Fakta Menarik Torch Relay Asian Games 2018 yang Perlu Diketahui
Iwan Tantomi | 24 Juli 2018 15:42
Bola.net - - Minggu (22/7/2018) menjadi hari yang bersejarah bagi Pino Bahari. Mantan petinju yang pernah bikin bangga Indonesia dengan raihan medali emas di Asian Games 1990 Beijing, Tiongkok, ini kebagian tugas membawa obor Asian Games 2018. Tak tanggung-tanggung, obor tersebut dibawa menuju puncak Gunung Ijen dan itu dilakukan tengah malam.
Meski dingin menusuk tulang, Pino Bahari tetap bahagia dan bangga bisa menjadi bagian dari kemeriahan Asian Games 2018.
Kami membutuhkan waktu 1,5 jam untuk mendaki gunung Ijen sampai puncak. Saya merasa sangat bangga dan terhormat bisa ikut bergabung membawa obor Asian games 2018 ini, ungkap Pino saat diwawancara sejumlah wartawan.
Bukan hanya karena mendaki Gunung Ijen saja. Berikut adalah fakta-fakta menarik torch relay Asian Games 2018.
Apinya Didatangkan dari India
Ternyata api yang menyala di obor Asian Games 2018 ini didatangkan langsung dari India, diambil dari lokasi api abadi, yaitu di Stadion Nasinal Dhyan Chand, New Delhi. Negeri Bollywood ini juga merupakan tuan rumah Asian Games pertama di tahun 1951. Setiap kali gelaran Asian Games akan dimulai, India akan menyerahkan obor api secara simbolik kepada negara penyelenggara. Tahun ini, Presiden Indian Olympic Association, Narinder Batra, menyerahkan obor kepada Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia, Erick Thohir.
Diarak Melewati 18 Provinsi di Indonesia
Setelah diserahkan kepada Erick Thohir, api abadi itu kemudian diboyong menuju Yogjakarta dengan menggunakan pesawat Boeing 737 400 milik TNI-AU. Selanjutnya, obor Asian Games 2018 akan diarak keliling Indonesia, melewati 54 kota dan kabupaten, di 18 provinsi di Indonesia, dengan jarak tempuh mencapai 18.000 kilometer. Titik finish obor Asian Games 2018 adalah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, tanggal 18 Agustus 2018 nanti.
Obor Tak Boleh Mati Selama Perjalanan
Obor Asian Games 2018 tak boleh mati sepanjang perjalanannya menuju Jakarta. Karena harus dibawa dengan pesawat menuju Yogyakarta, obor pun diperlakukan istimewa, dibawa dengan tinder box khusus dengan bahan bakar gas yang bisa diisi ulang. Selain itu, api obor Asian Games 2018 ini juga dikawal lima pesawat tempur T-50 Golden Eagle.
Disatukan dengan Api Mrapen
Di Yogyakarta, api dari India itu kemudian dipadukan dengan api abadi lain yang diambil dari Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah. Ritual penyatuan api diselenggarakan hari Rabu (18/7/2018), di Candi Prambanan, Yogyakarta.
Didukung Langsung Grab Indonesia
Grab turut berpartisipasi dalam kirab obor karena menjadi official mobile platform Asian Games 2018. Selain mengirimkan para pengemudi Grab Bike, pihak Grab juga menggandeng tujuh legenda olahraga Indonesia dalam kirab obor.
Ketujuh legenda yang digandeng masing-masing Ellyas Pical (tinju), Nico Thomas (tinju), Pascal Wilmar (bola voli), Abdul Rozak (taekwondo), Sutiyono (balap sepeda), Tati Sumirah (bulutangkis), dan Alexander Pulalo (sepak bola).
Keterlibatan atlet legendaris Indonesia tersebut, ditujukan Grab untuk menggelorakan semangat kemenangan Asian Games 2018, melalui kampanye #kemenanganitudekat. Grab berharap para atlet legendaris tersebut menjadi inspirasi masyarakat agar bersatu padu menjadi bangsa pemenang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bintang/Sofyan Tantang Jepang di Semifinal Voli Pantai Asian Games 2026
Voli 30 September 2026, 15:46
-
I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 29 September 2026, 16:45
-
Leo/Daniel Sumbang Emas dari Bulu Tangkis Ganda Putra di Asian Games 2026
Bulu Tangkis 29 September 2026, 16:21
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





