'Hilton Moreira Harus Diusir Dari Indonesia!'
Editor Bolanet | 29 Februari 2012 04:51
- Mantan pemain nasional era tahun 1970-an, Johanes Auri, menyatakan kecewa atas perilaku seorang pemain asing Hilton Moreira yang diduga melakukan pencabulan terhadap seorang wanita, LS, yang berprofesi sebagai pramugari.
Menurut saya pemain ini harus diusir dari Republik Indonesia. Jangan beri tempat lagi untuknya. Kasus ini merupakan pelajaran berharga bagi para pemain Indonesia. Semoga kasus ini pertama dan terakhir di persepakbolaan Indonesia, tegas Johanes Auri yang juga Anggota Komite Etika PSSI.
Menurut dia, pola perilaku yang ditunjukkan oleh pemain klub Sriwijaya FC dan bermain di kompetisi yang tak diakui PSSI, mencoreng nama bangsa melalui sepak bola.
Orang asing melakukan tindakan yang tak terpuji dan memalukan terhadap wanita Indonesia, ini jelas melecehkan orang Indonesia pada umumnya, khususnya para wanita, papar Johanes Auri.
Sebagai pengurus PSSI yang membidangi komite etika, ia menyatakan mengutuk keras, karena ini mencoreng nama baik bangsa Indonesia.
Meski dia memiliki prestasi yang baik, tetapi dia tidak memiliki tingkah laku yang baik, untuk apa pemain seperti itu dipertahankan, tegasnya. (ant/end)
Menurut saya pemain ini harus diusir dari Republik Indonesia. Jangan beri tempat lagi untuknya. Kasus ini merupakan pelajaran berharga bagi para pemain Indonesia. Semoga kasus ini pertama dan terakhir di persepakbolaan Indonesia, tegas Johanes Auri yang juga Anggota Komite Etika PSSI.
Menurut dia, pola perilaku yang ditunjukkan oleh pemain klub Sriwijaya FC dan bermain di kompetisi yang tak diakui PSSI, mencoreng nama bangsa melalui sepak bola.
Orang asing melakukan tindakan yang tak terpuji dan memalukan terhadap wanita Indonesia, ini jelas melecehkan orang Indonesia pada umumnya, khususnya para wanita, papar Johanes Auri.
Sebagai pengurus PSSI yang membidangi komite etika, ia menyatakan mengutuk keras, karena ini mencoreng nama baik bangsa Indonesia.
Meski dia memiliki prestasi yang baik, tetapi dia tidak memiliki tingkah laku yang baik, untuk apa pemain seperti itu dipertahankan, tegasnya. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28




