Khaddafi Ucapkan Selamat Natal Kepada Ibunda di Togo
Editor Bolanet | 26 Desember 2012 09:07
- Pemain asing Sriwijaya FC, Ali Khadafi mengucapkan Selamat Natal kepada sang ibu tercinta di Togo. Khaddafi juga memberikan ucapan selamat kepada adik perempuannya yang kini berada di Prancis untuk menjalani studi.
Ibu beragam Kristen, sementara saya, seorang kakak, dan ayah beragama Islam. Tapi, sudah menjadi kebiasaan memberikan ucapan selamat, setidaknya saling bertelepon jika tidak sempat pulang ke Togo, kata Ali yang dihubungi dari Palembang.
Biasanya ibu masak makanan khas Togo yang lezat sekali. Ada juga pohon Natal dan acara saling bertukar hadiah, kata pemain berusia 28 tahun ini.
Mantan pemain PSM Makassar ini merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang terdiri atas dua orang laki-laki dan dua perempuan. Adik dan kakak perempuannya mengikuti sang ibu beragama Kristen, sementara anak laki-laki menjadi Muslim mengikuti ayah.
Meski hidup dalam keberagaman sejak kecil, namun Ali merasakan keluarganya tetap rukun dan saling mendukung. Apalagi hidup dalam perbedaan agama di Togo, Afrika Barat, menjadi hal biasa.
Setiap perayaan agama, semua akan ikut serta. Bedanya hanya tidak bisa ke gereja atau ke masjid saja. Saat puasa pun, ibu saya juga ikut menemani ayah dengan tidak makan dan minum di siang hari, katanya. (ant/mac)
Ibu beragam Kristen, sementara saya, seorang kakak, dan ayah beragama Islam. Tapi, sudah menjadi kebiasaan memberikan ucapan selamat, setidaknya saling bertelepon jika tidak sempat pulang ke Togo, kata Ali yang dihubungi dari Palembang.
Biasanya ibu masak makanan khas Togo yang lezat sekali. Ada juga pohon Natal dan acara saling bertukar hadiah, kata pemain berusia 28 tahun ini.
Mantan pemain PSM Makassar ini merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang terdiri atas dua orang laki-laki dan dua perempuan. Adik dan kakak perempuannya mengikuti sang ibu beragama Kristen, sementara anak laki-laki menjadi Muslim mengikuti ayah.
Meski hidup dalam keberagaman sejak kecil, namun Ali merasakan keluarganya tetap rukun dan saling mendukung. Apalagi hidup dalam perbedaan agama di Togo, Afrika Barat, menjadi hal biasa.
Setiap perayaan agama, semua akan ikut serta. Bedanya hanya tidak bisa ke gereja atau ke masjid saja. Saat puasa pun, ibu saya juga ikut menemani ayah dengan tidak makan dan minum di siang hari, katanya. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Klub Indonesia yang Pernah Main di Jepang, Tuan Rumah Olimpiade 2020
Bola Indonesia 23 Juli 2021, 21:49
-
8 Klub Ingin Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Grup Liga 2
Bola Indonesia 16 Juni 2021, 00:38
-
Arema FC Relakan Ikhwan Ciptady Gabung Sriwijaya FC
Bola Indonesia 9 Juni 2021, 19:39
-
Nil Maizar Ungkap Alasan Terima Tawaran Sriwijaya FC
Bola Indonesia 15 Maret 2021, 21:52
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55














