Finalissima Argentina vs Spanyol Resmi Batal, Lionel Messi Kecewa
Afdholud Dzikry | 16 Maret 2026 13:19
Bola.net - Ambisi Lionel Messi meraih trofi ke-49 dalam kariernya harus terhambat. Kabar mengecewakan datang setelah laga bergengsi Finalissima resmi dibatalkan.
Kapten Timnas Argentina itu dilaporkan sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Pasalnya, Messi menganggap duel lawan Spanyol sebagai ujian krusial sebelum Piala Dunia.
Laga ini mempertemukan Argentina selaku jawara Copa America 2024 dan Spanyol sebagai kampiun Euro 2024. Qatar awalnya dipilih menjadi panggung pertarungan dua raksasa dunia tersebut.
Namun, situasi politik yang memanas di kawasan tersebut memaksa otoritas membatalkan pertandingan. Keputusan ini menghapus harapan fans melihat duel kelas berat di bulan Maret.
Kegagalan Diplomasi UEFA dan CONMEBOL
Proses negosiasi antara UEFA dan CONMEBOL menemui jalan buntu terkait jadwal dan lokasi baru. Pihak Argentina sebenarnya sempat menawarkan alternatif tanggal untuk menyelamatkan pertandingan.
AFA menyarankan laga digeser ke 31 Maret demi menjaga kelangsungan Finalissima. Sayangnya, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak UEFA.
"UEFA menjajaki alternatif lain, namun masing-masing akhirnya terbukti tidak dapat diterima oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina," bunyi pernyataan resmi UEFA.
Pihak CONMEBOL juga mengonfirmasi bahwa tawaran tanggal baru dari Argentina dianggap tidak memungkinkan. Hal ini memicu pembatalan total turnamen yang sangat dinantikan tersebut.
Messi Tidak Terlibat dalam Pembatalan
Muncul spekulasi bahwa Lionel Messi ikut memengaruhi batalnya laga ini. Namun, sumber internal memastikan La Pulga sama sekali tidak terlibat dalam meja perundingan.
Bintang Inter Miami itu justru berada di posisi yang sangat ingin bertanding. Ia ingin menjadikan Finalissima sebagai ajang koleksi gelar juara yang semakin mempertegas statusnya.
"Messi tidak terlibat dalam diskusi yang menyebabkan pembatalan tersebut," ungkap seorang sumber kepada ESPN.
Bagi Messi, setiap laga bersama Albiceleste adalah momentum untuk membangun chemistry tim. Ia melihat Finalissima sebagai kesempatan emas untuk meraih gelar ke-49 sepanjang sejarah profesionalnya.
"Kapten Argentina memandang pertandingan ini sebagai peluang untuk meraih gelar tim ke-49 dalam kariernya," tambah sumber tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:03
-
Casemiro Sepakat Gabung Inter Miami
Liga Inggris 20 Juni 2026, 19:48
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








