Langkah Awal Jobe Bellingham: Bakal jadi 'The Next' Jude Bellingham atau Frank Lampard?
Asad Arifin | 22 Juni 2025 07:40
Bola.net - Nama Bellingham kembali menjadi sorotan di panggung sepak bola dunia. Namun kali ini bukan Jude, sang bintang Real Madrid, melainkan sang adik: Jobe Bellingham. Dalam gelaran Piala Dunia Antarklub 2025, Jobe tampil membela Borussia Dortmund.
Pada pertandingan melawan Mamelodi Sundowns, Jobe mencetak satu gol penting yang menjadi sinyal kuat bahwa dirinya tak sekadar menumpang nama besar sang kakak. Ia tampaknya sedang merintis kejayaan atas nama sendiri.
Laga tersebut menjadi panggung ideal bagi Jobe. Ia mencetak gol melalui pergerakan terlambat ke kotak penalti—sebuah ciri khas yang bukan hanya mengingatkan pada Jude. Dortmund pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-3.
Gaya bermain, cara berlari, hingga selebrasi gol Jobe memang membangkitkan ingatan tentang Jude Bellingham. Namun bagi John Obi Mikel, mantan gelandang Chelsea, justru sosok Frank Lampard yang terbayang saat melihat aksi Jobe.
"Dia mengingatkan saya pada pemain yang pernah bermain bersama saya, Frank Lampard. 20 gol setiap musim dengan berada di sana dan datang pada waktu yang tepat. Saya pikir dia akan mencetak banyak gol untuk Dortmund," ujar Mikel kepada DAZN.
Mewarisi Jejak Lampard atau Mengikuti Langkah Jude?

Perbandingan dengan Lampard tentu bukan hal yang sepele. Frank Lampard dikenal sebagai gelandang haus gol yang mampu mencetak lebih dari 20 gol per musim saat masih memperkuat Chelsea. Bahkan, ia masih tercatat sebagai top skor sepanjang masa The Blues.
Menurut Mikel, naluri Jobe untuk muncul dari lini kedua, menemukan ruang, dan menyelesaikan peluang pada saat yang tepat sangat mirip dengan gaya permainan Lampard di masa kejayaannya.
"Terkadang mudah bagi seorang gelandang untuk mengoper bola lalu diam saja. Tetapi tidak, dia ingin datang terlambat di kotak penalti. Dia ingin berada di sana saat bola jatuh," kata Mikel.
"Yang saya suka darinya adalah dia sangat langsung. Begitu dia menguasai bola, dia melihat ke atas, mengumpan ke depan, berlari ke depan. Dia ingin tiba di kotak penalti pada waktu yang tepat, dan itulah yang dia lakukan," sambungnya.
Bukan Warisan, Tapi Hasil Kerja Keras

Jobe menegaskan bahwa kontribusi gol serta gaya bermainnya merupakan hasil latihan intensif, bukan sekadar warisan darah atau talenta bawaan. Dalam wawancara usai laga, ia menyatakan bahwa instingnya merupakan buah dari proses latihan yang panjang.
"Saya berlatih itu berkali-kali, bukan penyelesaian yang tepat, tetapi datang terlambat di tepi kotak penalti sebagai gelandang adalah sesuatu yang harus Anda kuasai dengan sangat baik," kata eks pemain Sunderland.
"Jika Anda dapat mencetak gol, jika Anda dapat menyumbangkan gol-gol semacam itu dalam jumlah tertentu per musim, maka Anda melakukannya dengan sangat baik. Saya sangat senang karena itu adalah sesuatu yang saya latih sejak kecil," tegasnya.
Sumber: DAZN, BBC SPORT
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









