Alfred Riedl Berutang Nyawa Kepada Vietnam
Editor Bolanet | 20 November 2014 17:41
- Nama Alfred Riedl dan tampaknya bukan hanya terkait dengan sepakbola, atau hubungan antara pelatih dengan tim nasional. Namun, antara Riedl dan Vietnam juga terikat hubungan kemanusiaan.
Ya, Riedl pernah merasakan bagaimana begitu cintanya publik Vietnam kepada dirinya. Tepatnya pada 2006 silam. Saat itu Riedl yang menjalani tahun ketiganya sebagai pelatih Vietnam harus menjalani operasi cangkok ginjal. Untuk itu, pelatih asal Austria ini pun langsung menggelar konferensi pers untuk memberikan klarifikasi terkait kondisinya.
Sebelum media menulis sesuatu yang bodoh, saya melakukan konferensi pers. Saya bilang ke mereka, saya harus menjalani transplantasi dan berencana melakukannya pada tiga atau empat bulan pertama pada 2007, ungkap Riedl seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Tak ayal, penjelasan dari Riedl ini pun langsung mengundang simpati dari publik Vietnam. Seluruh lapisan masyarakat pun berduyun-duyun untuk mendonorkan ginjalnya kepada Riedl. Namun akhirnya dua nama pendonor terpilih.
Dua kandidat pendonor tersebut kemudian dibawa ke Austria, untuk menjalani operasi. Menurut Riedl, pendonor meninggalkan rumah sakit setelah enam hari menginap, sedangkan dirinya tiga hari lebih lama.
Kami kemudian membawa dua kandidat pendonor ke Austria untuk menjalani operasi. Pendonor meninggalkan rumah sakit setelah enam hari, sedangkan saya sembilan hari, ucap Riedl.
Diakui Riedl sendiri, hingga kini dirinya terus menjalin komunikasi dengan pendonor ginjal yang namanya dirahasiakan oleh pelatih yang membawa timnas Indonesia menjadi runner up Piala AFF 2010 silam tersebut.[initial]
(cnn/dzi)
Ya, Riedl pernah merasakan bagaimana begitu cintanya publik Vietnam kepada dirinya. Tepatnya pada 2006 silam. Saat itu Riedl yang menjalani tahun ketiganya sebagai pelatih Vietnam harus menjalani operasi cangkok ginjal. Untuk itu, pelatih asal Austria ini pun langsung menggelar konferensi pers untuk memberikan klarifikasi terkait kondisinya.
Sebelum media menulis sesuatu yang bodoh, saya melakukan konferensi pers. Saya bilang ke mereka, saya harus menjalani transplantasi dan berencana melakukannya pada tiga atau empat bulan pertama pada 2007, ungkap Riedl seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Tak ayal, penjelasan dari Riedl ini pun langsung mengundang simpati dari publik Vietnam. Seluruh lapisan masyarakat pun berduyun-duyun untuk mendonorkan ginjalnya kepada Riedl. Namun akhirnya dua nama pendonor terpilih.
Dua kandidat pendonor tersebut kemudian dibawa ke Austria, untuk menjalani operasi. Menurut Riedl, pendonor meninggalkan rumah sakit setelah enam hari menginap, sedangkan dirinya tiga hari lebih lama.
Kami kemudian membawa dua kandidat pendonor ke Austria untuk menjalani operasi. Pendonor meninggalkan rumah sakit setelah enam hari, sedangkan saya sembilan hari, ucap Riedl.
Diakui Riedl sendiri, hingga kini dirinya terus menjalin komunikasi dengan pendonor ginjal yang namanya dirahasiakan oleh pelatih yang membawa timnas Indonesia menjadi runner up Piala AFF 2010 silam tersebut.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















