs Persija di BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Thom Haye menjadi salah satu pemain diaspora yang langsung memberi dampak besar di BRI Super League. Gelandang Persib Bandung itu tampil sangat konsisten sepanjang musim.

Perannya di klub juga sedikit berbeda dibanding di Timnas Indonesia. Jika di Timnas dikenal sebagai gelandang bertahan, di Persib Haye lebih sering beroperasi sebagai motor serangan.

Eliano Reijnders - Pemain Serbabisa Maung Bandung

Eliano Reijnders - Pemain Serbabisa Maung Bandung

Eliano Reijnders beraksi dalam laga Persib Bandung vs Bhayangkara Presisi Lampung FC di BRI Super League 2025/2026. (c) ILeague

Kehadiran Eliano Reijnders sempat diragukan banyak pihak. Performanya bersama Timnas Indonesia sebelumnya memang belum sepenuhnya stabil.

Namun di bawah arahan Bojan Hodak, Eliano berkembang menjadi pemain penting Persib. Ia telah memainkan 18 pertandingan dan sering digunakan di berbagai posisi.

Jens Raven - Opsi Menarik di Bali United

Jens Raven - Opsi Menarik di Bali United

Ekspresi Jens Raven pada laga Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar di fase grup SEA Games 2025 (c) Bagaskara Lazuardi

Jens Raven mendapatkan kesempatan bermain yang cukup di Bali United. Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, ia tetap mendapat ruang dalam rotasi tim.

Sejauh ini Raven sudah tampil dalam 17 pertandingan di BRI Super League. Ia mencatat satu gol dan dua assist, sebuah catatan yang masih bisa berkembang.

Mauro Zijlstra - Terhambat Persaingan dan Cedera

Mauro Zijlstra - Terhambat Persaingan dan Cedera

Joey Pelupessy, Mauro Zijlstra, dan Calvin Verdonk saat membela Timnas Indonesia pada laga melawan Lebanon (c) Abdul Aziz

Situasi sulit dialami Mauro Zijlstra di Persija Jakarta. Persaingan ketat di lini depan membuatnya kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.

Kondisinya semakin berat karena ia sempat mengalami cedera. Bergabung pada tengah musim membuat proses adaptasinya juga tidak berjalan ideal.

Ivar Jenner - Kontrak Singkat di Dewa United

Ivar Jenner - Kontrak Singkat di Dewa United

Aksi Ivar Jenner ketika membela Dewa United di BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Ivar Jenner memutuskan bergabung dengan Dewa United dengan kontrak jangka pendek. Tujuannya jelas, yakni tetap bermain sambil menunggu peluang kembali ke Eropa.

Namun kontribusinya masih terbatas. Dari empat pertandingan yang dimainkan, Jenner belum pernah tampil penuh selama 90 menit.

Dion Markx - Persaingan Ketat di Lini Belakang

Dion Markx - Persaingan Ketat di Lini Belakang

Pemain Persib Bandung, Dion Markx (c) Dok. Persib

Kepindahan Dion Markx ke Persib Bandung sempat mengejutkan banyak pihak. Proses transfernya terjadi tanpa rumor besar sebelumnya.

Akan tetapi, Markx belum mendapatkan kesempatan reguler. Ia baru sekali tampil di BRI Super League karena harus bersaing dengan Kakang Rudianto di posisi bek kanan.

Shayne Pattynama - Harus Menunggu Kesempatan

Shayne Pattynama - Harus Menunggu Kesempatan

Aksi Shayne Pattynama pada laga Persita vs Persija di BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Shayne Pattynama bergabung dengan Persija Jakarta setelah sebelumnya bermain untuk Buriram United. Namun kedatangannya tidak langsung membuatnya menjadi pilihan utama.

Pelatih Maurizio Souza lebih sering memainkan Dony Tri Pamungkas sebagai bek kiri. Pattynama pun kerap masuk sebagai opsi dari bangku cadangan.

Cyrus Margono - Belum Mendapat Debut

Cyrus Margono - Belum Mendapat Debut

Kiper Cyrus Margono. (c) dok.Persija.id

Cyrus Margono memiliki cerita yang cukup unik. Meski telah berstatus WNI, ia belum pernah membela Timnas Indonesia di level mana pun.

Situasinya di Persija juga tidak mudah. Persaingan dengan Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa membuatnya belum mendapatkan kesempatan debut di BRI Super League musim ini.