Masih Ingat Javier Mascherano? Pemain dengan Koleksi 2 Emas Olimpiade Secara Beruntun
Afdholud Dzikry | 15 Juli 2021 11:31
Bola.net - Di panggung olimpiade, sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga yang paling ditunggu. Sebagai olahraga paling populer di dunia, sepak bola selalu mendapatkan antusiasme tinggi dari penggemarnya.
Setiap pesepak bola pasti bertekad untuk menorehkan prestasi, baik di level klub maupun timnas. Selain itu, mendulang banyak gol dan juga mendapatkan penghargaan pribadi tentu bakal semakin membuat bangga.
Semuanya akan semakin lengkap jika seorang pesepak bola mampu mengukir rekor. Satu di antara pemain yang sukses di Olimpiade adalah Javier Mascherano.
Eks pemain Timnas Argentina tersebut pernah memperoleh dua medali emas Olimpiade secara beruntun. Lantas, seperti apa kiprah Javier Mascherano di Olimpiade? Berikut ini adalah ulasan selengkapnya.
Medali Emas di Olimpiade Athena 2004

Di Olimpiade Athena 2004, Javier Mascherano berhasil membawa Timnas Argentina merengkuh medali emas. Ketika itu, Tim Tango berada di Grup C bersama Australia, Tunisia, dan Serbia & Montenegro.
Timnas Argentina berhasil lolos ke perempat final dengan status juara grup dengan nilai sempurna sembilan. Pada laga pembuka Grup C, La Albeceleste menang 6-0 atas Serbia dan Montenegro.
Argentina kemudian menghempaskan Tunisia berkat gol yang dicetak oleh Carlos Tevez dan Javier Saviola. Pada laga terakhir fase grup, Timnas Argentina meraih kemenangan atas Australia berkat gol tunggal dari Andres D’Alessandro.
Tren kemenangan Tim Tango terus berlanjut pada perdelapan final hingga ke final. Argentina menang 4-0 atas Kosta Rika pada perempat final, menang 3-0 atas Italia pada semifinal, serta membungkam Paraguay dengan skor 1-0 di final.
Medali Emas di Olimpiade Beijing 2008

Empat tahun setelahnya di Olimpiade Beijing 2008, Javier Mascherano Kembali membawa Argentina memenangkan medali emas.
Tergabung di Grup A, Argentina berhasil mengalahkan Pantai Gading (2-1), Australia (1-0), dan Serbia (2-0). Pada perempat final, Tim Tango membungkam Belanda lewat extra time dengan skor akhir 2-1.
Selanjutnya pada semifinal, Timnas Argentina berhasil mengalahkan Brasil dengan skor 3-0. Pada partai final, Argentina berhasil mengalahkan Nigeria berkat gol Angel Di Maria pada menit ke-58.
Hasil tersebut tidak hanya membuat Argentina meraih medali emas Olimpiade secara back to back, namun juga tak terkalahkan dalam dua ajang tersebut.
Selain itu, Javier Mascherano menjadi salah satu pemain paling sukses di ajang Olimpiade, karena berhasil meraih dua medali emas Olimpiade secara beruntun.
Dukung tim kebangganmu bertanding dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 yang akan disiarkan secara gratis melalui aplikasi Vidio.
Disadur dari: Bola.com (Andrya Nabil/Rizki Hidayat)
Jangan Lewatkan Ini Bolaneters
- Ayo Dukung Tim Bulu Tangkis Indonesia Dengan Nonton Olimpiade Tokyo 2020 di Vidio
- Boy Pohan, Wasit Tinju Indonesia Pertama di Olimpiade Tokyo 2020
- Debut di Olimpiade, Melani/Mutiara Bangga Bisa Wakili Indonesia di Cabor Dayung
- Alasan MU Lepas 2 Pemain ke Olimpiade: Negara Memanggil, Tak Boleh Ditolak
- Deni Sadari Ketatnya Persaingan Kelas 67 kg di Olimpiade Tokyo 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Angola vs Argentina: Tango Menang Lagi, Messi Bikin Satu Gol & Satu Assist
Piala Dunia 15 November 2025, 02:10
-
Prediksi Angola vs Argentina 14 November 2025
Amerika Latin 13 November 2025, 23:10
-
Belum Terlalu Fit, MU Bakal Kirim Lisandro Martinez ke Timnas Argentina?
Liga Inggris 10 November 2025, 11:34
-
Alejandro Garnacho Kembali Tak Masuk Skuad Timnas Argentina
Piala Dunia 7 November 2025, 09:32
-
Lionel Messi Kembali ke Eropa?
Liga Champions 6 November 2025, 10:53
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



