HWC 2012: Indonesia Menang Telak Dari Yunani
Editor Bolanet | 8 Oktober 2012 11:22
- Indonesia berhasil menundukkan Yunani 9-3 (2-1) pada ajang street soccer Homeless World Cup 2012 di Plaza de la Constitucion, Zocalo Mexico City, Minggu (7/10) waktu setempat.
Empat gol Indonesia dicetak oleh Adik Mardiana Irawan, tiga gol disumbangkan oleh Mozes Manuhutu sementara dua gol lainnya dicetak kapten tim Bongsu Hasibuan. Sempat terkendala iklim di babak pertama, performa Indonesia kemudian meningkat pesat di babak kedua.
Kami diinstruksikan bermain menekan. Begitu kehilangan bola, mereka harus kembali mengejar bola dan tetap melakukan tekanan. Saya kira strategi ini cukup berhasil meski pada babak pertama banyak kesempatan terbuang, ucap kapten tim, Bongsu.
Perbedaan jenis lapang yang biasa digunakan cukup berpengaruh pada pergerakan sehingga pemain lebih berhati-hati karena empuk lapangan sintetis, selama ini tim Indonesia berlatih di lapangan keras.
Sementara itu Manajer tim Feffi Arhemsyah menyebutkan, kondisi jetlag para pemainnya masih mendera dan berpengaruh pada permainan tim. Para pemain bertanding merasa bermain seolah telah begadang dengan mata yang masih kemerahan. Konsentrasi mereka belum optimal namun syukur akhirnya bisa mengatasi tim Yunani, kata Febby.
Perjuangan duta olahraga Indonesia di ajang HWC 2012 itu disaksikan Duta Besar Indonesia untuk Meksiko Hamdani Djafar bersama sejumlah staf KBRI. HWC 2012 di Meksiko diikuti oleh 62 negara yang dibuka pada Sabtu (6/10) waktu setempat. (ant/mac)
Empat gol Indonesia dicetak oleh Adik Mardiana Irawan, tiga gol disumbangkan oleh Mozes Manuhutu sementara dua gol lainnya dicetak kapten tim Bongsu Hasibuan. Sempat terkendala iklim di babak pertama, performa Indonesia kemudian meningkat pesat di babak kedua.
Kami diinstruksikan bermain menekan. Begitu kehilangan bola, mereka harus kembali mengejar bola dan tetap melakukan tekanan. Saya kira strategi ini cukup berhasil meski pada babak pertama banyak kesempatan terbuang, ucap kapten tim, Bongsu.
Perbedaan jenis lapang yang biasa digunakan cukup berpengaruh pada pergerakan sehingga pemain lebih berhati-hati karena empuk lapangan sintetis, selama ini tim Indonesia berlatih di lapangan keras.
Sementara itu Manajer tim Feffi Arhemsyah menyebutkan, kondisi jetlag para pemainnya masih mendera dan berpengaruh pada permainan tim. Para pemain bertanding merasa bermain seolah telah begadang dengan mata yang masih kemerahan. Konsentrasi mereka belum optimal namun syukur akhirnya bisa mengatasi tim Yunani, kata Febby.
Perjuangan duta olahraga Indonesia di ajang HWC 2012 itu disaksikan Duta Besar Indonesia untuk Meksiko Hamdani Djafar bersama sejumlah staf KBRI. HWC 2012 di Meksiko diikuti oleh 62 negara yang dibuka pada Sabtu (6/10) waktu setempat. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








