Djohar: Seragam Kontingen Indonesia di Asian Games 2014 Jelek
Editor Bolanet | 25 September 2014 16:44
- Kondisi seragam kontingen Indonesia saat devile di Asian Games 2014, Incheon, Korea Selatan, dinilai jelek oleh Ketua Umum , Djohar Arifin. Dikatakannya, hal tersebut berdasarkan pengamatannya secara langsung.
Sangat menyedihkan kalau diceritakan. Seperti forum antar desa, ungkapnya.
Diterangkannya lagi, hal tersebut seolah berbanding terbalik saat era Agum Gumelar, Ketua Umum Komite Olimpiade Nasional Indonesia (KONI).
Jangankan dengan negara-negara besar, dengan tetangga saja kita kalah. Jepang dan Timor Leste, menggunakan jas lengkap dan rapih. Begitupun, dengan Filipina, Thailand serta Singapura. Mereka terlihat sangat cantik, tuturnya.
Harusnya, kita melakukan seperti itu. Sebab, ajang ini mencerminkan gengsi negara. Setelah Olimpiade, ajang ini (Asian Games) lah yang paling tinggi, tegasnya.
Kontingen Indonesia, berjumlah total 306 orang. 186 di antaranya, merupakan atlet dari 23 cabang olahraga yang akan berlaga di Incheon, Korea Selatan, pada 19 September-4 Oktober mendatang.
Jumlah atlet dan cabang olahraga tersebut, lebih sedikit daripada Asian Games 2010 di Guangzhou, Tiongkok. Yakni, 216 atlet dari 26 cabang olahraga.
Dari target masuk 10 besar dengan perolehan minimal sembilan medali emas, ketika itu Indonesia hanya mendapatkan empat medali emas dan berada di peringkat ke-15 pada klasemen perolehan medali. (esa/pra)
Sangat menyedihkan kalau diceritakan. Seperti forum antar desa, ungkapnya.
Diterangkannya lagi, hal tersebut seolah berbanding terbalik saat era Agum Gumelar, Ketua Umum Komite Olimpiade Nasional Indonesia (KONI).
Jangankan dengan negara-negara besar, dengan tetangga saja kita kalah. Jepang dan Timor Leste, menggunakan jas lengkap dan rapih. Begitupun, dengan Filipina, Thailand serta Singapura. Mereka terlihat sangat cantik, tuturnya.
Harusnya, kita melakukan seperti itu. Sebab, ajang ini mencerminkan gengsi negara. Setelah Olimpiade, ajang ini (Asian Games) lah yang paling tinggi, tegasnya.
Kontingen Indonesia, berjumlah total 306 orang. 186 di antaranya, merupakan atlet dari 23 cabang olahraga yang akan berlaga di Incheon, Korea Selatan, pada 19 September-4 Oktober mendatang.
Jumlah atlet dan cabang olahraga tersebut, lebih sedikit daripada Asian Games 2010 di Guangzhou, Tiongkok. Yakni, 216 atlet dari 26 cabang olahraga.
Dari target masuk 10 besar dengan perolehan minimal sembilan medali emas, ketika itu Indonesia hanya mendapatkan empat medali emas dan berada di peringkat ke-15 pada klasemen perolehan medali. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










