Menang Telak, Munchen Tantang Madrid di Final Audi Cup 2015
Editor Bolanet | 5 Agustus 2015 04:08
- Pertandingan kedua Audi Cup 2015 antara tuan rumah Bayern Munchen vs AC Milan baru saja berakhir. Kemenangan pun akhirnya menjadi milik sang tuan rumah setelah sukses menundukan tamunya dengan skor telah 3-0 tanpa balas.
Sejak awal, The Bavaria terus mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh pasukan Pep Guardiola di awal-awal babak pertama ini. Salah satu peluang yang hadir adalah di menit ke-8. Namun, tendangan bebas Douglas Costa masih sedikit melambung di atas gawang Milan yang dijaga Diego Lopez.
Beberapa menit setelah itu, Costa lagi-lagi mengancam gawang Milan. Sayang, aksinya kali ini gagal mengantarkan Munchen unggul atas raksasa Italia tersebut. Suasana di Allianz akhirnya pecah tepat di menit ke-23. Pemain muda Munchen, Juan Bernat sukses memanfaatkan peluang yang membuat Munchen memimpin satu angka dari Rossoneri.
Tak lama setelah gol pertama lahir, Costa kembali menebar ancaman. Kali ini hasil tendangannya hanya menerpa tiang gawang saja. Sementara itu, Arturo Vidal bermain cukup baik di babak pertama ini, ia mampu menjadi pengatur tempo bagi permainan anak-anak Munchen. Sayang, banyaknya peluang yang diciptakan oleh Munchen di babak pertama gagal dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi gol.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak sepenuhnya berubah. Munchen tetap mendominasi pertandingan.
Konsistensi lini pertahanan Milan pun menunjukkan peningkatan di awal babak kedua ini. Akan tetapi, menjelang di pertengahan babak kedua, pasukan Sinisa Mihajlovic tersebut sangat terlihat mulai kedodoran dalam menahan serangan yang dilayangkan oleh Thomas Muller dkk.
Hasilnya, Munchen kembali memperlebar jarak melalui kaki Mario Gotze di menit ke-74. Tendangan first-time pemuda yang sukses mencetak gol penentu kemenangan tim nasional Jerman di final Piala Dunia 2014 lalu itu sukses menghujam deras di pojok kanan gawang Lopez.
Praktis di sepanjang babak kedua ini, Milan sama sekali hanya dipaksa untuk bertahan.
Banyaknya variasi serangan membuat Munchen tampil spartan, Mereka pun berhasil menambah keunggulan tepat di menit ke-84. Adalah Robert Lewandowski yang mampu mencetak gol terakhir tersebut. Kerja sama apiknya bersama Muller menghasilkan gol yang luar biasa di pertandingan itu.
Tak lama setelah gol Lewandowski, laga pun akhirnya berakhir untuk kemenangan Munchen.
Dengan kemenangan tersebut, Munchen berhak tampil di final dan berhadapan dengan Real Madrid di partai puncak.[initial]
(bola/yp)
Sejak awal, The Bavaria terus mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan oleh pasukan Pep Guardiola di awal-awal babak pertama ini. Salah satu peluang yang hadir adalah di menit ke-8. Namun, tendangan bebas Douglas Costa masih sedikit melambung di atas gawang Milan yang dijaga Diego Lopez.
Beberapa menit setelah itu, Costa lagi-lagi mengancam gawang Milan. Sayang, aksinya kali ini gagal mengantarkan Munchen unggul atas raksasa Italia tersebut. Suasana di Allianz akhirnya pecah tepat di menit ke-23. Pemain muda Munchen, Juan Bernat sukses memanfaatkan peluang yang membuat Munchen memimpin satu angka dari Rossoneri.
Tak lama setelah gol pertama lahir, Costa kembali menebar ancaman. Kali ini hasil tendangannya hanya menerpa tiang gawang saja. Sementara itu, Arturo Vidal bermain cukup baik di babak pertama ini, ia mampu menjadi pengatur tempo bagi permainan anak-anak Munchen. Sayang, banyaknya peluang yang diciptakan oleh Munchen di babak pertama gagal dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi gol.
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak sepenuhnya berubah. Munchen tetap mendominasi pertandingan.
Konsistensi lini pertahanan Milan pun menunjukkan peningkatan di awal babak kedua ini. Akan tetapi, menjelang di pertengahan babak kedua, pasukan Sinisa Mihajlovic tersebut sangat terlihat mulai kedodoran dalam menahan serangan yang dilayangkan oleh Thomas Muller dkk.
Hasilnya, Munchen kembali memperlebar jarak melalui kaki Mario Gotze di menit ke-74. Tendangan first-time pemuda yang sukses mencetak gol penentu kemenangan tim nasional Jerman di final Piala Dunia 2014 lalu itu sukses menghujam deras di pojok kanan gawang Lopez.
Praktis di sepanjang babak kedua ini, Milan sama sekali hanya dipaksa untuk bertahan.
Banyaknya variasi serangan membuat Munchen tampil spartan, Mereka pun berhasil menambah keunggulan tepat di menit ke-84. Adalah Robert Lewandowski yang mampu mencetak gol terakhir tersebut. Kerja sama apiknya bersama Muller menghasilkan gol yang luar biasa di pertandingan itu.
Tak lama setelah gol Lewandowski, laga pun akhirnya berakhir untuk kemenangan Munchen.
Dengan kemenangan tersebut, Munchen berhak tampil di final dan berhadapan dengan Real Madrid di partai puncak.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



