Messi dan Ronaldo Apes di Hari yang Sama
Editor Bolanet | 6 Juli 2015 12:57
- Kekalahan di partai final Copa America 2015 kemarin menimbulkan berbagai komentar yang utamanya ditujukan kepada kapten Tango, Lionel Messi. Sebagai pemain yang luar biasa hebat -sehingga dijuluki Alien, Messi selalu gagal mempersembahkan gelar bagi negaranya di level senior.
Sebagaimana diketahui, Argentina memang tampil sangat berbeda ketika menghancurkan 6-1 di babak semifinal beberapa waktu yang lalu. Melawan , Albiceleste tidak mampu mendobrak pertahanan La Roja yang digalang oleh Gary Medel dan Mauricio Isla.
Kekecewaan Messi yang terlihat di akhir pertandingan pun mengingatkan publik sepakbola dunia bagaimana kekecewaan yang juga dirasakan oleh rival La Pulga, Cristiano Ronaldo, saat kalah di final perhelatan Euro 2004. Uniknya, kejadian tersebut persis dengan kekalahan Argentina kemarin, yakni 4 Juli.
Ya, melawan tim di partai puncak, Ronaldo yang saat itu baru merasakan kegemilangannya di Manchester United, gagal membawa Portugal menang. Sejatinya, Portugal di tahun tersebut di huni oleh pemain-pemain papan atas macam Luis Figo, Deco dan Nuno Gomez. Selecao juga dilatih oleh mantan pelatih Brasil saat sukses meraih gelar Piala Dunia 2002, Luiz Felipe Scolari.
Ronaldo sendiri menjadi pusat perhatian setelah tampil sangat impresif di Premier League, tak pelak beban untuk membawa negaranya juara pun ditangguhkan kepadanya. Sayang, Portugal yang tampil menjanjikan hingga menembus partai final, nyatanya harus rela ditumbangkan oleh kuda hitam, Yunani 0-1 lewat gol Angelos Charisteas.
Sebelumnya, di babak penyisihan grup, Portugal juga menelan kekalahan 1-2 dari Yunani. Dua gol dari Giorgos Karagounis dan Angelos Banisas hanya mampu dibalas oleh satu gol Ronaldo.
Sama dengan yang dirasakan oleh Messi, Ronaldo pun seakan kehilangan gairah dan tertunduk lesu setelah mengetahui timnya kalah dari Yunani di partai puncak. Hingga kini, kedua pemain yang disebut terbaik di dunia itu masih belum mampu memberikan gelar apa-apa bagi negaranya.[initial]
(bola/yp)
Sebagaimana diketahui, Argentina memang tampil sangat berbeda ketika menghancurkan 6-1 di babak semifinal beberapa waktu yang lalu. Melawan , Albiceleste tidak mampu mendobrak pertahanan La Roja yang digalang oleh Gary Medel dan Mauricio Isla.
Kekecewaan Messi yang terlihat di akhir pertandingan pun mengingatkan publik sepakbola dunia bagaimana kekecewaan yang juga dirasakan oleh rival La Pulga, Cristiano Ronaldo, saat kalah di final perhelatan Euro 2004. Uniknya, kejadian tersebut persis dengan kekalahan Argentina kemarin, yakni 4 Juli.
Ya, melawan tim di partai puncak, Ronaldo yang saat itu baru merasakan kegemilangannya di Manchester United, gagal membawa Portugal menang. Sejatinya, Portugal di tahun tersebut di huni oleh pemain-pemain papan atas macam Luis Figo, Deco dan Nuno Gomez. Selecao juga dilatih oleh mantan pelatih Brasil saat sukses meraih gelar Piala Dunia 2002, Luiz Felipe Scolari.
Ronaldo sendiri menjadi pusat perhatian setelah tampil sangat impresif di Premier League, tak pelak beban untuk membawa negaranya juara pun ditangguhkan kepadanya. Sayang, Portugal yang tampil menjanjikan hingga menembus partai final, nyatanya harus rela ditumbangkan oleh kuda hitam, Yunani 0-1 lewat gol Angelos Charisteas.
Sebelumnya, di babak penyisihan grup, Portugal juga menelan kekalahan 1-2 dari Yunani. Dua gol dari Giorgos Karagounis dan Angelos Banisas hanya mampu dibalas oleh satu gol Ronaldo.
Sama dengan yang dirasakan oleh Messi, Ronaldo pun seakan kehilangan gairah dan tertunduk lesu setelah mengetahui timnya kalah dari Yunani di partai puncak. Hingga kini, kedua pemain yang disebut terbaik di dunia itu masih belum mampu memberikan gelar apa-apa bagi negaranya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
-
Kronologi Retaknya Hubungan Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus di Timnas Portugal
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 22:13
-
Tribut Berkelas Luka Modric untuk Lionel Messi: Ia Sering Buat Saya Menderita!
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




