
Bola.net - Federasi Sepakbola ASEAN (AFF) kembali menjadi sorotan terkait penyelenggaraan Piala AFF 2026. Setelah kontroversi keputusan wasit dalam laga Indonesia vs Singapura, kini muncul dugaan pengaturan skor yang melibatkan tim nasional Laos dalam kompetisi tersebut.
Dugaan tersebut mencuat setelah Laos mengakhiri fase grup Grup B dengan empat kekalahan telak. Laos kalah 0-5 dari Thailand, 0-4 dari Malaysia, 1-4 dari Filipina, dan 2-7 dari Myanmar. Namun, rangkaian hasil tersebut tidak dapat dijadikan bukti bahwa pertandingan telah diatur.
Federasi Sepak Bola Laos (LFF) telah meminta kepolisian setempat menyelidiki dugaan match-fixing, suap, dan perjudian ilegal yang diduga melibatkan sejumlah anggota timnas Laos selama turnamen berlangsung.
Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. LFF belum menyatakan adanya pemain yang terbukti melakukan tindak pidana, sementara identitas pihak yang diperiksa juga belum diumumkan. Karena itu, seluruh tuduhan tetap harus dilihat dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
AFF Harus Jaga Integritas Kompetisi
Menurut pengamat sepak bola sekaligus Founder Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, kasus Laos menjadi ujian bagi AFF dalam menjaga integritas kompetisi. Ia menilai sorotan tersebut juga dapat melebar pada kualitas pengambilan keputusan perangkat pertandingan.
Akmal mengaitkannya dengan kontroversi laga Indonesia melawan Singapura yang dipimpin wasit asal Oman, Abdullah Salim Khalfan Al-Amouri. Insiden pertama terjadi sekitar menit ke-20 ketika Mitchell Baker terjatuh di kotak penalti Singapura. Indonesia meminta penalti karena terjadi kontak dengan pemain lawan, tetapi wasit tidak menunjuk titik putih.
Kontroversi lain muncul pada menit ke-62 ketika kiper Singapura, Mohamad Izwan Mahbud, menangkap bola dengan tangan setelah bola datang dari sentuhan kaki rekan setimnya. Wasit tidak menghentikan permainan dan tidak memberikan tendangan bebas tidak langsung kepada Indonesia.
“Menurut Laws of the Game, penjaga gawang tidak boleh menangkap bola apabila bola sengaja ditendang kepadanya oleh rekan setim. Jika sentuhan itu dinilai sebagai deliberate back-pass, Indonesia seharusnya mendapat tendangan bebas tidak langsung,” ujar Akmal.
AFF Harus Evaluasi dan Berbenah
Meski mengakui keputusan wasit merupakan bagian dari penilaian teknis pertandingan, Akmal menilai kontroversi tersebut memperkuat tuntutan agar AFF mengevaluasi kualitas dan konsistensi perangkat pertandingan.
Ia menegaskan dugaan match-fixing di Laos dan kontroversi laga Indonesia melawan Singapura merupakan dua persoalan berbeda. Namun, keduanya sama-sama berkaitan dengan kepercayaan terhadap tata kelola kompetisi.
“AFF perlu merespons secara transparan dan memastikan Hyundai ASEAN Cup 2026 berlangsung jujur, kompetitif, serta diawasi melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 14 Agustus 2026 18:44Dugaan Pengaturan Skor Mencuat, Integritas Piala AFF 2026 Diuji
-
Bola Indonesia 14 Agustus 2026 16:25Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
-
Tim Nasional 13 Agustus 2026 20:04India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 18:50Beruntungnya Manchester United Bisa Dapatkan Andrey Santos
-
Tim Nasional 14 Agustus 2026 18:44Dugaan Pengaturan Skor Mencuat, Integritas Piala AFF 2026 Diuji
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 18:26Bos Manchester City Kibarkan Bendera Putih untuk Transfer Enzo Fernandez?
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 18:02Lewis Hall Sulit, Manchester United Bakal Impor Bek Kiri dari Jerman?
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 17:38Michael Carrick Bakal Andalkan Marcus Rashford di Musim 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 13 Agustus 2026 20:04India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
-
tim nasional 11 Agustus 2026 15:40FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 19:35Prabowo Sebut 3 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Digitalisasi Bansos
-
Liputan6 14 Agustus 2026 19:10Kejar Swasembada Daging Sapi, Prabowo Bakal Pakai Teknologi Kloning
-
Liputan6 14 Agustus 2026 19:091 Juta Motor Listrik Produksi Lokal Bakal Dapat Insentif Besar
-
Liputan6 14 Agustus 2026 18:45Prabowo Tak Singgung Kenaikan Gaji PNS dalam Pidato Nota Keuangan RAPBN 2027
-
Liputan6 14 Agustus 2026 18:10Airlangga Beberkan Sederet Kebijakan Ekonomi Prabowo Subianto
MOST VIEWED
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
2 Alasan FIFA ASEAN Cup 2026 Penting untuk Timnas Indonesia: Ajang Pemanasan Jelang Piala Asia 2027
3 Keuntungan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kumpulkan Cuan hingga Peluang Naik Ranking FIFA
Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324501/original/005678300_1786710890-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_7.22.19_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324042/original/070127600_1786688841-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323355/original/008038300_1786610215-1000406778.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324043/original/023758300_1786688845-pra5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320316/original/034290200_1786344835-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-10_agustus_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6377603/original/049341500_1779252733-Prabowo_DPR_Paripurna.jpeg)
