Kisah Sukses Mathieu Flamini Pimpin Perusahaan Bernilai Rp500 Triliun Menginspirasi Ryan Babel, Kini Punya 30 Properti di Belanda dan UEA
Richard Andreas | 7 Maret 2026 12:06
Bola.net - Karier sepak bola profesional memang gemerlap, tapi usianya pendek. Sekitar 60 persen pemain Premier League tercatat bangkrut dalam lima tahun setelah pensiun.
Tren serupa juga menghantui atlet di NBA dan NFL. Fakta itu mendorong mantan pemain Liverpool dan Fulham, Ryan Babel, lantang mengingatkan pentingnya investasi sejak dini.
Babel menyuarakan hal itu lewat podcast terbarunya, The Legacy Show by Sport Legacy. Ia mengangkat kisah Mathieu Flamini sebagai contoh nyata pesepak bola yang sukses membangun kehidupan setelah pensiun.
Flamini kini menjabat CEO GF Biochemicals, perusahaan produksi asam levulinat sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti produk berbasis minyak bumi. Valuasi perusahaannya disebut mencapai 30 miliar euro (Rp510 triliun).
Kenal ketika Masih Aktif Bermain
Babel mengaku mengenal karakter Flamini saat keduanya masih aktif di lapangan. Meski bukan yang paling berbakat, Flamini dikenal punya etos kerja di atas rata-rata.
"Saat saya bermain melawan Flamini, pelatih selalu mengatakan dia bukan gelandang yang paling berbakat. Namun etos kerjanya, intensitasnya, selalu di atas rata-rata," ujar Babel.
Kesuksesan Flamini bukan kebetulan, melainkan hasil perencanaan matang sejak masih bermain. Ia memakai penghasilan dari sepak bola sebagai modal awal untuk mewujudkan visi bisnisnya di bidang lingkungan.
"Dia selalu punya dua passion sejak dulu, sepak bola dan sustainability. Kebanyakan orang hanya fokus pada satu hal, tapi Flamini berpikir strategis sejak awal. Kesuksesannya di sepak bola ia gunakan untuk mendanai solusi bagi isu lingkungan," kata Babel.
Mathieu Flamini Jadi Inspirasi
Flamini menjadi inspirasi Babel untuk membangun portofolio investasi sendiri. Mantan winger Belanda itu kini memiliki sekitar 30 properti di Belanda dan Uni Emirat Arab.
Babel tidak berjalan sendiri dalam perjalanan ini. Bersama mantan pemain Ajax, Soufyan Daafi, ia membangun platform Sport Legacy untuk membantu atlet mempersiapkan masa depan finansial mereka.
"Sport Legacy hadir dengan misi sederhana namun penting, mengubah pola pikir atlet dari sekadar mengejar gemerlap jangka pendek menuju investasi jangka panjang," tegas Daafi.
Gaya Hidup dari Pendapatan Pasif
Daafi menegaskan gaya hidup mewah bukan hal terlarang. Yang terpenting, gaya hidup itu dibiayai dari pendapatan pasif yang stabil.
Sport Legacy sudah menggandeng sejumlah pemain muda Eropa. Di antaranya Kian Fitz-Jim dari Ajax, Said Hamulic dari Toulouse, dan Anass Salah-Eddine dari AS Roma.
Fenomena ini dinilai relevan pula bagi Indonesia. Banyak atlet Tanah Air masih belum memiliki perencanaan finansial yang memadai untuk menghadapi masa setelah pensiun.
Babel berharap semakin banyak pesepak bola yang pulang dari lapangan bukan hanya dengan trofi. Tapi juga dengan masa depan finansial yang terjamin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




