Antara Fulham, Michael Jackson dan Kumis Besar
Editor Bolanet | 14 Juli 2013 08:30
- sudah resmi berganti pemilik. Mohamed Al Fayed telah menjual klub yang dibesarkannya itu kepada pengusaha Amerika Serikat kelahiran Pakistan, Shahid Khan.
Al Fayed percaya bahwa Khan merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan rencananya membesarkan The Cottagers. Ia sangat yakin karena Khan sudah memiliki beberapa klub olahraga di Amerika Serikat sebelum membeli Fulham.
Saking percayanya, dan untuk menunjukkan hubungan baik mereka, Al Fayed bersedia tampil konyol dalam foto serah terima klub. Ia mengenakan kumis palsu besar untuk menghormati Khan yang punya kumis khas.
Akan tetapi, ada satu syarat khusus yang ditetapkan oleh Al Fayed kepada Khan dalam penjualan itu. Khan tidak boleh merusak atau menyingkirkan patung mendiang legenda musik pop Michael Jakson dari depan Craven Cottage.
Michael Jackson akan tetap di sana. Dia tak boleh pergi, dia akan terus di sini. Itu adalah bagian dari deal kami. Michael jackson adalah sejarah dan sudah tertulis. Lhan tak bisa mengubahnya atau saya akan datang dan merobek kumis besarnya di depan publik. Dia sudah tahu itu, jelas Al Fayed berapi-api.
Michael Jackson memang pernah mengunjungi Craven Cottage sekali, pada tahun 1999. Namun kunjungan itu nampaknya sangat berkesan bagi Al Fayed hingga ia membuatkan patung sang musisi di depan stadion klubnya. (tdm/hsw)
Al Fayed percaya bahwa Khan merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan rencananya membesarkan The Cottagers. Ia sangat yakin karena Khan sudah memiliki beberapa klub olahraga di Amerika Serikat sebelum membeli Fulham.
Saking percayanya, dan untuk menunjukkan hubungan baik mereka, Al Fayed bersedia tampil konyol dalam foto serah terima klub. Ia mengenakan kumis palsu besar untuk menghormati Khan yang punya kumis khas.
Akan tetapi, ada satu syarat khusus yang ditetapkan oleh Al Fayed kepada Khan dalam penjualan itu. Khan tidak boleh merusak atau menyingkirkan patung mendiang legenda musik pop Michael Jakson dari depan Craven Cottage.
Michael Jackson akan tetap di sana. Dia tak boleh pergi, dia akan terus di sini. Itu adalah bagian dari deal kami. Michael jackson adalah sejarah dan sudah tertulis. Lhan tak bisa mengubahnya atau saya akan datang dan merobek kumis besarnya di depan publik. Dia sudah tahu itu, jelas Al Fayed berapi-api.
Michael Jackson memang pernah mengunjungi Craven Cottage sekali, pada tahun 1999. Namun kunjungan itu nampaknya sangat berkesan bagi Al Fayed hingga ia membuatkan patung sang musisi di depan stadion klubnya. (tdm/hsw)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














