Bocah Bolivia Tewas Akibat Ulah Fans Corinthians
Editor Bolanet | 21 Februari 2013 23:00
- Laga Copa Libertadores antara San Jose kontra (20/02) berujung kisruh, setelah seorang bocah berusia 14 tahun tewas terkena suar/flare dari suporter klub yang dihuni Alexandre Pato tersebut.
Bocah yang tidak disebutkan namanya itu langsung tewas seketika, kala flare yang dilempar suporter Corinthians mengenai mata korban dan menembus bagian tengkorak kepalanya. Dokter lokal yang menangani, Dr Jose Maria Vargas turut memberikan pernyataan mengenai insiden brutal tersebut.
Terdapat bagian dari otaknya yang hilang, dan pecahan flare menembus bagian tengkorak kepalanya. Jika melihat kerusakan ini, bisa dipastikan bocah tersebut tewas seketika. ujar Maria Vargas seperti dilansir The Guardian.
Dengan adanya insiden tragis itu, polisi Bolivia telah menginvestigasi beberapa suporter Corinthians yang diduga sebagai pelaku pelemparan flare, hingga mengakibatkan seorang bocah tewas.
Mengetahui olah para suporter klubnya, direktur Corinthians, Edu Gaspar mengeluarkan klarifikasi mengenai insiden tragis tersebut, serta berencana memberikan bantuan moril kepada keluarga korban.
Sungguh ini adalah kejadian yang memalukan, serta tragis. Kami akan berusaha memberikan bantuan sebisa kami untuk keluarga korban. Selain itu, tidak ada yang bisa kami lakukan untuk mengekspresikan rasa penyesalan kami. ungkap Gaspar seusai pertandingan yang berkesudahan imbang 1-1. (grdn/rdt)
Bocah yang tidak disebutkan namanya itu langsung tewas seketika, kala flare yang dilempar suporter Corinthians mengenai mata korban dan menembus bagian tengkorak kepalanya. Dokter lokal yang menangani, Dr Jose Maria Vargas turut memberikan pernyataan mengenai insiden brutal tersebut.
Terdapat bagian dari otaknya yang hilang, dan pecahan flare menembus bagian tengkorak kepalanya. Jika melihat kerusakan ini, bisa dipastikan bocah tersebut tewas seketika. ujar Maria Vargas seperti dilansir The Guardian.
Dengan adanya insiden tragis itu, polisi Bolivia telah menginvestigasi beberapa suporter Corinthians yang diduga sebagai pelaku pelemparan flare, hingga mengakibatkan seorang bocah tewas.
Mengetahui olah para suporter klubnya, direktur Corinthians, Edu Gaspar mengeluarkan klarifikasi mengenai insiden tragis tersebut, serta berencana memberikan bantuan moril kepada keluarga korban.
Sungguh ini adalah kejadian yang memalukan, serta tragis. Kami akan berusaha memberikan bantuan sebisa kami untuk keluarga korban. Selain itu, tidak ada yang bisa kami lakukan untuk mengekspresikan rasa penyesalan kami. ungkap Gaspar seusai pertandingan yang berkesudahan imbang 1-1. (grdn/rdt)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










