Sadio Mane Puji Mohamed Salah Usai Senegal Singkirkan Mesir dari AFCON

Richard Andreas | 16 Januari 2026 11:24
Sadio Mane Puji Mohamed Salah Usai Senegal Singkirkan Mesir dari AFCON
Selebrasi Sadio Mane dalam laga Senegal vs Mesir di semifinal Piala Afrika 2025, Kamis (15/1/2026). (c) AP Photo/Themba Hadebe

Bola.net - Kemenangan tipis Senegal atas Mesir di semifinal Piala Afrika menghadirkan momen emosional di luar lapangan. Laga tersebut bukan hanya menentukan satu tiket final, tetapi juga mempertemukan dua bintang Afrika dengan sejarah panjang kebersamaan.

Sadio Mane menjadi penentu hasil lewat gol tunggal di babak kedua. Namun, sorotan usai pertandingan juga tertuju pada sikapnya terhadap mantan rekan setimnya, Mohamed Salah.

Advertisement

Dalam suasana penuh respek, Mane menyampaikan penghormatan terbuka kepada Mesir dan Salah, menegaskan kualitas lawan yang baru saja mereka singkirkan dari turnamen.

1 dari 3 halaman

Gol Penentu dan Langkah Senegal ke Final

Gol Penentu dan Langkah Senegal ke Final

Selebrasi Sadio Mane dkk. dalam laga Senegal vs Mesir di semifinal Piala Afrika 2025, Kamis (15/1/2026). (c) AP Photo/Themba Hadebe

Gol Mane pada menit ke-78 memastikan kemenangan 1-0 Senegal atas Egypt. Hasil itu membawa Senegal melaju ke partai puncak Piala Afrika.

Pertandingan semifinal tersebut digelar di Tangier, Maroko, pada Kamis. Mesir harus tersingkir meski tampil kompetitif hingga menit-menit akhir.

Di final, Senegal dijadwalkan menghadapi Morocco, yang lebih dulu mengamankan tiket setelah menyingkirkan Nigeria melalui adu penalti.

2 dari 3 halaman

Pujian Mane untuk Mesir dan Mohamed Salah

Usai laga, Mane tidak menahan diri untuk memuji lawan yang baru saja mereka kalahkan. Ia menilai Mesir sebagai tim dengan tradisi dan kualitas tertinggi di benua Afrika.

“Saya tentu memberi penghormatan kepada Mesir dan seperti yang selalu saya katakan, Mesir bagi saya adalah tim terbaik sepanjang masa di Afrika,” ujar Mane dalam konferensi pers seusai pertandingan.

“Hari ini mereka menunjukkannya lagi. Wow. Tim yang luar biasa. Ini tidak mudah bagi kami dan kami memang mengharapkannya, karena ini Piala Afrika dan kami melakukan perjalanan, tetapi kami tetap saba ... menghadapi para pemain hebat ini, terutama Mo Salah, salah satu pemain terbaik di dunia.”

3 dari 3 halaman

Respek untuk Rekan Lama dan Makna Kekalahan

Mane juga menyinggung kontribusi Salah yang selalu maksimal setiap kali membela timnya. Ia menilai kekalahan tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola.

“Tentu saja dia selalu memberikan yang terbaik untuk tim. Sayangnya hari ini bukan untuknya juga. Saya hanya ingin mengatakan bahwa ini adalah bagian dari sepak bola,” kata Mane.

Keduanya pernah bermain bersama di Liverpool selama enam tahun di bawah asuhan Jurgen Klopp. Kebersamaan itu menghasilkan berbagai gelar sebelum Mane hengkang pada 2022.

Setelah meninggalkan Liverpool, Mane melanjutkan kariernya bersama Bayern Munchen, sementara Salah tetap menjadi andalan Mesir dan Liverpool di level klub maupun internasional.

LATEST UPDATE