Banyak Diprotes Karena Mirip Tenda Sirkus, Manchester United Batalkan Desain Ikonik New Old Trafford!
Editor Bolanet | 28 September 2025 01:22
Bola.net - Rencana ambisius Manchester United untuk membangun stadion baru yang ikonik dilaporkan telah mengalami perubahan besar. Klub dikabarkan merevisi total desain awal yang telah mereka perkenalkan pada awal tahun ini.
Sebelumnya pada bulan Maret, Setan Merah telah merilis gambar konsep untuk stadion baru berkapasitas 100.000 penonton. Desain tersebut menampilkan sebuah struktur kanopi raksasa yang sangat megah.
Namun, beberapa bulan setelahnya, rencana tersebut tampaknya telah dibatalkan. Salah satu fitur utama yang paling kontroversial, yaitu kanopi raksasa, kini telah dihapus dari desain.
Usut punya usut, perubahan drastis ini dipicu oleh kombinasi reaksi negatif dari para penggemar. Selain itu, ada masalah pelik terkait biaya dan pengadaan lahan yang menjadi kendala utama.
Visi Megah 'Menara Eiffel' Milik Ratcliffe
Sir Jim Ratcliffe sebelumnya memaparkan sebuah visi yang sangat megah untuk stadion baru ini. Ia menugaskan arsitek ternama, Norman Foster, untuk menciptakan stadion paling ikonik di dunia.
Tujuannya adalah membangun sebuah stadion yang langsung dikenali sebagai milik Manchester United di seluruh dunia. Visi ini diibaratkan seperti Menara Eiffel yang menjadi simbol kota Paris.
"Brief untuk Norman Foster di sini adalah untuk membangun stadion sepak bola paling ikonik di dunia. Itu harus menjadi stadion yang dapat dikenali di seluruh dunia," ujar Ratcliffe pada saat itu.
Kanopi 'Tenda Sirkus' yang Dibatalkan
Desain awal yang ambisius itu menampilkan sebuah kanopi raksasa mirip payung. Struktur megah ini diperkirakan akan menelan biaya konstruksi antara 300 hingga 400 juta Pounds.
Sayangnya, desain tersebut justru mendapat reaksi beragam dari para penggemar setia United. Banyak kritikus yang menyamakannya dengan tenda sirkus yang dinilai tidak elegan.
"Semua orang tahu Menara Eiffel, semua orang ingin mengunjunginya. Semua orang di dunia akan ingin datang mengunjungi stadion ini. Saya pikir desain stadion ini 10 dari 10," kata Ratcliffe, memuji desain awal yang kini dibatalkan itu.
Terganjal Lahan Super Mahal
Laporan terbaru dari The Athletic menyebutkan bahwa desain kanopi itu dibatalkan karena kendala ruang. Namun, di balik itu, ada masalah yang jauh lebih pelik terkait pengadaan lahan.
Sebagian besar lahan yang dibutuhkan untuk tapak stadion baru dikuasai oleh perusahaan bernama Freightliner. Negosiasi untuk mengakuisisi lahan tersebut dilaporkan menemui jalan buntu karena permintaan harga yang fantastis.
Perusahaan tersebut kabarnya meminta bayaran sekitar 400 juta Pounds untuk melepas lahan mereka. Dengan membatalkan desain kanopi, United kini membutuhkan lebih sedikit wilayah sehingga konstruksi berpotensi bisa lebih cepat.
Proyek Nasional
Untuk mewujudkan proyek masif ini, Manchester United juga tidak tinggal diam. Mereka diketahui telah meluncurkan kampanye untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah.
Sir Jim Ratcliffe membingkai proyek ini sebagai investasi infrastruktur yang sangat strategis. Menurutnya, proyek ini memiliki signifikansi nasional, bukan hanya sekadar untuk kepentingan lokal.
"Pemerintah telah mengidentifikasi investasi infrastruktur sebagai prioritas strategis, terutama di Inggris bagian utara, dan kami bangga mendukung misi tersebut dengan proyek yang memiliki signifikansi nasional, maupun lokal ini," tutup Ratcliffe.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
