5 Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik dari Opening Asian Para Games 2018
Iwan Tantomi | 12 Oktober 2018 10:20
Bola.net - - Seperti pendahulunya, Asian Games 2018, Asian Para Games 2018 juga dibuka dengan perayaan meriah dan penuh atraksi menarik. Diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada tanggal 6 Oktober lalu, ada banyak kisah menarik dan penuh makna yang bermuara dari sana.
Intip sejenak lima pelajaran berharga yang bisa dipetik dari opening ceremony Asian Para Games 2018.
Di tengah suhu politik yang semakin memanas jelang pemilihan umum Presiden RI 2019 mendatang, Asian Para Games 2018 menjadi sebuah pengingat akan pentingnya persatuan bagi seluruh bangsa Indonesia. Semangat persatuan di antara keberagaman menjadi tema pembuka ajang empat tahunan bagi para atlet difabel tersebut. Para penari yang terlibat dibalut dalam busana yang kental budaya Indonesia. Selain itu dimunculkan juga empat miniatur rumah ibadah, yaitu masjid, gereja, pura, serta vihara.
Ada 'insiden' menarik ketika kontingan Tiongkok memasuki upacara pembukaan Asian Para Games 2018. Beberapa atlet dalam barisan tersebut mengusung spanduk merah bertuliskan warna emas yang menyapa masyarakat Tanah Air dengan tulisan "Hello Indonesia."
Lagi-lagi kejutan dihadirkan oleh sang kepala negara, Presiden Joko Widodo. Setelah sebelumnya hadir dibalut dengan aksi sepeda motor di Asian Games 2018, kini dirinya turun langsung ke tengah arena utnuk melakukan aksi memanah. Bersama remaja disabilitas yang duduk di kursi roda bernama Wulan, Presiden Jokowi memanah dan menghancurkan tiga huruf terdepan dari kata DISABILITY menjadi ABILITY.
Dorongan bagi kaum difabel dihembuskan dengan kuat di Asian Para Games 2018. Salah satunya adalah atraksi tari breakdance dari lima penyandang disabilitas. Meski terbatas secara fisik, mereka mampu membuktikan bahwa setiap orang mampu memaksimalkan diri dan memberikan yang terbaik.
Asian Para Games 2018 bukanlah sekadar tentang kompetisi dan medali. Lebih dari itu, ada cerita tentang perjuangan dan kerja keras, menembus batas untuk memberikan hasil terbaik. Bukan hanya para atlet, seluruh pihak yang terlibat juga berjuang demi kesuksesan pesta olahraga paralympic empat tahunan ini.
Kesuksesan di Asian Games 2018 memberi inspirasi bagi Grab untuk berinovasi, memberikan layanan bagi kaum siapa saja, termasuk kaum disabilitas yang ingin menyemarakkan Asian Para Games 2018. Perusahaan ojek online yang bergerak sebagai official mobile platform partner ini menyediakan 500 armada mobil khusus bagi penumpang difabel yang dinamakan GrabGerak.
"Armada ini kami dedikasikan khusus kepada penumpang berkebutuhan khusus, kami punya 500 armada yang sudah terlatih dan tersertifikasi," kata Direktur Pemasaran Grab Mediko Azwar.
Selain mobil dengan desain khusus agar ramah penumpang berkebutuhan khusus, mitra pengemudi GrabGerak juga mendapatkan beberapa pelatihan. Di antaranya, komunikasi dengan bahasa isyarat, menggendong seseorang dari kursi roda ke dalam mobil, hingga melipat kursi roda. Diharapkan, dengan dukungan yang diusung Grab, #KemenanganItuDekat bisa kembali terwujud di Asian Para Games 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Atlet yang Pecahkan Rekor di Asian Para Games 2018
Bolatainment 18 Oktober 2018, 00:01
-
Bawa Pulang Medali, Ini Besaran Bonus Atlet dan Pelatih dari Pemerintah
Bolatainment 17 Oktober 2018, 07:00 -
5 Cabor yang Membanjiri Indonesia dengan Medali Emas di Asian Para Games 2018
Bolatainment 17 Oktober 2018, 07:00
-
Reaksi Atlet Bulu Tangkis Ditonton Taufik Hidayat di Istora
Bulu Tangkis 16 Oktober 2018, 00:01
-
Asian Para Games 2018 Sukses, Ini 5 Hal yang Mewarnai Closing Ceremony
Bolatainment 15 Oktober 2018, 10:36
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





